
Aygul termenung di teras rumah nya yang menghadap langsung ke kolam ikan. suara gemericik air seperti hujan di musim kemarau, nyanyian Shane filan about you menghanyutkan lamunannya..
Some days you don't feel beautiful
Some days you wanna change it all.
I answer with a question mark
I love you just the way you are.
I'd change myself you ask me too
But there's one thing that I could not do.
No I wouldn't change a thing... About you.
You change the sky and make it shine
You know the way to change my mind.
You take my words and make them rhyme
You turn the water into wine.
All of the things you put you through
I wish you could see exactly what I do.
'Cause I wouldn't change a thing... About you.
But some day you wake up
And feel like you need love
__ADS_1
You can't see your smile
Your eyes not the way that I do.
Don't ever feel worthless
Just know that your perfect
And I'd change the world before
I change a thing about you.
Some days you don't feel beautiful
Some days you wanna change it all.
You don't understand it's plain to see
You're just the way you're meant to be.
But there's one thing that I would not do.
No I wouldn't change a thing... About you.
But some day you wake up
And feel like you need love
You can't see your smile
Your eyes not the way that I do.
Don't ever feel worthless
__ADS_1
Just know that you're perfect
And I'd change the world before
I change a thing about you..etc
Lagu itu sangat di sukai Hafiz dan dia juga mempersembahkan lagu itu untuk dirinya saat dia mulai meragukan cinta suaminya.
Lagu itu menggambarkan perasaan Hafiz yang paling dalam. Dia tak akan mengubah apapun pada istrinya dan menerima istrinya apa adanya tanpa syarat. Aygul kecewa dengan dirinya sendiri kenapa dia sekarang tidak mempercayai hubungan nya dengan Hafiz, Padahal suaminya itu sangat tulus mencintainya, bahkan sangat sabar menerima kekurangan nya sebagai istri.
Minggu depan orang tua nya akan pulang dan dia akan sendiri disini, terasa asing di negara orang yang sekarang menjadi suaminya. Dulu dia sangat menginginkan tinggal bersama Hafi disini tapi entah Kenapa semakin dekat kepulangan orang tuanya perasaan sendiri semakin kuat.
Dia sangat tersiksa dengan perasaannya sendiri, makin jelas rasa kehilangan akan kehadiran kedua orang tua nya yang selalu menemani nya sejak kecil. Dia akan meminta ijin pada Hafiz untuk segera mengajar kuliah saja agar rasa Sepinya terobati. Daripada dia minta ijin untuk pulang ke Turki malah tak akan di ijin kan.
Biarlah saat ini dia berusaha untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan baru tanpa kehadiran orang tuanya. Pelukan hangat dari belakang membuyarkan lamunan nya.
Tak terasa waktu makan siang telah tiba. Pelukan itu terasa nyaman dan sangat di sukainya. Rambutnya yang tertutup pasmina warna hijau di cium dari atas.
"Apa yang kau lakukan disini? kenapa sendirian disini? "Tanya orang yang memeluknya dari belakang yang tak lain adalah Hafizuddin Bramantyo Birendra.
"Haii.. sudah pulang Huny? Maaf aku tak menyambut mu" Kata Aygul dengan belum menjawab pertanyaan Hafiz.
"its Okay, never mind. Aku rindu dengan mu. Aku ingin mengajak mu lunch bersama dengan Baba dan Anne ke restoran terbaru ku" kata Hafiz. penuh cinta di matanya.
Mata Aygul berbinar cerah dia sangat gembira jika suaminya mengajak nya keluar rumah sehingga rasa jenuhnya bisa hilang.Dia mengangguk menyetujui ajakan Hafiz lalu mereka berdua memasuki rumah dan mengajak kedua orang tuanya bersiap ke restoran.
Di dalam mobil Aygul mencoba meminta ijin pada suami nya untuk segera mengajar jika dia tak di ijinkan maka dia akan pulang ke Turki bersama Baba dan Anne.
Hafiz melirik ke kaca tengah melihat reaksi kedua mertua nya akan permintaan putrinya. Wajah kedua mertuanya tampak biasa saja tanpa ekspresi apapun.
Baba dan Anne sudah mempercayakan semua nya pada Hafiz karena sebagai orang tua mereka sudah lepas tanggung jawab ketika anak perempuan nya menikah maka semua tanggung jawab telah beralih ke pundak suaminya.
"Baik lah sayang, Aku akan menyampaikan pada Ayah keinginan mu, yang penting kamu sehat dan tak sedih lagi"
__ADS_1
Aygul tersenyum dan mencium telapak tangan suaminya. Hati lelaki itu luluh dia hanya ingin melihat istrinya bahagia hidup dengan nya.
Pelataran Restoran Hafiz terlihat penuh, lelaki itu tersenyum gembira karena restoran baru nya mulai di kenal masyarakat