Gadis Ottoman Ku

Gadis Ottoman Ku
Lamaran keluarga Zein


__ADS_3

Hari ini keluarga dr Zein datang berkunjung ke rumah keluarga Candra. Mereka datang dengan satu rombongan berjumlah 8 orang terdiri dari keluarga inti dan para sesepuh keluarga mereka.


Sambutan hangat langsung di rasakan oleh keluarga dr Zein. Si Kembar terkejut melihat betapa kaya nya keluarga calon kakak ipar nya itu.


Ibrahim melongo melihat istana keluarga Birendra itu. Dia membayang kan bagaimana seandainya dia memeiliki istana semegah dan semewah itu? Pasti teman-teman sepermainan dan teman kuliahnya akan merasa bangga.


Tidak bagi Sarah gadis yang polos dan sederhana itu justru merasa kecil ketika melihat kekayaan calon kakak ipar nya.


Sekandung tapi memiliki sifat yang sangat berbeda itu lah manusia. Ibrahim seorang pemuda yang agak egois dan sering membanding-bandingkan kehidupan nya dengan teman nyayang lebih berada dan Sarah seorang gadis manis yang sederhana dan tidak neko-neko seperti Kakak pertama nya Zein.


Abi dan Umi tampak bersahaja dengan balutan gamis dan batik yang senada. Beliau berdua merasa sedikit Sungkan ketika bertandang ke rumah orang kaya walaupun sekarang keadaan perekonomian keluarga mereka sudah membaik berkat bantuan materi dari putra sulung mereka yang telah sukses menjadi seorang dokter internis terkenal di kota ini.


Pak Candra sekeluarga telah menyambut kedatangan rombongan keluarga Pak Yahya dengan ramah tamah. Para sesepuh dari keluarga besar dr Zein sedanh berbincang dengan Kakek Sholeh yang sengaja di undang datang untuk menghadiri acara penting keluarga besar Candra. Sekalian memperkenalkan menantu baru di keluarga itu.


Kakek Sholeh awalnya terkejut dan sedikit kecewa karena tak di beri kabar tentang pernikahan Hafiz, tapi setelah di berikan penjelasan yang masuk akal tentang pernikahan Hafiz yang terbilang singkat dan mengejutkan itu maka Kakek dan Nenek bisa memaklumi nya. Karena itu beliau sangat antusias dan gembira sekali mendengar saat ini Izzah sedang di pinang oleh seorang pemuda yang sesuai dengan doa mereka berdua. Orang sholeh dan taat pada agama.


Acara berlangsung hikmat dan penuh canda yang gayeng namun Aygul dan kedua orang tua nya hanya mampu jadi penonton karena tidak begitu paham dengan pembicaraan mereka. Mereka hanya tahu jika pernikahan Izzah akan di selenggarakan 6 bulan ke depan.

__ADS_1


Izzah yang duduk diapit kedua orang tuanya merasa bahagia terharu dan sedih.Bahagia karena sebentar lagi dia akan berganti status menjadi seorang istri dari dr Zein lelaki yang di cintai nya namun dia juga sedih akan berpisah dengan orang tua yang sangat di cintainya.


Acara ramah tamah berlangsung dengan hangat dan penuh kekeluargaan, saat selesai acara makan siang, tiba lah saat nya Pak Yahya sebagai Ayah kandung Zein menyampaikan maksud dan tujuan merkea datang kemari.


Penuh rasa haru Pak Yahya menyampaikan sebuah pesan pada keluarga calon besan nya.


" Terimakasih tak terhingga untuk keluarga besar Bapak H. Candra Birendra yang telah menerima kamu sekeluarga dengan hangat dan penuh kasih. Ijin kan saya selaku Ayah dari Zein untuk menyampaikan maksud dan tujuan kami bersilaturahim ke kediaman keluarga ini"


Pak Yahya menarik nafas perlahan seolah sedang mencari ketenangan untuk hati nya yang sedang bergemuruh. Dia sebenarnya tak sanggup berbicara panjang lebar pada pertemuan ini karena rasa haru di hatinya lebih menguasai emosi nya sehingga air mata di pelupuk matanya terus bergelanyut manja.


"Yang pertama kami ingin bersilaturahim dengan keluarga Bapak dan Ibu, yang kedua ucapan beribu-ribu terimakasih karena telah membantu ananda Zein baik moril dan materiil selama kuliah di Mesir. Tanpa suport dari ananda Hafiz dan Bapak Ibu Candra mumgkin Zein tidak akan bisa seperti ini. Ketiga Kami menyampaikan keinginan putra kami Zein Salman Al Mujahid untuk melamar putri Bapak dan Ibu Candra ananda Umaizah Khadijah Birendra sebagai pendamping hidup putra kami untuk menyempurnakan sebagian dari perintah agama. "


Pak Candra akhirnya menjawab lamaran dari Pak Yahya dengan suara bergetar.


"Kami sekeluarga terutama saya dan istri menyambut hangat dengan kedua tangan terbuka untuk maksud kedatangan keluarga Bapak Yahya ke gubuk kami."


Suara dengungan para wanita dan pria yang sedang berbisik-bisik membicarakan keluarga ini.

__ADS_1


"Ya Allah ini istana kok di bilang gubuk to Lek, piye kalau liat rumah kita di desa apa ganti jadi kandang ayam yo lek.. hehehehe" bisik seorang wanita kerabat Zein dengan wanita di sebelahnya.


" Sebelumnya saya mau menyampaikan puji syukur pada Allah SWT karena rahmad nya lah yang telah mengumpulkan kita semua di rumah ini dalam keadaan sehat walafiat, yg kedua saya mengucap kan rasa terimakasih kami sekeluarga untuk ananda Zein karena dia telah menemani dan menjadi teman terbaik anak saya selama berada Di Mesir hingga anak saya berubah menjadi lebih baik"


Pak Yahya dan keluarga manggut-manggut dan merasa bahagia karena anaknya mendapatkan pujian dari'keluarga pengusaha itu. Namun yang sangat membuatnya bahagia adalah penerimaan Pak Candra yang benar-benar tulus pada keluarga nya tanpa memandang status nya saat ini.


"Alhamdulillah kita akhirnya bisa jadi satu keluarga ya Pak dan Bu Yahya dengan adanya ikatan antara Zein dan Izzah. Dia Semoga keinginan putra putri kita di ridhoi Allah SWT untuk segera membentuk keluarga yang sakinah mawaddah warohmah. Kami menerima pinangan ananda Zein dengan ucapan Alhamdulillah. Selamat datang keluarga Pak Yahya di keluarga kami. "


Tepuk tangan dan ucapan hamdalah meluncur dari semua keluarga. Dan waktu untuk acara ijab kabul serta resepsi adalah 6 bulan dari saat itu.


Izza tersipu malu saat di ledek oleh Hafiz, dan kebetulan Sarah dan Izza juga sudah cocok dan satu frequency maka canda tawa mereka terlihat akrab dan lepas. Ibrahim mencoba mengakrabkan diri dengan calon kakak-kakak ipar nya termasuk dengan Hafiz. Dia ingin sekali menjadi seorang pengusaha muda yang berhasil seperti Hafiz.


Sebenarnya sifatnya yang ambisius itu jika di arahkan ke jalan yang benar bisa menjadi suatu hasil yang positif, namun jika dia tak bisa mengendalikan sifat ego nya maka semua akan berubah menjadi hal yang tak baik.


Ibrahim pemuda yang cerdas juga seperti Zein. Namun pergaulan nya bersama teman-teman nya yang rata-rata anak orang kaya di kampus itu membuat nya agak menjadi pemuda yang selalu ingin terlihat mewah. Dia mengandalkan nama besar Abang nya yang menjadi dokter bedah dia jarang sekali menyebutkan profesi ayah nya yang seorang guru mengaji di sebuah pesantren.


Pak Yahya bukan tak tahu sifat unik Ibrahim ini, namun selama ini Ibrahim tak membuat ulah yang memalukan keluarga sehingga Pak Yahya tidak banyak berkomentar atau pun melarang anaknya itu bergaul dengan teman borjuisnya.

__ADS_1


Pernah suatu kali Pak Yahya menegur Ibrahim ketika meminta ijin memakai mobil dinas Zein untuk ke kampus. Saat itu Zein sedang cuti selama satu minggu dan di manfaatkan Zein untuk berkumpul dengan orang tua dan adik kembarnya.


Ibrahim bilang hanya sebentar saja dan Zein juga mengijin kan adiknya itu meminjam karena alasan sebentar. Zein yang lama tak bertemu dengan adiknya tak mengerti sifat adiknya itu mulai berubah sejak kuliah.


__ADS_2