Gadis Ottoman Ku

Gadis Ottoman Ku
Sang penyelamat


__ADS_3

Gadis itu berlari sempoyongan menghindari kejaran anak buah Om Diky. Nafasnya sudah tersenggal-senggal dan tenaga nya sudah hampir habis. Dia mencari jalan keluar diskotik. Dengan bercucuran air mata dia tetap berlari.


Tubuhnya limbung karena kaki nya terantuk sebuah batu kerikil yang terhampar di halaman belakang diskotik. Lalu tiba-tiba ..


'Ssreeetttttt, bruk!


tangan nya di tarik sangat keras ke belakang dinding oleh sesosok tangan yang bersembunyi di balik dinding itu.


"Upss...siapa kamu?" Tanya gadia itu dengan suara bergetar ketakutan.


"Diam !" suara laki-laki terdengar berbisik di telingamya.


Gadis itu menurut karena ketakutan. Tak berapa lama gerombolan anak buah Om Diky sudah sampai di tempat Dewi bersembunyi. Lelaki bertato ular di lengan kanan nya itu menggedor gedor kaleng biscuit yang tergeletak di lantai..


'Bruk.. bruk.. prang.. prang


"Woy gadis nackal keluar! percuma saja kau bersembunyi karena aku akan cepat menemukan mu! " teriak laki-laki suruhan itu. Mulut Dewi di bekap oleh tangan seseorang dari belakang.


"Aku hitung sampai 3 x. Kalau tidak keluar aku akan bakar tempat ini!! " Teriaknya lagi.

__ADS_1


Rekan lelaki yang berteriak-teriak itu terkejut mendengar kawan nya akan membakar halaman belakanh diskotek itu.


"John! Jangan ngaco kamu! siapa yang menyuruh mu membakar tempat ini?! " Bentak lelaki berambut merah itu.


" Bos Diky tadi bilang untuk gertak wanita itu dengan cara bakar tempat ini! udah lah Bens cepat kamu berkeliling cari dia " bisik nya pelan.


"Eh tapi jangan di bakar juga kali, kamu mau ganti rugi kalau tempat ini rusak?! " balas Bens dengan berbisik pula.


"Ah bawel lu! Cepet cari si Binal itu atau kita tak akan di beri uang sama Bos Diky!" katanya sambil mendorong tubuh Bens maju ke depan.


Sebenarnya kedua orang tersebut juga setengah teler jadi mereka tidak fokus mencari karena mata mereka juga berat dan kepala merek pusing habis menenggak ber botol - botol minuman keras.


Bau Sampah sangat menyengat dan membuat mual perut nya. Namun dia berusaha bertahan karena ketakutan.


" Haii sundal!! keluar kau!! kalau tidak kami yang menangkap mu, maka Genderuwo penunggu kamar mandi 1 itu yang akan memakan mu.. Hahahahaa!" teriak John lagi.


Tubuh Dewi tiba-tiba bergidik mengingat dia sekarang posisi di dalam kamar mandi lama dan sedang di bekap orang yang tak di kenalnya. Ah jangan - jangan ini genderuwo yang John teriakan tadi. Pikirannya kalut karena dia memang sejak kecil sudah phobia dengan hantu.


Air mata nya meleleh perlahan dia menyesal kenapa tadi harus menyakiti Om Diky, kalau saja dia tadi berpura-pura mau di cium bandot itu pasti dia tak akan jadi buronan nya.

__ADS_1


Tubuh Dewi makin merapat ke dinding dan perlahan tangan yang membekapnya mengendur. Gadis itu bisa bernafas lega. Orang itu ternyata lelaki dan memakai masker sehingga Dewi tak bisa mengenali wajahnya.


Lelaki itu memberi isyarat dengan telunjuk tangan nya menyilang di bibir menandakan agar gadis itu tidak bersuara.


Dia melemparkan balok sebesar paha orang dewasa ke arah dua cecunguk itu.


Balok itu mengenai bangku reot yang berada di dekat Bens. Serentak merea berdua menoleh ke arah datang nya balok besar.


Di temaram nya lampu halaman dan suara Dessy angin malam membuat bulu kuduk kedua nya berdiri merinding.. Lalu...


" Seeeeeetaaaaaaan... seeetaaannnnn! " kedua orang itu lari tunggang langgang ke depan. John yang setengah mabuk itu tampak terjatuh karena tersandung beberapa kayu yang berserakan disitu.


Setelah kedua nya lenyap dari pandangan, Lelaki itu menyeret tangan Dewi untuk keluar dari kamar mandi yang bau pengap dan bau jamur basah.


"Si.. siapa kamu! " tanya Dewi penasaran namun dia lega karena yang sekarang di hadapannya adalah manusia bukan mahluk astral.


"Tak penting siapa aku yang penting sekarang kita harus keluar dari sini secepatnya karena sebentar lagi mereka pasti kembali mencari mu! " jawab lelaki misterius itu.


Lalu dia menyeret tangan Dewibuntuk mengikuti nya dan gadis itu juga menurut mau mengikuti laki-laki ber masker itu.

__ADS_1


Dia berdoa semoga lelaki ini orang baik agar dia bisa keluar selamat dari diskotek Itu


__ADS_2