Gadis Ottoman Ku

Gadis Ottoman Ku
Masih tentang dr Zein


__ADS_3

Hafiz dan aku sudah seperti saudara saja dia selalu menceritakan tentang keluarga nya di Indonesi ayang bahagia. Tapi tak sedikitpun dia bercerita tentang kekayaan ayah nya. Dan aku pun tak pernah perduli tentang itu karena persahabatan ku dengan nya tulus tanpa ada embel-embel lain nya.


Dia tahu keluarga ku bukan orang berada dan dia tak mem permasalah kan itu dalam persahabatan kami, dia juga tahu aku mempunyai prinsip akan membahagiakan keluarga ku dulu terutama orang tua ku baru aku memikirkan masa depan ku. Memikirkan pendamping hidup ku kelak,menikah, dan hidup bahagia dengan wanita pilihanku.


Beberapa kali dia sengaja menjodoh kan aku dengan Ayse teman karib Aygul. Bahkan dia pernah mencoba memberiku kesempatan mengantar pulang Ayse atau menemani mereka kencan berdua dan mengadakan double date. Namun aku selalu bisa menghindar dan mencari alasan yang tepat.


Kadang aku merasa tak enak hati dengan Ayse karena seolah olah aku menolaknya, padahal setengah mati aku berusaha menekan perasaan ku agar jangan dulu mengenal cinta sebelum aku berhasil menyelesaikan study ku dan bisa membuat Abi dan Umi bangga serta membahagiakan keluarga ku.


Aku takut jika aku bermain cinta dulu semua rencanaku akan berantakan. Aku takut study ku tak selesai karena permasalahan cinta. Sungguh aku selalu menjaga hati dan pikiran ku kepada mahluk Tuhan yang indah dengan wujud wanita itu.


Sampai suatu hari saat akan wisuda aku mendapati sahabatku itu tiba-tiba seperti vampir, matanya tak bersinar sama sekali, wajahnya kelam dan gairah nya yang biasa meletup-letup tiba-tiba redup.


Aku melihatnya lesu, memang beberapa hari aku tak bertemu dengan nya karena aku menginap di rumah Mas Hambali untuk menyelesaikan proyek kecil-kecilan kami membangun klinik kecil di dekat kampus.


Usut punya usut ternyata dia dan Aygul sednag bermasalah. Aygul meminta Hafiz untuk segera menikahi nya namun Hafiz belum siap untuk menikah karena study nya belum selesai dan dia tak berani mengatakan pada orang tua nya jika disini dia memiliki tambatan hati.


Dan akhirnya mereka berdua sepakat berpisah karena kesalah pahaman yang tak pernah di coba untuk di jelaskan. Dan saat wisuda, aku tak melihat Aygul menghadiri acara yang paling di nanti mahasiswa di ujung perjuangan saat menuntut ilmu.


Saat wisuda itu lah aku baru tahu jika Aygul telah meninggalkan Mesir dan pulang ke Turki dengam perasaan hancur berkeping-keping. Jalinan cinta selama hampir empat tahun terburai begitu saja. Aku sangat menyayangkan keputusan mereka yang terlalu terburu-buru.

__ADS_1


Rasanya tak percaya melihat sahabatku yang biasa ceria dan paling usil ini menjadi berubah seratus delapan puluh derajat. Diam dan tak banyak bicara ketika kami berkumpul bersama teman-teman seperjuangan di kampus.


Bahkan saat orang tua nya datang menghadiri wisuda nya, tak ada semangat untuk melepas rindu nya yang telah lama berpisah dengan mereka.


Ah..andaikan saat itu Abi dan Umi bisa hadir di acara wisuda ku, tentu nya aku akan sangat bangga sekali saat orang tua ku memasang kan baju toga di tubuhku.


Namun aku hanya bisa menelan keinginanku yang tak mungkin terpenuhi. Dapat darimana uang untuk membeli tiket pesawat Abi dan Umi jika memaksa datang kemari.


Bisa-bisa beliau menjual rumah satu-satunya tempat berteduh keluarga kami jika aku nekat meminta mereka datang kemari. Dan aku bukan lah orang egois yang mementingkan keinginan ku sendiri.


Biarlah kehadiran mereka terwakili dengan suara telepon saat kami selesai wisuda. Rasa rindu dan sedihku sedikit terobati dengan keramahan dan kehangatan kedua orang tua Hafiz.


Sebelum orang tuanya datang, Hafiz sudah memintaku untuk merahasiakan hubungan nya dengan Aygul. Karena bagi nya tak ada yang perlu di ceritakan lagi kisah cinta nya yang telah hancur.


Aku memahami dan menghormati keinginan nya yang sedang patah hati itu, aku menyarankan dia agar bersikap biasa saja saat nanti berjumpa dengan kedua orang tuanya agar beliau tak kuatir.


Singkat nya setelah aku bertemu langsung dengan orang tua Hafiz beliau berdua langsung menyuruhku memanggil mereka dengan sebutan Ayah dan Ibu seperti anak mereka. Karena beliau senang dengan ku, kata Ibu Hafizah karena bergaul dengan ku Hafiz jadi rajin sholat dan jadi mandiri.


Beliau menyampaikan nya saat tak ada Hafiz agar anak sulung nya itu tidak besar kepala karena di puji.

__ADS_1


Seminggu kedua orang tua Hafiz dan adik bungsunya itu di Mesir menemani kami wisuda.Dan ternyata paras ayu gadis remaja itu telah mengusik perhatian ku.


Tingkahnya yang manja dan senyumnya yang malu-malu saat tak sengaja kami saling menatap membuat getar-getar riuh di sudut hati ku.


Saat itu dia baru duduk di bangku SMU kelas satu menurut cerita Hafiz, gadis belia putri bungsu keluarga Candra Birendra itu sungguh membuat malam-malam ku tak bisa tidur.


Dan setelah kepulangan mereka ke tanah air, membuatku semakin merindukan wajah nya yang cantik itu. Namun aku juga tersadar sendiri ketika melihat status sosial kami yang berbeda.


Keluarga Birendra adalah keluarga Kaya dan Terpandanh sedang kan Keluarga ku adalah keluarga sederhana dan bisa di katakan keluarga tak punya.


Tiba-tiba aku jadi minder dengan status sosialku, entah mengapa keminderan ku ini semakin melecut asa ku agar aku harus bisa sukses dan segera mengangkat derajat kedua orang tua ku. Agar kelak aku dan adik kembar ku bisa membahagiakan mereka berdua.


Setelah wisuda aku mendapat beasiswa lagi untuk melanjutkan pendidikan ku untuk mengambil spesialis.Dan disini lah aku harus benar-benar konsentrasi untuk menjemput impian ku menginginkan si Khadijah ku.


Aku harus berjuang lagi menyelesiakan sekolah Spesialis ku selama kurang lebih dua tahun. Untuk sementara nama Izz aaku simpan rapat di ruang hatiku yang paling dalam dan akan ku buka lagi jika aku telah sukses menggapai cita-citaku.


Akan ku jemput kau sang putri, kan ku bawa kau ke dalam istana cinta ku yang sedang ku bangun dengan sulaman rindu dan seluruh cinta suci ku. Entah mengapa rasanya seperti menyimpan bara api dalam dada ketika mencintai orang dalam diam.


Semoga kelak saat aku bisa memberikan penghidupan yang layak untuk keluarga ku, aku tak terlambat untuk meminta nya menjadi permaisuri di istana cintaku.

__ADS_1


Semoga saj hatinya sama dengan hatiku saat ini. Ya Tuham jika di jodohku tolong simpankan rindunya untuk ku dan jaga dia disana saat jauh dariku


__ADS_2