
Sesaat setelah keluar dari kamar mandi, Gao melihat Ayana telah tertidur lelap di atas kasur, tampak pakaian untuk nya sudah di siapkan sang istri di atas nakas dengan lengkap keseluruhan, dia melebarkan senyumnya kemudian langsung mendekati nakas, mengambil pakaian nya kemudian menggunakan nya satu persatu. setelah itu Gao mengambil peci dan sajadah di atas nakas yang diletakkan disamping pakaian nya tadi, membentang kan sajadah nya kemudian langsung menunaikan sholat isya nya disambung dengan sholat hajat.
Dalam keheningan malam hanya bertemakan Suara detak jarum jam yang terus berpacu dengan waktu,Gao mematrikan doa yang acapkali dia sebut di dalam doanya.
Laa ilaha illallohul haliimul kariimu subhaanallohi robbul 'arsyil 'azhiim. Alhamdu lillaahi robbil 'aalamiin. As 'aluka muujibaati rohmatika wa 'azaaima maghfirotika wal ghoniimata ming kulli birrin wassalaamata ming kulli itsmin. Laa tada' lana dzanban illa ghofartahu walaa hamman illaa farojtahu walaa haajatan hiya laka ridhon illa qodhoitahaa yaa arhamar roohimiin.
"Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap kebaikan."
"Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Paling Pengasih dan Penyayang."
"Andai engkau masih memberikan kepercayaan kepada kami untuk memiliki, mengasuh, mendidik seorang keturunan Soleh dan Solehah, maka InsyaAllah tidak akan kami sia-siakan kesempatan itu ya Allah"
"Hasbunallah wani'mal wakil (Cukuplah Allah menjadi penolong Kami dan Allah sebaik-baik Sandaran)"
__ADS_1
Berlahan buliran air jatuh dibalik dua bola mata Gao, secepat kilat Gao menghapus nya, lantas menarik sajadahnya dan langsung merapikan nya, dia melepaskan peci miliknya meletakkan nya di atas sajadah ,lantas memasukkan nya ke dalam nakas.
Dia menarik pelan nafasnya, naik ke atas kasur lantas memeluk secara berlahan tubuh Ayana, mencium hangat kening sang istri sambil mematrikan doa
اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ أَنْ تَحَفَظَ زَوْجَتِيْ مِنَ الْفِتَنِ ظَاهِرِهَا وَبَاطِنِهَا، وَأَنْ تَرْزُقَهَا رِزْقاً حَلَالاً، وَأَنْ تَجْعَلَهَا لِيْ خَيْرَ الزَّوْجَاتِ، وَأَنْ تَجْعَلَنِيْ لَهَا خَيْرَ الْأَزْوَاجِ.
Artinya: “Ya Allah, aku memohon pada-Mu, jagalah istriku dari fitnah lahir dan batin. Karuniai ia rizki halal. Jadikan ia sebaik-baik istri bagiku dan jadikan aku sebaik-baik suami baginya.”
اللَّهُمَّ اجْعَلْ مِنَ الْمَوَدَّةِ وَالرَّحْمَةِ بَيْنِيْ وَبَيْنَ زَوْجَتِيْ أَفْضَلَهَا، وَمِنَ الْحِلْمِ وَالصَّبْرِ أَكْمَلَهُ، وَأَسْعِدْهَا مَعِيْ وَأَسْعِدْنِيْ مَعَهَا، وَلَا تَحْرِمْنِيْ وُجُوْدَهَا فِي الدُّنْيَا وَفِيْ جَنَّةِ الْخُلْدِ، وَاهْدِنَا لِكُلِ مَا تُحِبُّ وَتَرْضَى يَا كَرِيْمٌ.
kemudian Gao berbisik
"Bersabarlah, semua akan indah pada waktunya sayang"
__ADS_1
ucapnya pelan lantas mencium lama bibir Ayana beberapa waktu, kemudian merapatkan pelukannya.
*******
Beberapa waktu setelah Gao terlelap Ayana membuka bola matanya secara berlahan, menatap wajah goa untuk waktu yang cukup lama, tangan kirinya dengan lembut menyentuh wajah Gao, mengusap nya pelan beberapa waktu, kemudahan dengan lembut Ayana mencium bibir sang suami.
"Ya Tuhan, berikan suami hamba balasan yang sebaik-baiknya atas didikannya pada hamba dan pahala yang sebesar-besarnya atas kasih sayang yang suami hamba limpahkan."
"Ya Allah, berikanlah kepadaku suami yang terbaik di sisi-Mu, suami yang juga menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia dan akhirat."
"Ya Allah, wahai Pemberi Petunjuk orang-orang yang sesat. Berikanlah aku dan suamiku dzikir berupa dzikir mengingat-Mu secara berkesinambungan, serta dengan Taufiq-Mu. Bantulah aku dan suamiku untuk melaksanakan puasanya, dan ibadah malamnya, serta jauhkanlah aku dan suamiku dari kelalaian dan dosa-dosanya."
kemudian Ayana tampak diam, sepersekian detik kemudian air matanya tumpah.
__ADS_1
"Maafkan aku, aku khilaf"
bisiknya pelan kemudian memeluk sang suami dan masuk kedalam dadanya.