
Ketika Melani datang dengan papanya, jelas ekspresi ardhan tampak tidak bisa di jelas kan, ardhan hanya enggan berurusan dengan pria itu karena dia seorang jendral dengan Bintang paling tinggi, juga merupakan orang penting dibelakang presiden, tidak enak hati karena mereka memutuskan pertunangan Melani dan Hanif di sebelah pihak, belum lagi kelakuan sang putra nya sandi jelas sangat merugikan keluarga mereka saat mengingat tragedi soal Ayana kemarin.
Pada akhirnya hubungan mereka menjadi cukup memanas, apalagi perusahaan milik ibunya yang dikelola sandi belakangan acap kali membuat masalah di Abimayu group.
Pencarian sandi jelas terasa sulit setelah kejadian Ayana dan Gao, jelas terlihat orang-orang penting masih melindungi sang putra nya, seakan-akan beranggapan Ayana dan Gao lah yang salah di sini. Apalagi setelah Hanif memutuskan pertunangan jelas pandangan beberapa orang penting dan beberapa pengusaha jadi menyipit soal putra putri nya.
Ardhan sempat membicarakan soal sandi pada pria itu, jika putra nya mungkin butuh sejenis terapi khusus untuk kesehatan mentalnya, tapi pria itu malah memasang wajah tidak suka, mengancam dirinya dan terus mencoba menyembunyikan keberadaan sang putra.
Allzigra jelas berang soal kejadian di masa kemarin, tapi karena mereka bukan merupakan warga negara Indonesia, jelas mereka cukup kesulitan mendapatkan koneksi aparat keamanan khusus dari petinggi.
"Aku menguasai Eropa dan uni emirat Arab, tapi untuk Indonesia jelas aku tidak bisa banyak bicara, dia pasti menyembunyikan dengan baik putra nya, orang-orang penting jelas menjadi Temeng mereka"
Ardhan berulang kali menghela kasar nafasnya, ternyata berurusan dengan para petinggi cukup membuat dirinya tertekan dalam situasi. Karena itu ketika Gao berkata mereka akan ke Kuwait dan kembali ke uni emirat jelas membuat Ardha senang, menjauhkan Ayana dari Indonesia jelas pilihan yang paling tepat.
Tapi tiba-tiba keluarga besar meminta agar melakukan ritual 7 bulanan di Indonesia, jelas saja hal itu membuat gusar ardhan. Dia bahkan terus berunding dengan keluarga besar, bahkan meminta Jerry untuk melakukan pengawasan ekstra. Meskipun pangkat sang anak sudah cukup tinggi, jelas Ayah sandi lebih memiliki kuasa karena bintang yang tersemat di bahu dan dadanya.
"Aku tidak melihat sandi"
__ADS_1
ardhan tertawa sambil memeluk sang jenderal dengan erat, menepuk pelan punggung nya dnegan hangat. meskipun hati enggan bersahabat, jelas wajah menampakkan keramah tamahan yang luar biasa.
"Dia sudah lama menetap di USA, sejak kejadian waktu itu"
siapa yang percaya ucapan pria itu? Ardhan? jelas saja ardhan tidak percaya, hanya menyinggung kan senyum terbaiknya.
Mereka kecolongan saat perayaan resepsi pernikahan Ayana dan Gao, jadi dia fikir jangan sampai kecolongan satu kali lagi.
Dari arah berlawanan jelas sekali bola mata allzigra mengawasi sang jenderal dengan wajah datar dan dinginnya, tidak mengeluarkan sedikit pun suara, hanya mengeratkan giginya dengan rahang yang cukup mengeras. Emosi nya jelas naik turun, tapi sang istri Nadya jelas berusaha menenangkan diri nya.
Ayana masih dalam proses siraman saat sang jenderal tiba, sempat mendekati Ayana kemudian mencium kening Ayana, mendoakan dirinya dengan sejuta kesehatan dan kebaikan.
Ekspresi gaohan jelas lebih tidak bersahabat, menatap sang jenderal dari arah ujung tangga dengan tatapan yang menukik tajam seakan siap menghunus kan pedang nya atau bahkan menembakkan pistolnya ke arah laki-laki itu.
Tapi ucapan Ayana beberapa waktu dulu acapkali terngiang di telinga nya.
"Kita hanya manusia biasa, jangan pernah menyimpan dendam di hati sayang"
__ADS_1
"Ketika seseorang bersikap tidak baik terhadap kita, seringkali kita mengingatnya dalam-dalam kemudian menyimpan dendam terhadap orang yang telah membuta hati kita terluka tersebut. Bagi sebagian orang, keburukan akan membekas dalam hati sebagaimana kebaikan."
Kebencian yang mendasar dihati adalah penyakit hati yang paling menjerumuskan pada kehinaan, Hati terasa terluka dengan perkataan atau pun perbuatan yang menyinggung perasaan kita. Maka, di situlah seringkali, banyak orang yang menyimpan amarah dan kebencian, kebencian adalah sumber dari penyakit hati lainnya, seperti penyakit dendam, iri hati, hasad, dan dengki. Bila hati sudah terjangkit dengan yang namanya sifat benci maka sudah tentu yang kita rasakan setiap harinya hanya perasaan amarah, males, dan tidak pernah bisa menerima kehadiran orang yang kita benci tersebut. Kebencian yang terus menerus maka akan menimbulkan dendam."
"Imam Al Gazali berkata: Ketahuilah kemarahan itu apabila tetap meluap-luap karena memang tidak dapat melenyapkannya seketika, maka ia masuk kedalam hati dan terus bergejolak dalam hati, sehingga akhirnya menjadi dendam"
"Islam melarang umatnya untuk memiliki sifat pedendam. Mengapa? Karena sifat pedendam hanya akan membuat seseorang kehilangan akhlaknya dan membuat dirinya semakin jauh kepada Allah SWT. Sangat jelas bahwa Allah SWT dan Rasulullah SAW sangat benci orang-orang yang berperilaku dendam. Allah SWT menganjurkan untuk saling memaafkan."
"Allah SWT berfirman, “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan,” (QS. Ali Imran: 133-134)."
Rasul SAW bersabda :
“Bahwasanya dendam dan dengki itu bisa menghanguskan amal ibadahmu”
"Berarti sayang sekali rukuk, sujud, dzikir, sedekah dan semua ibadah ibadah kita yang selama ini lakukan jika dibarengi dengan dendam dan dengki yang sengaja kita pelihara selama ini.."
"Masih lebih baik jika kita memelihara binatang buas daripada memelihara dendam dan dengki dalam diri.."
__ADS_1
Tapi ternyata menghilang kan dendam dan berdamai dengan seseorang seperti sandi jelas merugikan mereka, Ayana tiba-tiba menghilang sesaat setelah semua orang mulai bubar, melayani tamu yang membludak jelas membuat seluruh keluarga disibukkan, Gao kecolongan sejenak, pergi menemui Tristan yang tiba-tiba datang bersama istrinya.
Gao hanya takut kecolongan lagi dari Tristan, tapi rupanya lawan nya kali ini jelas bukan Tristan, melainkan sandi.