Gadis Pilihan Tuan Penguasa Season 2

Gadis Pilihan Tuan Penguasa Season 2
Telah dimiliki oleh orang lain


__ADS_3

"Batalkan saja pernikahan nya, ayo cari cara"


Ayana terus mengoceh sambil membiarkan hayat merapikan kebayanya yang digunakan oleh ayana, merapikan beberapa bagian, membenahi kancingnya kemudian membenahi hijab Ayana, lantas secara berlahan berbisik menghadap kaca besar


"Ini indah sekali".


jerit hayat tertahan tanpa mempedulikan ocehan Ayana yang terdengar tidak masuk akal


seperti janjinya semalam, hayat benar-benar sudah ada di Jakarta siang ini. mendengar pekikan hayat membuat Ayana kesal


ishhh...


"mana Murat?"


"Dia sedang merasa patah hati"


kekeh hayat


"Kenapa? mau melarikan diri bersama Murat?"


tanya hayat tiba-tiba


"Boleh?"


alih-alih menjawab ayana malah balik bertanya


"Boleh"


jawab hayat cepat


"Dia mungkin akan mengajak mu tidur bersama, mencium bibir mu, leher mu, da


.da.. mu hingga ke bagian bawah sana"


ucap hayat seenak jidatnya


Ayana memunyungkan bibirnya, mendengus kesal ke arah hayat


"hueekkk itu menjijikkan"


"Dia play boy kelas kakap"


bisik hayat lagi


"Memangnya lebih parah mana antara play boy dengan Casanova?"


rengut Ayana


hayat terkekeh


"Sama-sama player, pandai bermain di atas kasur"


bisik hayat sambil menggoda

__ADS_1


seketika telinga Ayana memerah, wajahnya pun tahu-tahu terasa menghangat


"Hayatttt"


hayat malah terkekeh, melesat keluar secepat kilat


Ayana berniat mengejar, tapi langkahnya terhenti karena Gao sudah ada didepan pintu sambil menduduki kursi rodanya. Tiba-tiba kembali teringat ucapan hayat tadi


"Sama-sama player, pandai bermain di atas kasur"


seketika Ayana menggeleng-geleng kan kepalanya


Brrrrhh agghhh dasar gadis nakal


oceh nya dalam hati


"Kenapa?"


Gao bertanya sambil mengerutkan dahinya, mendekati Ayana yang wajahnya tiba-tiba memerah


"Kamu sakit?"


"Ahhh tidak "


Ayana menjawab Cepat


"Hanya sedikit gugup"


Gao tersenyum simpul, menatap wajah Ayana cukup lama. Dia tampak terpesona, bola matanya seakan tidak ingin lepas dari wajah yang tampak bersemu merah itu.


Bagaimana mengartikan nya? seperti buah plum yang memiliki banyak kandungan didalam nya yang sarat akan makna, bisa membuang racun-racun didalam tubuh, membuat lepuh semua lemak jahat serta memberikan tingkat kesegaran tersendiri saat menikmati nya. Perpaduan rasa asam dan manis yang terlalu sempurna, dapat dilahap dengan cara apapun selagi suka.


Can i touch you now?


ahhh Gao ingin sekali menarik tangan indah itu sekarang, memeluk tubuh mungil dan kecil itu ke dalam dekapannya seperti detik-detik kemarin saat dia dengan gerakan cepat menangkap Ayana ke dalam pelukannya, terasa hangat dan ... membuat Gao kehilangan kata-kata terbaiknya ketika dia biasa nya selalu dengan pandai merayu perempuan manapun yang dia suka.


Gadis dihadapannya itu seolah-olah menjadi magnet tersendiri, membuat semua pemikiran tak lazim acapkali menghilang bagai ditelan bumi.


"Sudah siap, sayang?"


tanya nya lembut ke arah Ayana


seketika jantung Ayana seperti ingin melompat keluar, kata sayang seakan mendominasi seisi ruangan saat ini, dia fikir ada apa dengan detak jantung nya??


Oh tuhan, subhanallah!!


******


Ayana yang duduk di samping mamanya sejak tadi hanya bisa meremas telapak tangannya, sesekali menatap lurus ke arah depan melihat semua orang telah bersiap untuk sesi upaca ijab qobul nya.


Tidak percaya jika Gao benar-benar nekat, minta segera kembali kerumah meskipun harus ditemani kursi roda dan beberapa dokter pribadinya untuk terus memeriksa keadaan nya , hanya agar acara akad nikahnya berjalan sesuai keinginannya.


"Saya nikahkan engkau Julian Adrian Astaro hillatop Bin Allzigra Astaro hillatop dengan Ayana Dewi Abimayu Binti Ardhan Cakra Abimanyu dengan mas kawin…........ dibayar tunai."

__ADS_1


οΏΌ


Dan nama islam nya terdengar begitu indah dibalik telinga ayana, laki-laki itu benar-benar mengubah statusnya, menjadi seorang mualaf Seperti janjinya.


"Saya terima nikahnya Ayana Dewi Abimayu Binti Ardhan Cakra Abimanyu dengan mas kawin tersebut dibayar tunai."


"Sah?"


"Sah"


"Sah"


"Alhamdulillah"


Seketika air mata Ayana tumpah, dia menatap bola mata sang mama, seakan berkata


aku bukan lagi milik mama dan papa, ada laki-laki baru yang sudah berani mencuri diri ku dari kalian.


Ayudia memeluk sang putri erat, tangisan nya tumpah. Masih terpatri perjuangan nya saat hamil Ayana, di saat dia baru menyelesaikan kuliahnya, di saat Hanif baru akan masuk TK, di saat dia mendapat kan proyek pertama nya bersama hillatop company dan William konstruksi, di saat itu ada banyak sekali perjuangan yang harus dilakukan nya selama mengandung 9 bulan, hampir kehilangan ayana didalam kandungan, nyaris tidak dapat membagi waktu untuk orang-orang yang dia cintai, kemarahan ardhan ketika dia melupakan semua jadwal pemeriksaan, mengabaikan sang suami karena kesibukan nya padahal saat itu papa mertuanya baru saja meninggal, dia lupa sang suami butuh dirinya disaat itu, butuh suport dan dukungan nya, bahkan hampir mengecewakan ardhan karena sebuah kesalahpahaman bersama laki-laki lain. namun pada akhirnya, kelahiran Ayana membuat dirinya menjadi lebih dewasa, semakin jatuh cinta pada sang suami, menjadikan dirinya ibu yang paling sempurna didunia.


Terpatri juga diingatan nya bagaimana saat Ayana kecil tiba-tiba menghilang di Thailand saat mereka liburan disana, gadis kecil nya hampir di cilik oleh beberapa orang yang tidak dikenal, Hanif terus menangis mencari sang adik di dalam kepanikan, menyalahkan diri sendiri atas kecerobohan nya.


ahh rasanya baru kemarin dia melahirkan anak-anak nya, rasanya baru kemarin dia menggendong bayi kecil yang kulit nya masih berwarna kemerahan itu, tapi rupanya gadis kecil mereka telah tumbuh sempurna dengan luar biasa, bahkan telah dimiliki oleh orang lain saat ini.


ayudia memeluk sang putri begitu erat, tangis nya tumpah ruah tanpa bisa dia kendalikan.


"Sayang, panjang umur, sehat selalu, tidak kurang sedikit pun, bahagia selalu menyertai mu, diberi Rizki berlimpah dan selalu dipenuhi oleh jutaan cinta"


hanya itu doa yang mampu ayudia ucapkan di balik bibir indahnya yang mulai menua.


******


Catatan \= Season mama ayudia & Papa Ardhan bisa di baca di novel 2 musim yang berbeza


Kisah cinta 2 anak manusia antara gadis belia kelas 3 SMA dan Laki-laki duda usia 32 tahun, kehidupan bagaikan rollercoaster yang bisa membuat mu bertemu dan mencintai siapapun yang pernah kamu duga. Berjalan mengalun seiring waktu.


sudah end story tanpa perlu nunggu up


terima kasih buat readers outhor tercinta


yang mau baca season istri Muslim pilihan tuan penguasa tanpa sensor dan sudah full episode


klik gadis pilihan tuan penguasa season 2 eps 72 s.d end yaaaaaaaa


love you bertubi-tubi secakrawala pokok nya


apalah arti nya penulis tanpa pembaca nya


apalah outhor tanpa readers nya dan


apalah saya tanpa kalian semua


πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈπŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜

__ADS_1


__ADS_2