Gadis Pilihan Tuan Penguasa Season 2

Gadis Pilihan Tuan Penguasa Season 2
dapatkanlah wanita yang taat beragama, niscaya kamu akan beruntung


__ADS_3

"Aku hanya ingin tahu kenapa kamu tidak benar-benar menikahi Morena? dia muda, cantik, molek, pandai dan luar biasa"


tanya Ayana sebelum mereka memilih untuk tidur.


"Mungkin terdengar klise sayang,tapi untuk ukuran seorang laki-laki... hmm maafkan aku, maksud ku sayang begini, dari sudut pandang seorang laki-laki yang masa mudanya nakal, suka bertualang kemana-mana,pada akhirnya akan berfikir, it's not interested again alias ini sudah tidak menarik lagi"


"Pada akhirnya semua perempuan memiliki rupa yang sama dibawah sana, tidak ada yang bentuk nya persegi, oh ya Tuhan"


Gao terkekeh


"Memiliki Bentuk miring hingga 90°, atau bahkan seperti bintang"


Ayana melotot, memunyungkan bibirnya


"Ishh itu fikiran yang yang begitu menjijikkan"


Gao terbahak-bahak


"Aku serius sayang, jadi..area semua perempuan sama hingga sejauh ini... oh tuhan ini memalukan, maafkan aku sayang ini sama dengan membuka aib masa lalu"


Ayana menggeleng pelan


"Bukan masalah, asal tidak dibuka kepada orang luar"

__ADS_1


Gao menggangguk.


"Jadi untuk pemikiran seorang mantan Casanova seperti aku, perempuan yang seperti apapun pada akhirnya akan sama saja ketika di atas kasur nya"


"Ketika aku berfikir tertarik pada wajahnya, pada akhirnya dia akan menua, cinta seperti itu akan luntur juga"


"Jadi jika hanya karena itu, maafkan aku sayang tentu saja aku tidak bisa melakukan nya"


"Kalau hanya sekedar untuk mencari seseorang yang mau mengandung anak ku, ada banyak sekali perempuan-perempuan janda yang lebih membutuhkan uluran tangan untuk di naikkan derajat nya"


"Memilih siapapun untuk dapat kita jadikan relasi, tidak mesti muda, yang tua pun bukan masalah, sebab relasi itu bukan puncak percintaan sepasang kekasih"


"Aku juga saat itu berfikir, jika aku menikahi orang lain, maka pada akhirnya gen yang tumbuh, hasil yang didapat akan berbeda, karena pada hakikatnya sifat anak-anak menurun pada orang tuanya"


"Aku tidak akan melihat sosok Ayana ku di anak-anak ku kelak"


"Aku menikahi kamu karena aku merasa begitu nyaman Ayana, bukan karena aku hanya ingin memenuhi kebutuhan biologis ku"


"Ingat surat Ar Ruum ayat 21?"


Arab: وَمِنْ اٰيٰتِهٖٓ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوْٓا اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةً ۗاِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ


Latin: wa min āyātihī an khalaqa lakum min anfusikum azwājal litaskunū ilaihā wa ja'ala bainakum mawaddataw wa raḥmah, inna fī żālika la`āyātil liqaumiy yatafakkarụn

__ADS_1


Artinya: Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.


"Dan aku menikahi kamu jelas karena 4 perkara, harta, keturunan, cantik dan beragama"


Dari Abu Hurairah Radhiyallaahu 'anhu bahwa Nabi SAW bersabda:


تُنْكَحُ اَلْمَرْأَةُ لِأَرْبَعٍ : لِمَالِهَا , وَلِحَسَبِهَا , وَلِجَمَالِهَا , وَلِدِينِهَا , فَاظْفَرْ بِذَاتِ اَلدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ


Artinya:


"Wanita dinikahi karena empat perkara, yaitu karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan karena agamanya. Maka, dapatkanlah wanita yang taat beragama, niscaya kamu akan beruntung." (HR Bukhari dan Muslim).


"Tapi di surat ini jelas ditekankan Maka, dapatkanlah wanita yang taat beragama, niscaya kamu akan beruntung."


"Dan aku selalu merasa beruntung selama bersama mu,sejak awal hingga sekarang bayangkan berapa banyak keberuntungan yang ada dapat kan selama bersama kamu?"


"Lalu bagaimana aku bisa menikahi perempuan selain diri kamu sayang?"


Gao tersenyum sambil memeluk erat tubuh Ayana.


"Dan untuk anak-anak aku selalu berfikir sejak awal, jika Allah tidak kunjung memberikan kepada kita, itu Artinya kita tidak perlu takut akan tanggung jawab akhirat dan siksa api neraka, sebab seberat-beratnya azab adalah ketika kita menjadi orang tua yang salah dalam mendidik anak-anak"


Ayana tampak diam, hanya bisa mendongak sambil menatap dalam bola mata Gao untuk waktu yang begitu lama.

__ADS_1


Gao menghela pelan nafasnya


"Belum lagi umur Morena terlalu muda, dia lebih pantas menjadi anak ku dari pada istri ku, sayang"


__ADS_2