Gadis Pilihan Tuan Penguasa Season 2

Gadis Pilihan Tuan Penguasa Season 2
Niat baik harus disegerakan


__ADS_3

Tidak tahu kenapa outhor suka banget sama ini aktris, jadi pas baca ngehalu bayangin aja yah Ayana ini dya wkwkwwkwk 🍾😱😫 sudah berapa novel outhor pakai visual ini Eneng yah?





********


Setelah Gao bangun sejak pagi tadi dari kondisi kritis dan tidak kritis nya, semua keluarga tampak mengelilingi laki-laki itu. Ayana hanya duduk diam di sudut kursi arah ke pintu masuk, memandangi semua orang yang terus berbicara dengan Gao dan sesekali mencandai Gao.


Sepertinya keluarga besar


ucap Ayana dalam hati


sebenarnya dia ingin pulang sejak tadi, tadi atas permintaan mama Gao Nadya dia mengurungkan niatnya.


Seorang gadis cantik tiba-tiba masuk dari arah pintu depan, Ayana sejenak menoleh begitu juga dengan gadis itu. Gadis itu tampak mengerutkan dahinya menatap Ayana, kemudian membuang wajah nya, tidak lama disusul seorang laki-laki yang wajahnya hampir mirip dengan Gao, laki-laki itu ikut menoleh menatap Ayana cukup dalam dan lama.


Karena tatapan laki-laki itu tidak lepas dari wajah Ayana, dengan cepat Ayana menyatukan kedua telapak tangannya sambil tersenyum lantas menundukkan sedikit kepalanya.


"Apakah dia cantik? kakak seperti nya Begitu terpesona dengan calon istri ku"


suara Gao kemudian terdengar mendominasi satu ruangan itu.


seketika semua orang menoleh ke arah yang di ajak bicara, kemudian menatap ke arah Ayana.


hahaha kenapa jadi menatapi wajah ku semua?


Ayana bergumam


lantas dia menaikkan kedua telapak tangannya sedikit sambil tersenyum. laki-laki yang ada disampingnya itu segera membuang pandangannya Kemudian berjalan mendekati Gao.


"Oh God, aku tidak melihat ada gadis cantik disini sejak tadi"


ucap seorang perempuan cantik yang usianya seumuran mama Ayana, dia bicara ke arah Gao kemudian menatap dalam wajah Ayana


"Oh jadi ini kakak ipar?"


gadis yang masuk lebih dulu bicara ke arah gao kemudian memeluk Gao erat


"Frey, mana zoe?"


seseorang bertanya padanya


"Dalam perjalanan kemari"

__ADS_1


"Dia gadis pilihan mu? aku cukup terkejut kamu benar-benar bisa jatuh cinta pada seorang gadis, aku fikir masih suka bersenang-senang"


Gao terkekeh


"come, jangan katakan hal itu kak"


Ibra bicara kemudian menatap ayana


"Kemarilah"


ucap Gao cepat ke arah ayana, dengan perasaan enggan Ayana berdiri dan beranjak mendekati semua orang.


"kamu bisa memanggil ku bibi shaikha"


Ayana mengangguk pelan


"Ini paman Ibra"


Ayana kembali mengangguk


"Ah seandainya seine dan sanna ada disini, akan kami kenalkan pada mu,putri kami seumuran dengan mu sayang"


ucap bibi shaikha sambil memeluk hangat Ayana


"Ini paman Leo, dan ini bibi Cecilia"


Oh tuhan, kenapa tubuhku paling imut dan kecil di antara merekaaaaa???


batin Ayana


"Kapan kamu tiba di Indonesia, ahem?"


paman ibra bertanya kearah laki-laki yang masuk kemudian menatap wajah Ayana untuk waktu yang lama tadi.


Ah nama nya ahem, kakaknya Gao.


batin Ayana


"Nek?"


Gao bicara cepat kearah wanita yang ada disamping untie shaikha, usia nya mungkin hanya selisih 5 tahunan dari untie shaikha tapi Gao memanggil nya dengan sebutan nenek, jelas saja Ayana mengerutkan dahinya.


yang dipanggil nenek tampak tertawa terkekeh


"Calon istri mu bingung karena memanggil wanita awet muda ini nenek"


seketika wajah Ayana memerah

__ADS_1


aigooo kenapa dia bisa tahu?


"Aku adik kakek Gao"


oh jadi begitu


Ayana manggut-manggut tanda mengerti.


"Jadi kapan menikah nya?"


bibi shaikha mencoba bertanya


Ayana fikir mungkin mereka harus menundanya Beberapa Waktu, mengingat kondisi Gao yang cukup tidak memungkinkan. Gao masih harus berbaring Beberapa hari dirumah sakit, kemungkinan harus beristirahat beberapa waktu di rumah.


"Malam ini kiai....... akan kemari, kami akan mengurus proses untuk jadi mualaf nya lebih dulu"


ucap Gao Cepat


Semua orang tampak mengangguk


"Kalau tidak ada halangan, besok malam akad nya, setelah itu baru tentukan tanggal acara nya"


"Ya?"


Ayana membulat kan matanya


"Besok hikh malam hikh?"


oh tidak kenapa cekukan nya datang lagi?


dia ingin protes, bukankah ini terlalu cepat? tapi cekukan ini benar-benar menyiksanya dan menghalangi tenggorokan nya untuk bicara.


"Bukankah niat baik harus disegerakan?"


bibi shaikha bicara cepat sambil tersenyum padanya, memberikan air putih untuk diminum oleh nya.


Tidakkkk


Teriak Ayana dalam hati


********


...Season 1 Gadis pilihan tuan penguasa...


...mommy dan Daddy Gao...


__ADS_1


__ADS_2