Gadis Pilihan Tuan Penguasa Season 2

Gadis Pilihan Tuan Penguasa Season 2
Ingatan soal masa lalu


__ADS_3

Seketika tiba-tiba sekelabat bayangan menghantam kepala Ayana. Beberapa orang-orang dewasa yang mengelilingi Dirinya, dua anak laki-laki berteriak histeris ketika punggung belakang nya di buatkan luka memanjang.


"Sekarang giliran anak perempuan ini"


Teriak salah satu pria itu.


"Tidak....tidak.."


Ayana kecil berteriak histeris ketika 2 pria mencoba menahan tangan nya dan membuka paksa pakaian nya


"Aku akan menggantikan nya, aku akan menggantikan nya, jangan lukai dia"


seorang anak laki-laki lainnya berteriak lantang, menatap penuh kebencian pada semua pria dewasa itu


"Tubuh mu terlalu berharga untuk dilukai nak, harga mu Begitu mahal"


salah satu pria itu berkata sambil terkekeh


"Aku akan menggantikan nya, sekarang juga, lepaskan dia..."


Seketika kepala Ayana terasa mau pecah


Ingatan macam apa ini??


dia mencoba memegang kepalanya


"putri anda mengalami trauma pasca peristiwa di Thailand"


"Apa yang harus kami lakukan?"


"Pa..?


sang mama ayudia tampak panik, menangis sambil memegangi lengan ardhan papanya.

__ADS_1


"Ini hanya hipnotis sementara, ingatan putri anda tidak selamanya menghilang, dia hanya menekan sendiri ingatannya soal kejadian mengerikan itu"


"Ingatannya hanya tertumpu pada dirinya nyaris di culik saja"


"Dia hanya akan mengingat 1 orang yang dianggap nya begitu penting"


"Atau bisa jadi ingatannya menjadi acak, dia mengingat memori-memori indahnya saja dengan nama dan orang yang acak"


"Sisanya dia tidak akan mengingat nya sama sekali"


"Hey... kau baik-baik saja?"


Ayana kecil tampak mengangis sambil memegang lututnya, dia gemetaran tanpa berani menoleh ke kiri dan kekanan


"Diamlah disini, aku akan mencari bantuan"


seorang bocah laki-laki berusaha keluar


bocah lainnya mencoba menahannya


"Hill kau disini bersama dia"


yang dipanggil hill tampak sangat pucat sekali, hanya mengangguk sambil mencoba menatap 2 sahabatnya


"Kalau begitu buat pengecoh, kris kau pandai membuat strategi"


"Kau yakin ini akan berhasil han?"


bocah yang dipanggil Han mengangguk cepat


"Aku akan keluar menjadi umpan, jika sesuatu terjadi pada ku, ingatlah untuk lari sejauh-jauhnya, cari polisi untuk membantu ku dan selamat kan hill bagaiamana pun caranya"


Han kecil bicara sambil menatap dalam bola mata Ayana kecil

__ADS_1


"Kami kembar identik, jika dia terluka aku merasakan nya, jika dia celaka aku juga merasakan nya, jika dia pergi maka aku bisa jadi ikut sekarat bersamanya"


Ayana kecil hanya mengangguk pelan, Beberapa Waktu bocah bernama Han itu mengikat sesuatu di pergelangan kakinya.


"Kenapa kamu mengikat pergelangan kaki ku?"


Ayana kecil mengerutkan dahinya


"Ini artinya sejauh mana kamu pergi aku pasti akan tetap menemukan mu, mulai hari ini kamu adalah milik ku, satu hari tetap akan kembali menjadi milik ku"


laki-laki itu tersenyum begitu manis, bola mata birunya tampak begitu indah dibalik bola mata Ayana


"Apa kamu percaya? benang merah menurut cerita lama adalah pengikat jodoh hingga akhir hayat"


"jika satu hari kita berjodoh, itu artinya aku telah mengikat kaki mu dengan baik dan benar"


kemudian dia menoleh ke arah hill


"Bertahanlah, aku akan mengecoh mereka semua"


"Kris bawa mereka keluar bagaimanapun caranya"


yang dipanggil Kris hanya mengangguk cepat


kemudian bayangan mengerikan itu terus berputar dikepalanya, pelarian mereka yang nyaris sia-sia, bocah bernama hill yang begitu sekarat, bocah bernama Han yang hampir tewas, bocah bernama Kris yang terus menariknya agar lari dari sana, dan dia yang nyaris dilecehkan oleh para penculik sebelumnya.


Para polisi yang datang berhamburan, dan berita itu pecah dengan luar biasa di keesokan paginya.


Para putra-putri pengusaha terkenal di culik dan disekap oleh anggota geng psikopat, diminta tebusan luar biasa yang cukup membuat mata terbelalak.


Tidak...tidak...tidak....


jerit Ayana memecah keheningan malam sambil memegangi kepalanya.

__ADS_1


__ADS_2