
Lana Lan jelas mulai berfikir waktu mereka mulai menyempit, Di mana Tristan dan Gaohan? keadaan jelas semakin terjepit, obatnya mulai bereaksi, seperti dugaan Lana Lan laki-laki bernama sandi memberikan obat afrodisiak zat kimia yang biasa digunakan untuk merangsang daya sek..sual kepada Ayana.
Kata afrodisiak berasal dari mitologi Yunani dan selalu dikaitkan dengan Dewi cinta Aphrodite, Dan jelas sandi mengharapkan sang Dewi cinta bertengger di diri nya saat ini.
Saat kesadaran Ayana mulai menyempit, suhu tubuhnya tubuhnya jelas-jelas berubah naik turun, otak nya tidak bisa berfungsi dengan baik, hasrat sek..sualnya jelas naik turun, dia sudah menduga sandi telah lancang memasukkan sesuatu ke mulutnya tadi.
Obat peningkat gai..rah sek.. sualismee
"Astagfirullah hul'adzim"
hanya itu kalimat yang meluncur dari bibir Ayana
"Kenapa kamu lakukan ini san?"
"Jangan lakukan ini"
Bola mata Ayana tampak berkaca-kaca
"Cinta bukan suatu pemaksaan"
Dia mencoba menatap dalam bola amta sandi, berharap masih ada sifat manusiawi disana.
"Menyoal cinta, ini penting dilakukan pada tempatnya. Tentunya agar bertemu kata sepakat untuk kedua orang yang sedang menjalaninya. Tak apa kamu mencintai seseorang dengan begitu besar. Tak apa kamu mencintai seseorang dari hatimu yang paling dalam. Kamu tak salah san. Cinta memang terbiasa datang secara tiba-tiba dan terkadang tidak tahu tempatnya. Hanya saja, kamu tetap harus selalu berpikir logis dan jangan terlalu menggunakan hati saat mencintai."
Ucap Ayana sambil menahan perasaan aneh di tubuhnya
"Ketika seseorang yang sedang kamu cintai tak memiliki perasaan yang sama, dipastikan ini akan memercikkan luka di hati. Tak perlu menyalahkannya, bukankah kamu dulu yang mencintainya? Tak perlu pula menyalahkan dirimu sendiri, cukup jalani yang kamu rasa saat ini dan terus meminta tuntunan terbaik dari sang Maha Pemilik Cinta. Pasrahkan segalanya padaNya agar cintamu bisa berlabuh pada tempatnya. Tempat di mana cintamu bisa menemukan kata sepakat serta bahagia.
"kamu tak perlu khawatir san, Waktu dan rencana dariNya yang akan menjawab semuanya. Cinta yang indah dan benar-benar mengena di hati adalah cinta yang penuh penerimaan. Cinta yang murni memberi dan meminta tanpa alasan. Cinta yang murni hadir tanpa dipaksa ataupun memaksa san"
"Cinta Hadir Bukan Karena Terpaksa san, Jangan lakukan ini san"
Ayana mulai menangis pelan, menatap nanar wajah sandi
"Hadirnya cinta yang sesungguhnya adalah tanpa paksaan di dalamnya. Cinta yang tulus tak akan hadir karena ia dipaksa atau memaksa. Tidak ada alasan untuk mencintai. Ketika kamu memberi cintamu untuk seseorang, kamu tak akan punya alasan kenapa kamu bisa memberikan cinta tersebut. Begitu pun saat kamu mau menerima cinta seseorang, kamu tak pernah punya alasan kenapa kamu mau menerimanya."
'Kalau memang seseorang yang sedang kamu cintai tak membalas cintamu, cobalah untuk menerimanya dengan perasaan tenang dan berserah. Memaksa seseorang yang kamu cintai untuk memberikan cintanya untukmu sementara ia sama sekali tak memilikinya, ini justru akan membuatmu sakit hati. Juga, ketika kamu memaksa dirimu sendiri untuk mencintai seseorang yang sama sekali tak kamu cintai, tak hanya membuatmu sakit hati, ini juga sama saja dengan menyiksa dan melukai dirimu sendiri."
"Saat kamu mencintai seseorang dan terlena dengan cinta tersebut, usahakan untuk tetap mengontrol diri dan memasrahkan cinta tersebut kepada sang Maha Pemilik Cinta. Biarkan Dia yang menuntunmu menemukan cinta terbaik, terindah dan paling tepat untukmu. Jangan sampai, kamu menjadi seseorang yang terlalu memaksa dan mendahului segala ketetapanNya san"
__ADS_1
"Ada hati yang harus aku jaga san, aku sudah tidak pantas kamu cintai san"
ucap Ayana dengan suara tersengal-sengal
"Aku tidak bisa bersama mu san, aku sudah memiliki seorang suami san"
Sandi terus menatap wajah Ayana sejak tadi
"Kau mencintai suami mu?"
Sandi bertanya dengan nada datar
"Aku sangat mencintai dia san, maaf kan aku, aku sangat mencintai nya san"
Tanpa diduga sandi mendekati dirinya, memegang wajah Ayana.
"Sekali saja, merasakan nya dengan Ku, kau akan menikmati nya dan mengubah persepsi cinta mu terhadap Gao"
Seringai sandi
"Tidak san, tidak"
Ssttttt
Bagggg
Klonntaanngggg
Lana Lan memukul kepala sandi dengan besi panjang yang ada di tangan nya.
"Allahuakbar"
Ucap Lana Lan pelan
Breng..sek umpat nya dalam hati
dia fikir laki-laki itu akan tumbang, rupanya semua diluar ekspektasi nya, sandi bangun sambil memegang kepala nya yang berdarah, membalik tubuhnya sambil melihat siapa yang telah berani melakukan itu.
"Ternyata seorang perempuan cantik"
__ADS_1
Suara sandi terdengar begitu mengerikan, berusaha melangkah menerkam Lana Lan, tapi Lana Lan jelas bergerak lebih cepat,menerajang paha sandi dalam hitungan detik.
"Oh breng..sekk"
umpat sandi
kemarahan nya jelas meningkat
"Ahli taekwondo huh? kita lawan yang sepadan"
Sandi siap memasang ancang-ancang
*********
"Dimana titiknya?"
"10 menit dari sini"
"Oh sial"
Gao menambah laju kecepatan mobilnya, Tristan hanya diam, mencoba terus mendengarkan pergerakan Lana Lan dari handphone nya
"Kita benar-benar harus bergegas brengsek"
Teriak Tristan kencan
"Dia mendapat kan istri ku"
Tristan memukul keras pintu mobil
"Bajingan, tambah kecepatan mu"
Teriak Tristan lagi, rahangnya jelas mengeras, bola matanya membesar, tampak kilatan kemarahan terpancar dibalik sana.
Dia mendengar kan percakapan menjijikkan disana, sebelum terdengar suara keras memekakkan telinga, kemudian sebuah suara mendominasi.
"Ternyata seorang perempuan cantik"
"Ahli taekwondo huh? kita lawan yang sepadan"
__ADS_1
Jelas saja itu adalah istri nya Lana lan.