Gadis Pilihan Tuan Penguasa Season 2

Gadis Pilihan Tuan Penguasa Season 2
Benang merah jodoh dari Allah


__ADS_3

flash back


masa lalu


"Hill......hill bangun sayang, hill mommy disini"


tangis Nadya pecah, terus berusaha mengguncang tubuh putra nya berkali-kali, memeluknya tanpa henti setelah jenazah sang putra kesayangan tiba dari negeri gajah


"Hill buka mata mu nak, hill..."


tangisan pilu itu terdengar menyesakkan dada


"Nadya, lepaskan lah"


bibi hessa hanya mampu memeluk Nadya erat, ikut menangis disana.


"Tidak...tidak..hill kami masih hidup... tidakkkk..."


teriakkan melengking di seluruh mansion utama hillatop terdengar menyayat hati, liburan indah berubah menjadi tragedi paling mengerikan untuk keluarga Nadya dan all, Nadine dan Frey meringkuk di dalam pelukan sang Tante shaikha, gaohan kecil bahkan belum bangun dari tidur panjangnya, sedangkan ahem kecil terus menyalahkan dirinya karena tidak dapat melindungi 2 adik laki-laki nya.


All mengusap kasar wajah nya beberapa kali, sambil masih melakukan pembicaraan melalui handphone nya.


"Saya tidak akan menutup kasus nya, satu putra saya meninggal dunia,semua kasus mesti tuntas hingga ke akar-akarnya tanpa ada yang boleh tersisa"


Kalimat penuh amarah tampak terlihat jelas di wajah allzigra, dia fikir ini untuk kedua kalinya keluarga besar hillatop menerima batu hantaman besar setelah kematian aish. Dia baru tahu bagaimana rasanya kehilangan seorang anak yang sangat dia cintai, sakit, bahkan sakit sekali.


Gaohill lahir 5 menit lebih dulu dari pada gaohan, dibanding Gaohan yang wataknya sangat pemarah,pemberani dan penuh ambisi, gaohill jauh lebih tenang, kalem dan tidak banyak ambisi, dia bahkan jauh lebih bijak dalam menghadapi sesuatu, dan all yakin hill pasti sudah berfikir matang sebelum mengorbankan diri dalam aksi kemarin di Thailand.


"Saya ingin para penculik nya di hukum mati satu persatu, uang bukan urusan besar"


itu adalah pesan yang di ucapkan all pada para pengacara dan pihak kepolisian negeri gajah itu.


Tapi yang jadi masalah saat ini, Nadya masih belum mampu menerima kenyataan pahit dan tidak siap kehilangan sang buah hati tercinta, sedangkan Han belum juga bangun dari tidur panjangnya karena trauma berkepanjangan. Bahkan luka di punggung nya semakin memperburuk keadaan nya.


Han mengalami depresi akut setelah kejadian waktu itu, terus menyalahkan diri atas keteledoran yang terjadi, dan dia bahkan begitu membenci putra aries karena dia menganggap bocah Xavier itu telah lancang memutar rencana awal mereka. Tapi rupanya putra aries yang lebih menyalahkan Han karena mereka kehilangan seorang gadis kecil miliknya karena memilih jalan yang salah.


7 bocah terlibat tragedi penculikan pada 2 malam itu, tapi yang ditemukan hanya 5 orang,1 bocah langsung di bawa ke Manhattan dan dijauhkan dari dunia awalnya, 2 bocah lainnya menghilang tanpa pernah ditemukan bahkan hingga 16 tahun kemudian, dan Han terpaksa menerima terapi khusus untuk menekan ingatan nya agar trauma dimasa lalu tidak terus menghantuinya.


Dan salah satu korban yang ikut masuk adalah gadis keluarga abimanyu, gadis itu mengalami tingkat trauma terburuk sepanjang waktu, tidak bisa makan dengan baik, tidak bisa tidur bahkan tidak berani keluar dari kamarnya, tiap kali mendengar langkah kaki seseorang dia akan berteriak histeris, bahkan jika laki-laki mencoba menyentuhnya dia akan berteriak sejadi-jadinya.

__ADS_1


"Satu-satunya cara untuk meredam keadaan anak-anak dengan Melakukan memory suppression"


Sang dokter psikis bicara cepat pada mereka


"memory suppression (penekanan memori) dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk menghilangkan ingatan buruk yang terus muncul. Anda tahu tuan all, Teknik ini sebenarnya sama saja dengan melatih otak untuk mematikan suatu ingatan dengan menggantikannya dengan ingatan lain yang lebih menyenangkan, kita akan mengubah ingatan tuan muda han dengan ingatan-ingatan menyenangkan dan membuat nya lupa dengan masa lalu"


"Mengisi dengan memory baru?"


"Iya"


"Apakah bisa kembali lagi suatu saat nanti?"


"Sejauh ini kita tidak tahu, tapi terapis ini cukup manjur untuk orang-orang yang punya masa lalu buruk, hanya saja untuk pertanyaan tadi saya tidak tahu kedepannya apakah ingatan lama akan muncul karena suatu peristiwa atau seseorang mencoba mengingat nya"


"Tuan muda han hanya lupa dengan kenangan buruknya, tapi bukan berarti akan melupakan seluruh susunan kejadian Nya, dia tetap ingat soal peristiwa penculikan, soal tuan hill muda, tapi kita akan membuat memori baru soal seluruh peristiwa dan kemarian kembarannya"


All tampak diam, memijat pelan pelipisnya.


"Ini salah satu pilihan yang kita punya, keluarga Abimayu juga akan melakukan nya"


"Lalu bagaimana ikatan pertunangan nya?"


"Jika mereka memang berjodoh, mereka akan dipertemukan sendiri dengan cara yang baru all"


"Ardhan sudah pernah berkata bukan? kita hanya mengikat mereka, setelah dewasa Ayana dan Han bebas memilih, meneruskan atau melepaskan tangan mereka, tidak ada pemaksaan sama sekali, ini bukan soal bisnis tapi soal hati dan masa depan anak-anak"


"Nadya dan Ayudia seorang ibu, mereka butuh anak-anak yang kembali kerumah mereka dalam keadaan normal dan sehat seperti semula"


"Jangan mempersulit keadaan"


"Hati selalu tahu di mana letak jodoh mereka"


all masih mematung


"Bagaimana jika mereka saling mengingatkan soal masa lalu?"


sang dokter yang ditanya tampak menggeleng pelan


"Saya tidak berjanji, tapi kemungkinan besar Itu tidak akan terjadi sampai seseorang yang lain masuk dan memaksa membuat mereka mengingatnya"

__ADS_1


"Setelah terapi, sisa nya mulut-mulut kita yang menjaga agar kenangan buruk itu tidak kembali di ingat"


All memejamkan sejenak matanya,menarik pelan nafasnya


"Baik, lakukanlah"


*******


Ayudia berulang kali mengusap air matanya, menatap sang dokter dengan perasaan yang bercampur aduk menjadi satu


"Saya agak terkejut, nona Ayana benar-benar memaksa melupakan semua kenangan penculikan itu, dia hanya mengingat satu nama dan satu moment penting saja, sisa nya dia melupakan total kejadian itu"


"Apakah bisa kembali mengingat satu saat nanti?"


ardhan bertanya dengan perasaan was-was


Sang dokter menggeleng


"Itu untuk jangka panjang hingga dewasa saya belum tahu, tapi dari sudut panjang saya sebagai dokter terapis selama tidak ada yang mencoba mengingatkan nya, insyaallah dia tidak akan pernah mengingat nya"


"Nama siapa yang dia ingat dok?"


"Saya tidak tahu siapa, tapi dia terus bertanya soal satu nama, Han nya dimana sebab laki-laki itu yang mengikat benang merah dikakinya"


"Ya?"


Ayudia tampak terkejut, menatap bingung ke arah sang dokter sambil mengerutkan dahinya.


"Itu putra Allzigra"


ucap ardhan pelan


"Usahakan jangan membuat pertemuan dengan masa lalunya untuk sementara waktu agar tidak saling terhubung kembali ingatan mereka sementara, tapi setelah dewasa itu pilihan mereka"


"Bagaimana perjodohan nya?"


ayudia bertanya bingung


"Kalau memang jodoh, mereka pasti menemukan jalan sendiri untuk bersama"

__ADS_1


bisik ardhan pelan di telinga Ayudia


__ADS_2