
"What?"
jelas saja All bertanya kaget sesaat Nadya sang istri bicara kepada nya soal Gao
"Menikah?"
Nadya tampak terkekeh melihat ekspresi suaminya
"Sayang, dia mau menikah bukan mau menghamili anak orang"
"Bukankah ini terlalu mendadak nad?"
Nadya mencibir
"Ah ah...Kamu juga mau menikahi ku secara mendadak dulu"
Nadya bicara sambil membenahi dasi all secara telaten dengan jemari nya
sejenak all terdiam
"Aku tiba-tiba merasa begitu tua"
ucapnya Kemudian
Nadya kembali terkekeh
"Anak-anak sudah sangat dewasa, jika Gao ingin menikah sekarang itu arti nya kita hanya menunggu ahem memperkenalkan calon istrinya"
"Ahem terlalu kaku, dia tidak mirip dengan ku"
ucap all cepat
"Dia selembut diri mu sayang, hingga sekarang belum pernah kita lihat dia membawa 1 perempuan pun dalam hidup nya"
Nadya tersenyum sambil menepuk-nepuk bahu all dengan kedua tangannya secara lembut.
"Dia tidak seliar kamu dan Gao, dia typekal laki-laki yang betah pada satu perempuan sayang"
bisik Nadya nakal
all melotot
"Itu disaat kami masih remaja sayang, setelah menikah you know mata dan hati hanya tertuju pada satu perempuan"
"Hmm Baiklah"
cibir nya dengan sedikit menggoda
"Nakal boleh, tapi tahu kapan waktunya"
lanjut all lagi
"Gao persis seperti aku, ketika dia mulai memiliki ketertarikan pada seseorang, dia tidak akan pernah melepaskan nya, dan perempuan lain hanya sekedar kenangan"
Nadya melebarkan senyumannya, menatap bola mata sang suami dalam.
__ADS_1
yah dia tahu, ingatan dimasa lalu tiba-tiba hadir di kepalanya. laki-laki itu dimasa nya adalah seorang Casanova, berpetualang kesana kemari bersama perempuan, kemudian tuhan mempertemukan mereka dengan cara yang unik, Bahkan melibatkan kematian aish saudara perempuan sang suami dan Rian saudara laki-laki nya.
Awalnya dia kira ciuman pertama di lift adalah pertemuan pertama mereka, tapi siapa sangka 2 1/2 tahun sebelumnya di Prancis adalah pertemuan pertama mereka, laki-laki itu sudah jatuh cinta pada nya pada pandangan pertama, saat itu dia masih berpacaran dengan Andre sang laki-laki brengsek yang sempat selingkuh dengan sahabat baiknya.
ahh.. bukankah Tuhan punya caranya sendiri untuk mempertemukan sepasang manusia hingga menyatu ke jenjang pernikahan? anak-anak mereka pun pada akhirnya seperti itu.
"Sayang"
sejenak all merapatkan wajahnya,menautkan bibir mereka.
"All ada anak-anak di depan"
protes Nadya
laki-laki itu bahkan hingga tua pun masih saja manja dan romantis pada nya
"Kita bisa melakukan nya sejenak, hanya 10 menit"
"no... anak-anak akan masuk dalam beberapa menit"
protes Nadya
tapi seakan tidak peduli ocehan sang istri, all terus menyentuh kedua pipi Nadya, menyatukan bibir mereka cukup lama, mencoba membawanya ke atas ranjang dan lupa soal akan berangkat ke hillatop company pagi ini.
tapi beberapa waktu kemudian
"Mom, dad"
terdengar suara ketukan dari arah depan, suara ahem sang anak laki-laki mendominasi
all mengumpat
Nadya terkekeh
"Tidak bisakah beri kami waktu 10 menit sayang?"
"Dad aku sedang terburu-buru"
terdengar suara Nadine sang anak perempuan, kembaran Frey.
"Yeah baiklah"
kemudian all mencium bibir istrinya secepat kilat, membenahi pakaian dan rambut nya lantas bejalan ke arah pintu Kemudian membuka pintu kamar dengan cepat
Sebuah wajah tampan muncul di pintu, dengan rahang Kokok serta bola mata setajam elang, alis hitam legam dengan bibir menawan, perpaduan sempurna antara all dan Nadya. jika Gao memiliki wajah tampan bak iblis yang bisa membunuh siapa yang berani menatapnya, ahem memilik wajah tampan bak malaikat yang bisa membuat perempuan manapun jatuh ke dalam pelukannya. tapi perbedaan sifat diantara ke dua putra nya itu sangat berbanding 180°. Gao sebregsek diri nya, sedangkan ahem selembut Nadya, namun begitu pendiam dan tidak banyak bicara, hanya matanya yang acapkali berbicara namun tanpa ada yang bisa menebak apa kemauan nya.
"kunci mobil ku didalam"
Nadine bicara cepat, melesat kedalam meraih kunci mobilnya di atas nakas. mencium mommy nya kemudian mencium daddynya.
"Aku akan ke perusahaan fashion sekarang"
ucap Nadine cepat, kemudian mencium pipi sang kakak
"I love you mom, dad, kak"
__ADS_1
dia berjalan sambil melambaikan tangan nya
"Hati-hati dijalan sayang"
teriak Nadya sambil berjalan mendekati all dan ahem
"Jadi pagi ini ke Indonesia?"
ahem mengangguk cepat
"Palembang adalah sasaran proyek nya, aku tidak begitu setuju soal keputusan mu bekerja sama dengan perusahaan azzura company, hubungan kita sejak jaman dulu kurang baik, tapi karena ini bisnis mu son, Daddy tidak bisa bicara apa-apa"
ahem hanya tersenyum kecil
"kerja sama ini karena aku melihat prospek terbaik disana, bukan karena aku memandang siapapun yang ada disana"
''Kau akan bertemu untie bii disana sayang"
sambar Nadya cepat
"Kalian belum pernah bertemu sejak usia mu 7 tahun ahem"
ahem menatap mommy nya sambil mengerutkan dahinya
"Untie bii?"
"Dia adalah istri zuu, pemilik azzura company"
ahem mengangguk pelan
"Kau pernah bertemu dengan putri mereka di usia mu 9 tahun saat perjamuan makan malam perusahaan, dia datang bersama nenek hessa mu"
ahem hanya mengulas senyum
"Hati-hati dijalan Son"
bisik all kemudian segera berlalu dari hadapan ibu dan anak itu
"titip salam untuk putri untie bii mu, dia gadis yang cantik"
goda Nadya sambil mengerlingkan matanya ke arah sang putra sulung
Nadya berbalik, tiba-tiba dia melupakan sesuatu
"mommy dan Daddy akan ke Indonesia besok, Gao akan segera menikah"
"What?"
ahem bertanya Dengan nada cukup terkejut, kemudian tersenyum kecil
"Aku fikir Gao tidak akan mungkin jatuh cinta"
catata \= part bii & zuu di novel landless sky
versi lengkap ahem akan di buat di novel berbeda
__ADS_1