
"Biarkan saja, turutin apa yang dia inginkan," sahut Tuan besar pada mantunya itu, ia pun makan malam hanya sendirian.
Tata pun pamit untuk mengambil makanan untuk Rembulan, dan Tuan besar yang fokus pada makanannya.
Tuan muda Raditya datang membawa beberapa berkas untuk ia kerjakan di rumah ini sambil melihat sang istri masih belum stabil, ia pun bergegas ke lantai dua di mana sang istri berada.
Masuk ke dalam kamar Rembulan dengan pelan agar tak mengganggu sang istri sedang beristirahat. Langkah Tuan muda Raditya pun di ketahui oleh Rembulan yang melirik sedikit untuk melihat siapa yang datang.
"Ngapain kamu ke sini?" ketus Rembulan.
"Aku hanya ingin melihat keadaanmu, Ulan." jawab Tuan Raditya.
"Tidak perlu, aku baik-baik saja tanpa mu," ucap Rembulan tanpa menatap kearah suaminya itu.
"Beri aku kesempatan, Ulan. Aku akan memperbaiki semua kesalahan ku," ucap Tuan Raditya yang menyesal.
Rembulan terdiam, ia tak ingin menjawab ucapan Tuan Raditya. Rasa sakit yang kemarin membuat Rembulan seolah tak percaya lagi dengan suaminya itu.
"Saya mengantuk Tuan Raditya, tolong keluar dari kamar saya," usir Rembulan pada Tuan Raditya.
Bukannya keluar dari kamar istrinya, Tuan Raditya menghampiri Rembulan dan duduk di sampingnya.
"Ngapain masuk sih, pergi gak?" ketus Rembulan tak ada manisnya.
Tuan Raditya menarik tubuh Rembulan untuk ia peluk, kerinduannya pada istrinya yang beberapa hari tak bertemu dan menyentuhnya membuat Tuan Raditya nekad seperti ini.
Rembulan memberontak, ia ingin lepas dari dekapan suaminya ini.
__ADS_1
"Lepasin, Mas," rengek Rembulan tak mau di peluk oleh Tuan Raditya.
"Kali ini saja, Ulan. Aku merindukanmu," lirih Rembulan yang terdiam, ia menitikkan air matanya mengingat perlakuan suaminya terhadapnya.
"Lepas, Mas." pinta Rembulan lagi.
Tenaga Rembulan tak sebanding dengannya, Rembulan pasrah ada di dekapan suaminya. Ia biarkan tanpa melawan lagi. Baginya suaminya selalu memaksa kehendaknya tanpa menghiraukan keadaannya.
"Tolong tepati janjimu, Mas. Kamu sudah berjanji kan Mas," ucap Rembulan yang mengingatkan suaminya dengan hal itu.
"Ku mohon, Ulan. Jangan tinggalkan aku, aku salah tak mempercayai kalau kamu sedang mengandung anakku," Tuan Raditya yang mengiba pada istrinya untuk tak pergi dari sisinya. Ia akan menebus kesalahannya yang telah ia perbuat.
"Janji itu hutang, Mas. Kamu harus ingat itu,"
Tuan Raditya menggelengkan kepalanya sambil mengelus perut Rembulan yang masih rata.
Deg...
"Cukup, Mas," cegah Rembulan yang menghentikan tangan suaminya yang sedang mengelus perutnya.
"Aku hanya ingin dekat dengan calon anakku saja, Ulan. Ku mohon jangan pisahkan aku dengan dia," lagi dan lagi Tuan Raditya memohon pada istrinya. Ia tak perduli dengan harga dirinya sendiri.
"Kamu juga harus memperhatikan istrimu yang lainnya juga, Mas. Mungkin dia juga sedang mengandung?" ucap Rembulan.
"Maksudmu?" tanya Tuan Raditya yang menghentikan tangannya.
"Kamu tak ingin mempunyai seorang anak dari kak Siska?" pancing Rembulan agar Tuan Raditya mencari tahu tanpa membongkar rahasianya. Rembulan akan bermain cantik seperti mereka lakukan padanya.
__ADS_1
Iya, Rembulan sudah mengetahui semuanya. Yang melakukan hal itu adalah Siska dan selingkuhannya. Rembulan akan membalasnya berkali-kali lipat yang ia rasakan.
"Aku tak mencintainya, Ulan. Dan aku tak pernah tidur satu kali pun dengannya, percayalah." ucap Tuan Raditya yang meyakinkan pada sang istri bahwa dirinya hanya melakukan dengannya.
"Dia juga istri mu juga, Mas. Kasihan," ucap Rembulan lagi, ia seolah ada di pihak Siska.
"Kasihan?" ucap Tuan Raditya yang mengulangi ucapan istrinya.
Rembulan pun mengangguk dan mengiyakan. "Kak Siska juga butuh belaian lembut dan kehangatan seperti dulu kita lakukan. Jangan sampai ia mencari orang untuk memuaskan nafsunya," kata Rembulan lagi.
Lagi dan lagi Tuan Raditya di buat bingung dengan sikap istrinya sekarang, Rembulan seolah mengijinkannya untuk bersama istri pertama itu.
"Kamu tidak cemburu?" pancing Tuan Raditya ingin memastikan.
"Enggak," ucap cepat.
"Kenapa?" tanya Tuan Raditya lagi.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Nanti kamu juga akan tahu dengan sendirinya..