Istri Tengil CEO Tampan

Istri Tengil CEO Tampan
Part 71


__ADS_3

"Kami melihat nyonya Rembulan, Tuan." ucap Tata yang ia lihat saat menjemput Tuan mudanya.


"Maksudmu?" tanya Tuan Raditya, ia seolah tak ingin percaya pada siapapun karena banyak orang yang salah gunakan kepercayaannya saat pencarian istrinya tersebut, banyak orang yang bilang jika ia melihat dan menemukan istrinya untuk meminta imbalan yang besar. Tapi lagi lagi Tuan Raditya percaya dan membuatnya menjadi tak percaya dengan omongan orang kecuali jika ia melihatnya dengan langsung.


"Iya, Tuan. Kami melihat nyonya Rembulan saat di sekolahnya Tuan muda dan yang paling kagetnya dia juga guru kelasnya Tuan muda," ucap Tata lagi, ia ingin seperti dulu lagi yang tak memberitahukan kepada Tuan jika ada apa-apa tentang keadaan majikannya. Sudah cukup baginya dan sekarang ia akan memberitahukan segala sesuatu pada Tuannya.


"Apa kamu tak salah lihat?" tanya Tuan Raditya lagi.


"Benar, Tuan. Saya melihatnya langsung dan berbicara dengannya," jawab Tata.


"Tapi...," sambungnya lagi, ia antara yakin dan bingung dengan apa yang ia ketahui tentang majikannya.


"Tapi kenapa?" tanya Tuan Raditya yang penasaran, ia ingin kali ini percaya karena Tata tak mungkin melakukan hal itu dengannya.


"Nyonya Rembulan tak mengenal ku, Tuan. Dan namanya juga bukan Rembulan tapi Laura,"


Membuat Tuan Raditya terdiam dengan apa yang di katakan oleh Tata, apa benar yang di katakan oleh Tata jika itu benar ia akan menyelidikinya langsung.


"Silahkan kamu boleh pergi," titah Tuan Raditya, ia ingin sendiri dulu dan mencerna apa yang di katakan oleh Tata.


Tata pun mengangguk dan pamit, ia akan mengurus Tuan mudanya yang sebentar lagi tiba makan siang.


Ceklek...

__ADS_1


"Tuan muda..," panggil Tata yang mengedarkan pandangannya mencari keberadaan Tuan mudanya, ia ingin membantu bersiap untuk makan siang bersama dengan Papih nya yang ada di rumah.


"Revan ada di kamar mandi, bibi Ta..," teriak Tuan muda yang lagi membersihkan tubuhnya, ia yang ketumpahan susu coklat yang tadi ia minta pada asisten rumah tangga.


Tata pun mengiyakan dan mengambil pakaian untuk Tuan muda pakai karena sebentar lagi waktu makan siang sebentar lagi.


Ceklek...


"Bibi Ta..," panggil Tuan muda yang mengagetkan suster yang lagi melamun.


"Eh, iya," jawab Tata yang merasa kaget, ia lagi memikirkan apa yang tadi ia temuin saat menjemput Tuan mudanya.


"Bibi Ta kenapa? Sakit?" tanya Tuan muda, ia sayang pada suster yang bernama Tata ini yang sudah mengurus dan merawatnya dengan tulus seperti ibu kandung sendiri.


"Emang itu Mamih Revan, bibi Ta? Kok mis Laura tak mengenali Revan?" tanya Revan, ia antara senang dan bingung karena mis Laura seolah tak mengenalnya jika dirinya adalah putranya.


"Bibi Ta juga tidak tahu Tuan muda, ini yang lagi di pikirkan oleh bibi Ta. Tapi Mamih Tuan muda seperti itu seperti guru kelasnya Tuan muda." jelas Tata yang memberitahukan tentang siapa ibu kandungnya yang telah hilang selama 10 tahun.


"Memang mis Laura sudah berapa lama mengajar di sana?" tanya Tata yang ingin tahu tentang wanita yang mirip dengan majikannya itu.


"Baru beberapa hari, bibi Ta. Tapi dia baik banget dan Revan pun nyaman dengannya," jawab Revan yang mengutarakan tentang isi hatinya yang kemarin ia rasakan saat bersama dengan guru kelas saat ini dan bersikeras untuk mengenalkan pada Papih nya.


"Mamih Tuan muda juga orang baik, Tuan muda. Dia cantik dan mengenal siapa pun termasuk bibi Ta yang selalu di buli orang lain, Mamih Tuan muda juga baik," jelas Tata yang mengulang apa yang dulu ia rasakan bersama Rembulan saat 10 tahun silam, tak ada Rembulan entah apa yang kini Tata rasakan saat dulu.

__ADS_1


"Revan ingin bertemu dengan Mamih Revan, bibi Ta. Apa boleh Revan bertemu dengan mis Laura?" tanya Revan yang ingin sekali saja bertemu selain di kelas atau di sekolah. Ia hanya ingin memastikan jika mis Laura adalah Mamihnya.


"Minta izin dulu sama Papih Tuan muda baru kita ke sana," ucap Tata, tapi tiba-tiba suara yang mengagetkan keduanya menoleh secara bersama-sama.


.


.


.


.


.


.


.


Setelah makan siang kita ke sana dan temui Mamih mu....


yuk minta like komennya dong kak..


biar semangat lagi update nya🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2