Jihad Cinta

Jihad Cinta
EPISODE 106~ Happy Ending~


__ADS_3

Malam itu acara berlangsung dengan hangat tanpa kendala suatu apapun. Semua keluarga berkumpul. Annisa sangat bahagia karena masa-masa sulit yang ia lewati berakhir bahagia. Seiring berjalannya waktu, usia kandungan Annisa menginjak usia 9 bulan.


" Sayang, perut kamu makin besar ya. Jadi nggak sabar lihat anak kita nanti, mirip kamu atau aku ya." kata Darren sambil mengusap perut Annisa yang kian membuncit, sesekali Darren merasakan tendangan dari dalam perut Annisa.


" Mau mirip aku atau kamu ya sama aja. Sama-sama anak kita, iya kan?"


" Anak kita kan cowok nih, sayang. Kamu mau kasih nama siapa?"


" Aku sama sekali belum terpikirkan. Terserah kamu aja deh."


" Aku juga bingung mau kasih nama siapa. Gimana kalau Marvel?"


" Emang artinya apa?"


" Marvel itu artinya luar biasa dan di kagumi."


" Bagus kok. Dan lucu juga." Tiba-tiba Annisa merasa perutnya sangat mulas.


" Aduh, sayang. Perut aku mules banget nih. Kayak mau lahiran deh." Darren begitu panik karena ini sudah tengah malam dan mereka telah bersiap untuk tidur.


" Apa? oke-oke aku ganti baju dulu. Ini hijab kamu sayang. Lagian ini udah jam 12 malam, kenapa kamu nggak nunggu besok aja nak keluarnya." Gumam Darren dengan panik. Setelah ganti baju dan membawa tas baby yang sudah mereka siapkan jauh-jauh hari, Darren segera menggendong Annisa dan membawanya ke rumah.


" Bi, tolong hubungi semuanya ya." Teriak Darren pada Bi Inah yang melihat Darren panik karean Annisa mau melahirkan.

__ADS_1


" Baik, Den."


Darren segera menyalakan mesin mobilnya dan segera meluncur menuju rumah sakit.


" Sayang, sakit sayang. Aku udah nggak kuat." Kata Annisa sambil memegangi perutnya.


" Sabar sayang, tarik nafas ya. Sebentar lagi kita sampai kok, sabar ya." Kata Darren berusaha menenangkan Annisa sambil terus fokus menyetir.


Sesampainya di rumah sakit, Darren berteriak sekeras mungkin sambil menggendong Annisa.


" Dokter, Suster tolong cepat, istri saya mau melahirkan," teriak Darren dengan nafas menggebu. Para Suster segera datang dan membawa brankar dorong. Tak lama kemudian Dokter pun datang.


" Segera bawa ke ruang bersalin." Kata Dokter. Mereka segera membawa Annisa ke ruang bersalin dan Darren dengan cemas menunggu di luar ruangan.


" Silahkan masuk, Pak. Selamat ya anak anda tampan sekali."


" Terima kasih, dokter." Darren segera masuk dan di lihatnya Annisa masih terbaring dan di sampingnya ada malaikat kecilnya.


" Sayang, kamu baik-baik aja." Kata Darren penuh rasa haru sambil mengecup kening Annisa.


" Baik, kok Mas. Lihat dia tampan sekali mirip sama kamu. Cepat kamu adzani ya."


" Iya." Jawab Darren. Darren menggendong anaknya lalu mengadzani nya. Tak terasa air mata Darren menetes, suara bergetar penuh rasa haru. Begitu pula Annisa yang sangat terharu dengan momen ini. Setelah selesai mengadzani, keluarga Darren dan Annisa datang berdatangan.

__ADS_1


" Annisa sayang." Seru Bu Marta penuh haru sambil memeluk anaknya di susul oleh Bu Ratih yang bergabung memeluk Annisa.


" Cucu Oma, ganteng banget." Seru Bu Mita sambil mengambil anak Darren dalam gendongannya.


" Syukurlah, menantu dan cucu Mama sehat semuanya. Terima kasih ya Annisa sayang." Kata Bu Mita penuh rasa haru.


" Iya, Ma."


" Hans, Amir, kita benar-benar menjadi Kakek sekarang." Sahut Pak Surya dengan wajah gembira.


" Wah aku jadi Pak dhe nih." Seru Kevin.


" Terima kasih ya semuanya dan untuk suamiku. Annisa bahagia sekali berada di tengah-tengah kalian semua. Annisa memiliki keluarga yang lengkap dan begitu menyayangi Annisa."


" Terima kasih juga untuk Papa, Mama, ayah dan ibu. Meskipun awalnya kita di jodohkan tapi akhirnya kita benar-benar saling mencintai. Annisa adalah anugerah terindah dari Tuhan yang saya miliki. Dan Darren akan memberikan nama anak kami Marvel Adamar Alfarezel yang artinya kebaikan seorang anak laki-laki yang diharapkan menjadi lentera cahaya bagi keluarganya."


" Amin," mereka semua kompak mengamini.


Semua kisah telah berakhir dengan indah. Masalah demi masalah telah mereka lewati bersama. Kebahagiaan mereka berkahir dengan pernikahan Kevin dan Rachel. Annisa dan Darren turut bahagia dengan pernikahan itu. Semua keluarga, sanak saudara dan para sahabat berkumpul dalam suasana bahagia.


TAMAT


Sampai jumpa di next cerita author yang lain, terima kasih ya untuk semuanyaaaaa 🤗🤗🤗😍😍😘😘😘..... Setelah ini bikin sekuelnya atau apa yaaaa?????

__ADS_1


__ADS_2