Jihad Cinta

Jihad Cinta
EPISODE 59 ~ Sehat Kembali ~


__ADS_3

Berselang Adam pergi, Dela dan Reva pun datang menjenguk Annisa.


" Assalamualaikum Annisa." Sapa Dela dan Reva kompak.


" Waalaikumsalam." Jawab Annisa yang sedang fokus mendapat suapan bubur ayam dari suaminya.


" Kalian kok tau, aku disini." Tanya Annisa.


" Kak Rio yang kasih kabar." Jawab Reva.


" Sayang, kamu nggak usah kasih tahu Ayah dan Ibu ya, nanti mereka khawatir." Pinta Annisa.


" Iya." Jawab Darren singkat yang masih terus menyuapi Annisa.


" Aduh mesranya kalian, bikin pingin cepet-cepet nikah aja." Celetuk Dela.


" Kamu mau nikah sama aku?" Tanya Tori.

__ADS_1


" Apa? Nikah sama oppa? Mau banget." Jawab Dela dengan semangat.


" Dela, hati-hati mereka itu buaya darat." Timpal Annisa.


" Nggak apa-apalah aku juga mau berjihad seperti kamu Annisa." Sambung Dela.


" Nunggu kamu lulus dulu ya." Kata Tori.


" Lo serius, Tor. Mau ngajakin Dela nikah?" Tanya Rio dengan penuh antusias.


" Nggak deh." Kata Tori sambil tertawa.


" Kita kan hanya menganggap Annisa sebagai adik, jadi ya kita perhatian seperti adik kakak gitu aja." Sangkal Tori.


" Udah lah kalian belajar setia dulu kalau mau nikah." Ledek Kevin.


" Annisa kamu kok bisa kayak gini? Sebenarnya kenapa? Dan wajah oppa juga kenapa biru-biru gitu?" Tanya Reva.

__ADS_1


" Nggak apa-apa kok. Ada kecelakaan kecil saja." Kata Annisa. Annisa mengedipkan mata pada Tori, Rio, Kevin dan Darren untuk tetep diam dan jangan memberitahu yang sebenarnya pada Dela dan Reva. Cukup mereka berlima saja yang tahu tidak perlu memperpanjang masalah, itulah yang sedang di pikirkan Annisa.


" Ya udah Annisa, kita pamit ya. Jangan lupa di makan buahnya." Kata Dela.


" Kevin, Rio dan Tori. Kalian pulang aja istirahat, makasih ya udah temenin kita."


" Sip lah. Nanti kita kesini lagi, temenin kalian." Balas Kevin.


" Iya, makasih ya. Kalian semua hati-hati."


Waktu pun terus berlalu dan tiga hari sudah Annisa di rawat di rumah sakit. Annisa dan Darren pun akhirnya pulang ke apartemen. Tidak terasa tiga bulan sudah pernikahan mereka. Darren menggantikan semua pekerjaan rumah,mulai dari memasak, mencuci baju, menyapu, mengepel bahkan merawat Annisa dengan telaten, mengganti perban lukanya, menyuapi Annisa dan membantu Annisa untuk mandi karena kaki Annisa masih dalam proses penyembuhan. Dua minggu sudah Annisa berdiam diri di rumah di atas tempat tidur. Kevin, Rio, Tori, Dela dan Reva silih berganti datang menjenguk Annisa. Annisa merasa terharu dengan sikap Darren yang banyak berubah. Semua pekerjaan Darren tinggalkan demi menjaga dan merawat Annisa. Hingga tiba saatnya untuk mengontrol luka di kaki Annisa. Darren membawa Annisa kembali ke rumah sakit. Dokter segera memeriksanya kembali dan melepas perbannya.


" Sudah sangat membaik, suami kamu pasti sangat telaten merawat kamu, ya." Goda Pak Dokter.


" Iya, Dokter. Dia sangat perhatian." Puji Annisa yang membuat Darren tersenyum.


" Baik lah saya akan memberikan salep untuk lukanya dan obat pereda nyeri jika memang masih terasa nyeri, jika sudah tidak terasa bisa di hentikan." Kata Dokter.

__ADS_1


Setelah semuanya selesai, mereka pun kembali pulang ke apartemen dan kini Annisa sudah bisa berjalan normal kembali.


__ADS_2