Jihad Cinta

Jihad Cinta
EPISODE 60~ Bersama ~


__ADS_3

Annisa segera berbaring di tempat tidurnya di susul oleh Darren di sampingnya. Darren memeluk Annisa seperti memeluk guling.


" Tolong ya kalau kamu ada sesuatu tanya sama aku. Aku sedih saat kamu harus percaya orang lain daripada percaya sama istri kamu." Pinta Annisa.


" Maafin aku, siapa coba yang nggak kecewa dan marah lihat vidio kamu dan foto kamu sama Adam. Sedangkan kalian pernah sama-sama saling cinta." Gerutu Darren.


" Kamu itu bodoh. Bodoh sekali. Lihat wajah kamu sampai biru-biru gitu. Kamu kenapa sih?"


" Aku mabuk lah, terus aku di gebukin orang." Jawab Darren dengan entengnya.

__ADS_1


" Kenapa setiap kali kamu marah, selalu melampiaskan ke hal yang merugikan diri kamu. Kenapa kamu nggak sholat atau ke masjid untuk menenangkan hati kamu. Aku nggak pingin kamu kenapa-kenapa, kamu janji ya sama aku jangan kayak gitu lagi, aku nggak bisa lihat kamu terluka seperti ini, nanti gantengnya hilang, hehehe."


" Oh jadi itu, nanti kalau aku nggak ganteng kamu nggak cinta aku lagi."


" Iya lah, mana mungkin aku mau sama kamu yang jelek." Gurau Annisa di iringi cubitan Darren pada pipi Annisa.


" Aku kangen banget sama kamu." Kata Darren.


" Emangnya kamu nggak kangen?"

__ADS_1


" Nggak tuh biasa aja." Jawab Annisa. Darren pun langsung melahap bibir istrinya tiba-tiba dan membuat Annisa kaget.


" Kamu nggak kangen sama ciuman aku?" Godan Darren. Annisa pun hanya tersenyum malu.


Darren menindih tubuh Annisa, mereka saling pandang dan saling senyum.


" Sayang aku kangen, kangen yang itu." Kata Darren dengan manja.


" Hehehe, lakukan aja semau kamu sayang. Aku pasrah aja deh." Balas Annisa sambil menyambut ciuman lembut Darren. Darren pun mulai beraksi. Mulai menciumi kening, pipi, bibir dan leher Annisa. Membuat Annisa merasakan kenikmatan yang sudah lama tidak dia rasakan. Darren mulai membuka bajunya dan terlihatlah tubuh seksi Darren yang atletis. Annisa pun bangkit dan bergantian menciumi dada suaminya. Annisa merasa gemas melihat suaminya yang telanjang dada. Hal itu membuat Darren tersenyum senang karena istrinya sudah mulai dewasa. Darren pun membalik posisi women on top. Darren ingin merasakan bagaimana istrinya membuatnya senang. Darren membantu Annisa melepaskan bajunya dan telanjang bulat lah mereka. Mereka saling peluk saling berciuman. Annisa mencium bibir suaminya, mencium leher dan mencium dada bidang suaminya bahkan sesekali memainkan lidahya saat menciumi suaminya, hingga membuat Darren mendesah kenikmatan. Baru kali ini Annisa mendengar suaminya mendesah kenikmatan. Sesekali Darren memainkan gunung kembar istrinya dan sesekali menghisapnya membuat Annisa menambah kecepatan goyangan pada angry bird yang sudah masuk ke dalam sarangnya. Kini Darren membalik posisi Annisa yang berada di bawahnya. Darren semakin menggenjot goyangan dan hentakannya. Mereka berdua saling mendesah kenikmatan, di tambah erangan kecil Annisa yang membuat Darren terus bersemangat menggenjot hentakannya sambil mencium bibir, meremas dan sesekali menghisap gunung kembar istrinya dengan lahapnya, hingga meninggal kan tanda merah di area dada dan leher Annisa. Darren sangat nafsu kepada istrinya apalagi dua minggu lebih dia harus menahan hasratnya demi menunggu istrinya sembuh. Setelah bermain cukup lama akhirnya mereka sama-sama berada di berada puncak kenikmatan dan saling melepaskan kenikmatan itu dengan pelukan dan cengkraman tangan Annisa pada Darren yang membuat punggung Darren tanpa sengaja terkena cakaran tangan Annisa. Merekapun saling senyum.

__ADS_1


" Aku ingin memiliki anak dari kamu." Ucap Darren yang masih menindih tubuh Annisa.


" Insya Allah sayang, semoga Allah secepatnya memberi kita momongan dan Insya Allah sekarang aku udah siap lahir batin hidup sama kamu, susah senang kita lalui bersama dan tolong jangan sakiti diri kamu." Pinta Annisa dengan suara yang lembut. Darren pun menggangguk sambil tersenyum lalu mencium kening istrinya dengan penuh kasih sayang.


__ADS_2