Jihad Cinta

Jihad Cinta
EPISODE 58 ~ Selamat Tinggal Cinta Pertama~


__ADS_3

Darren duduk dan tertidur di tepi kasur sambil menggenggam tangan Annisa. Tori, Rio dan Kevin tidur bersama di sofa yang cukup lebar dengan saling tumpang tindih. Matahari mulai menampakkan sinarnya. Sinarnya membuat Annisa silau dan terbangun dari pengaruh obat biusnya. Annisa menggerakkan tangannya dan membuat Darren merasakan gerakan tangan Annisa. Darren pun terbangun.


" Annisa, kamu udah sadar. Syukurlah." Kata Darren sambil mencium tangan Annisa. Annisa tersenyum menatap Darren.


" Kamu udah nggak marah? Lihat wajah kamu masih lebam." Kata Annisa dengan lemah sambil membelai wajah Darren.


" Ssssttttt. Nggak usah khawatirin aku. Aku baik-baik saja."


" Maafin aku ya. Tolong jangan marah dan sakitin diri kamu." Kata Annisa sambil menitikan air mata.


" Nggak, sayang. Aku yang salah, udah ya kamu jangan banyak bicara dulu." Ucap Darren yang juga menitikan air mata. Mereka berdua pun saling menyeka air mata. Annisa menyeka air mata Darren dan Darren menyeka air mata Annisa. Tori, Rio dan Kevin akhirnya bangun. Mereka segera mengahmpiri Annisa dengan mata yang berbinar-binar tanda bahagia.


" Alhamdulillah Annisa kamu udah sadar." Kata Tori.


" Kita semuanya panik. Nggak bisa tidur mikirin kamu." Tambah Rio.


" Annisa maafin Rachel ya." Sambung Kevin.

__ADS_1


" Kak Rachel, memangnya kenapa dengan Kak Rachel kita kan sudah baikan." Kata Annisa dengan polos.


" Darren seperti itu karena ulah Rachel, dia mengadu domba kamu, Darren dan Adam, terus......" Rio pun menceritakan kejadian yang sebenarnya pada Annisa. Annisa tidak menyangka bahwa Rachel hanya berpura-pura saja.


" Dan aku udah mutusin Rachel." Kata Kevin.


" Kenapa harus sampai putus, Kak. Aku udah maafin Kak Rachel, aku anggap ini sebagai ujian cinta ku dengan Darren." Kata Annisa sambil menggenggam tangan Darren.


" Annisa, hati kamu ini terbuat dari apa sih? Kamu sama sekali nggak marah, pingin balas dendam atau gimana gitu?" Kata Tori dengan gemas.


" Tidak, Kak. Nggak ada gunanya. Biar waktu yang membuat Kak Rachel sadar."


" Oh, ya. Makasih ya, Kak. Kalian udah jagain aku dan juga Darren disini. Terima kasih, Kak." Kata Annisa.


" Assalamualaikum." Sapa Adam yang ingin menjenguk Annisa.


" Waalaikumsalam." Jawab mereka semua dengan kompak.

__ADS_1


" Kak Adam." Seru Annisa.


" Pagi semuanya, maaf udah ganggu. Aku cuma mau nengokin Annisa sekalian pamit."


" Pamit? Memangnya mau kemana, Kak?" Tanya Annisa dengan nada lemah.


" Aku akan ke Dubai. Seperti yang pernah aku ceritakan sama kamu. Paspor, Visa, tempat tinggal semuanya udah beres jadi aku berangkat hari ini. Maafin aku Darren. Maaf karena sampai detik ini aku belum bisa melupakan Annisa, aku jujur masih mencintai Annisa. Dia adalah cinta pertama dalam hidupku dan berharap menjadi pendamping hidupku namun dia bukan lah jodoh yang Allah kirimkan untuk ku. Allah mengirimkan Annisa untuk kamu dan sangat tepat. Maaf jika aku egois."


" Gue yang minta maaf karena tiba-tiba gue hadir di antara kalian. Mungkin kalau tidak ada perjodohan itu, kalian bisa bersama." Sambung Darren.


" Itu sudah takdir Darren. Takdir hidup kita." Tambah Adam.


" Kak Adam, maafin aku ya. Jujur Kak dulu aku menyimpan rasa sebagai cinta pertama tapi maaf sejak bersama Darren aku mulai mencintainya sebagai suamiku. Karena dia sudah menjadi suamiku jadi maaf jika saat itu juga aku harus menghapus rasa itu. Semoga Kak Adam mendapat jodoh yang terbaik." Ucap Annisa sambil berkaca-kaca. Suasana yang mengharukan antara cinta pertama dan cinta yang datang karena terbiasa.


" Tidak perlu minta maaf. Aku berharap kita masih bisa berteman. Maaf dan terima kasih untuk semuanya." Kata Adam. Darren pun memeluk Adam, begitu juga dengan Rio, Tori, dan Kevin. Adam pun memberikan gelang yang dulu sempat Annisa kembalikan padanya.


" Tolong simpan dan anggap ini sebagai hadiah perpisahan dari aku. Aku pamit. Assalamualaikum." Pamit Adam. Adam pun segera pergi berlalu. Annisa menatap kepergian Adam dengan air matanya lalu Darren memeluk Annisa.

__ADS_1


" Selamat tinggal cinta pertama." Kata Adam dalam hati.


__ADS_2