
Waktu menunjukkan pukul 19.00 Dela & Reva menjemput Annisa kerumahnya untuk mengajaknya pergi. Sekali-kali hangout seperti kids jaman now nggak masalah kan? Hehehehe. Tentunya semua itu telah mendapat ijin dari orang tua Annisa. Mereka pergi ke cafe yang lagi hits di kalangan anak muda. Namanya "Qyu Coffe". Tentu saja Dela & Reva yang rajin mentraktir Annisa. Sering Annisa menolak tapi tetap di paksa, Annisa merasa sungkan & juga kalau mentraktir Dela & Reva di cafe Annisa tidak punya cukup uang. Dela & Reva sangat memahami keadaan Annisa oleh karena itu Dela & Reva tidak pernah keberatan karena Annisa adalah teman yang sangat istimewa. Mereka tidak tahu jika Bad Boys akan manggung disini. Dan tibalah saatnya untuk live music.
#Anggap saja ini style BAD BOY saat manggung
Annisa sangat terkejut ketika melihat Darren yang mengisi acara di cafe itu. Begitu juga dengan Dela & Reva.
" Oppa, oppa." Teriak Dela dengan noraknya. Membuat fokus Darren ke arah teriakan itu. Darren melihat sekeliling dan ternyata ada Annisa juga.
Semua pengunjung cafe tertegun melihat look mereka yang so handsome terutama kaum hawa ya.Tapi biasa saja menurut Annisa.
" Selamat malam semua. Aku harap kalian menikmati persembahan dari kami." Sapa Darren pada seluruh pengunjung. Teriakan histeris Dela & Reva pada Bad Boys, membuat telinga Annisa merasa terganggu. Malam ini Darren menyanyikan lagu Ceria dari J-Rock.
🎶Hari ini kudendangkan
Lagu yang ingin kunyanyikan
Terkenang semua kenangan
Yang telah kualami
🎶 Ingin kubuka lembar baru
Untuk meneruskan hidupku
Tak mau lagi kesedihan
Selimuti diriku🎶🎹🎸🥁 Dan seterusnya sampai selesai.
" Bagus juga suara si cowok bad ini." Batin Annisa. Semua sangat menikmatinya di tambah dengan aksi panggung Darren dengan teman-temannya yang sangat memukau di tambah vokal Darren yang serak-serak basah & berpower sangat cocok untuk lagu yang dia bawakan. Diam-diam Annisa menikmati musik Darren. Darren suka bermusik sejak dulu & dia memang senang bermusik termasuk ketiga temannya itu, meski memiliki karakter yang berbeda namun untuk urusan musik mereka selalu kompak. Daripada mengurus perusahaan, Darren lebih senang bermusik, minatnya untuk mengurus perusahaan keluarga belum terlintas olehnya. Mungkin nunggu dapat hidayah kali ya, hahahahaha.
" Lagi... Lagi... Lagi.." Teriak histeris para pengunjung cafe.
" Ok. Satu persembahan lagi buat kalian, lagunya ini sangat mellow, jangan baper buat yang masih jomblo seperti saya, hehehe." Kata Darren dengan senyum kecilnya yang di sambut histeris para kaum hawa.
__ADS_1
" Cinta Sejati, Ari Lasso." Tambah Darren. Petikan gitar yang mellow begitu menghanyutkan suasana malam ini.
Buat para pembaca ada baiknya sambil baca cerita ini, play juga lagunya Ari Lasso ini ya, mari kita baper berjamaah.
🎶Aku jatuh cinta padamu
Sejak pertama kita bertemu
Dia menghuni relung hati
Kau 'tak pernah peduli
🎶Tuhan mengapa kau anugerahkan
Cinta yang 'tak mungkin 'tuk bersatu
Kau yang telah lama kucintai
Ada yang memiliki
🎶Cinta sejati
'Tak akan pernah mati
Selalu menghiasi ketulusan cinta ini
Harus senantiasa bersama
Lewati segala suka duka
Tiada cinta bicara
🎶Cinta sejati
'Tak akan pernah mati
Selalu menghiasi ketulusan cinta ini
🎶Cinta sejati
__ADS_1
'Tak akan pernah mati
Selalu menghiasi ketulusan cinta ini
🎶Dan kau selalu
Hanya diam membisu
Meskipun kau tahu
Betapa dalam cintaku
🎶Aku jatuh cinta padamu
Mata Darren sesekali mencuri pandang ke arah Annisa. Sesekali Darren menatapnya dengan tajam & tak ingin melepas pandangannya. Kevin yang memainkan gitar di samping Darren nampak sesekali memperhatikan tingkah Darren yang berdiri di sampingnya. Mata Darren begitu dalam menatap Annisa. Kevin pun terkekeh dengan sikap Darren. Dan Annisa entah mengapa dia hanyut dalam lagu yang di bawakan oleh Darren. Sesaat Annisa yang merasa di perhatikan Darren pun mencoba mengalihkan pandangannya dengan mengaduk-ngaduk minuman yang ada di hadapannya. Selesai penampilan Bad Boys, para pengunjung termasuk kaum hawa langsung lari menghampiri mereka untuk meminta foto termasuk Dela & Reva yang nggak ketinggalan. Dela & Reva menarik paksa Annisa untuk menuju arah panggung.
" Nggak mau ah." Tolak Annisa.
" Plisss, An. Sekali aja ya turutin & ikutin kita." Rengek Reva. Karena merasa tidak enak, dengan terpaksa Annisa menuruti Reva karena mereka lah yang selalu ada untuk Annisa.
"Ok." Jawab Annisa pasrah. Reva sangat bersemangat menarik tangan Annisa begitu juga dengan Dela. Akhirnya dengan berdesak-desakan Reva & Dela berjuang menarik tangan Annisa untuk sampai kedepan panggung and finaly. Annisa tertabrak salah satu penonton yang berdesakan dan hampir saja jatuh tapi dengan sigap Darren menangkap Annisa dengan posisi orang dansa kayak gitu deh karena posisi Annisa yang akan jatuh kebelakang. Kedua tangan Darren menyangga pinggang & punggung Annisa, sedangkan Annisa memejamkan matanya rapat sambil menyilangkan kedua tangannya di dada. Darren menatap heran melihat ekspresi Annisa yang seperti orang ketakutan. Dan momen itu di manfaatkan oleh Dela & Reva, jepret, jepret. Dengan segera Annisa segera berdiri.
" Makasih." Jawab Annisa singkat.
" Sorry." Singkat Darren sambil membantu Annisa berdiri. Annisa pun merapikan bajunya dan segera pergi begitu saja. Melihat Annisa berlalu tanpa pamit, Reva & Dela segera menyusulnya. Rupanya Annisa sudah masuk ke dalam mobil Dela. Mengetahui itu Dela & Reva segera menyusulnya masuk. Reva masih sibuk melihat hasil jepretannya tadi.
" Ini pose terbaik persis seperti cover film atau drama Korea." Takjub Reva melihat pose selfie mereka dengan BAD BOYS ditambah pose Darren&Annisa yang tadi.
" Coba lihat." Pinta Dela sambil melihat handphone Reva.
" Wih, keren lho pose kita. Lihat deh, An." Kata Dela sambil menujukkan hasil fotonya pada Annisa. Seketika Annisa kaget melihat posenya dengan Darren. Mata Annisa terbelalak.
" Kok ada aku. Terus kenapa kalian ngambil fotonya pas kayak gini. Gimana kalau yang lain tahu, pasti mereka mikir yang macam2." Annisa merasa khawatir.
" Tenang aja, aku nggak akan nyebarin foto ini kok. Lagian kan tadi nggak sengaja. Aku asal jepret aja, keburu di desak sama yang lain. Maaf ya, Annisa. Kalau nggak suka biar aku hapus." Kata Reva dengan memelas. Mendengar penjelasan sahabatnya itu Annisa pun tidak bisa marah karena semua itu faktor ketidak sengajaan.
" Udah nggak usah di hapus." Kata Annisa. Dela & Reva saling pandang dan senyum penuh kemenangan. Sesekali mereka ingin sekali melihat sahabatnya menikmati masa muda, toh masih dalam batas kewajaran. Akhirnya mereka pun memtuskan untuk pulang karena jam telah menunjukkan pukul 21.45.
Gimana nihhhh, pada baper nggak. Wajib di play yaaaaa lagu Cinta Sejati nya Kang Ari Lasso, biar semakin menjiwai...Di tunggu kritik&sarannya ❤️❤️❤️❤️
__ADS_1