
Maaf ya telat upload lagi ada ujian nih author, ujian hidup, hehehehehe..... Semangat bacanya dan minta bantuan kasih like&vote ya, supaya author makin semangat, terima kasih....
Keseokan harinya di kampus, Darren semakin menunjukkan kedekatannya bersama Annisa. Mereka tidak perlu berpura-pura lagi untuk tidak saling kenal. Kedatangan mereka berdua membuat 1 kampus gempar, semuanya saling berbisik, ada yang berbisik buruk tentang Annisa, ada yang berbisik buruk tentang Darren yang tidak pantas mendapatkan Annisa namun ada pula yang mendukung mereka.
" Kenapa mereka lihatin kita ya?" Kata Annisa pada Darren.
" Udah lah biarin aja." Kata Darren cuek sambil tetap menggandeng tangan Annisa penuh dengan percaya diri.
" Oh ya, aku boleh besok mengajak Dela dan Reva ke puncak?" Tanya Annisa.
" Boleh aja,kok." Kata Darren.
" Makasih, ya." Kata Annisa. Darren pun mengantar Annisa menuju kelasnya. Dan Darren pun kembali ke basecampnya.
" Cieeee.... pagi2 udah ada yang romantis2an bikin baper aja." Ledek Dela.
__ADS_1
" Aku perhatian kalian cocok juga, yang satu bad boy dan satunya lagi good girl jadi kalian saling melengkapi." Sahut Reva.
" Eh Annisa. Gimana sih rasanya punya suami enak nggak?? Apalagi oppa Darren?? Terus gimana rasanya malam pertama?" Cerocos Dela.
" Ya namanya di jodohin, pasti awalnya aku nggak terima tapi sejak aku mendengar tausyiah dari ustadz Alkatiri ya aku jadi sadar kalau jodoh itu memang unik, benar-benar unik. Aku mana pernah kepikiran buat nikah sama Darren. Ya sejak saat itu aku berusaha membuka hati aku buat Darren. Dan dia juga nggak se bad yang aku pikirkan. Dia tanggung jawab, sama istri juga loyal tapi aku nggak pernah minta apa2, semua yang aku pakai&miliki dia sendiri yang beliin, justru dia yang gila belanja, gila perawatan, kalah aku sebagai cewek." Terang Annisa. Membuat kedua sahabatnya hanya bisa berimajinasi membayangkan jika mereka punya pasangan seperti Darren.
" Bener kan yang aku bilang, cuek tapi perhatian ya begitulah oppa Korea." Sahut Dela.
" Iya tapi itukan cuma ada di Drama, Del." Kata Annisa.
" Coba deh kamu sekali-kali nonton drakor. Mulai aja dari full house. Pernikahan kontrak, yang awalnya benci jadi cinta. Persis kayak kamu sama Darren." Kata Dela.
" Ya sekali-kali lah, Annisa buat hiburan. Buat referensi hubungan kalian berdua juga biar makin sweet. Oh ya gimana malam pertama kalian?" Goda Reva.
" Kepo banget sih, menurut kalian gimana? Tanya aja sama Darren." Goda Annisa balik.
" Yah, kan aku tanya dulu nanti kalau enak aku juga mau buru taaruf." Sahut Reva sambil tertawa nyengir.
__ADS_1
" Ya kita masih jalani aja, kita pacaran dulu aja lah, namanya di jodohkan jadi ya kita berusaha memupuk cinta dulu aja." Kata Annisa.
" Hmmm beruntung kamu. Jadi nggak nambah dosa langsung nikah. Oppa Darren juga beruntung dia bisa taaruf sama kamu. Berapa banyak tu mantan pacar oppa."
" Hmmm aku yang pertama dan terakhir." Jawab Annisa singkat.
" Sumpah kamu, An. Hebat dong, ya secara dia ganteng, kaya, pinter, kurang apalgi coba. Mau cewek macam apa tinggal nunjuk." Sahut Dela.
" Ya gitu deh. Oh ya besok aku mau ke puncak sama Darren dan juga sama Bad Boys yang lain. Kalian kalau mau boleh ikut."
" Beneran nih. Aku mau deh." Kata Reva dengan semangat.
" Aku juga mau." Sahut Dela.
" Okey besok pagi kita berangkat. Kalian ke appartemen tempat aku tinggal ya. Kalian naik taxi online aja, nanti berangkat 1 mobil sama aku dan Darren."
" Oke." Kata Dela&Reva kompak.
__ADS_1