Jihad Cinta

Jihad Cinta
EPISODE 29~ Mendadak Desainer ~


__ADS_3

Hallo... Jangan bosan mampir dan kritik sarannya di tunggu ya 😘


Dua minggu sudah pernikahan Darren dan Annisa berjalan tanpa orang yang tahu, mereka masih menyembunyikannya. Bahkan Annisa pun tidak berani jujur pada Dela&Reva. Apalgi Annisa menikah dengan cowok idola kampus, tampan, kaya&sempurna di mata para kaum hawa. Seperti biasa para gadis di kampus masih mengejar&mengrumuni Darren bak artis Korea.


Apalgi ini adalah hari dimana Darren wisuda dan mendapat gelar S2. Bad Boys menjadi bintang hari ini, termasuk Adam yang hari ini juga ikut wisuda. Dan sejak kejadian HOT KISS, Darren pun takut dan ragu untuk menyentuh Annisa. Selama dua minggu itu, mereka lebih bersikap seperti seorang teman namun Annisa tetap melaksanakn tugasnya sebagai istri untuk memasak dan melayani perut Darren supaya tidak kelaparan.


Meskipun sebenarnya Darren juga sudah amat sangat menahan hasratnya sebagai seorang laki-laki dewasa. Siapa yang bisa tahan satu atap dengan gadis yang cantik. Dan selama dua minggu itu pula, Darren sering pergi malam dan pulang pagi hanya untuk pergi minum, kadang dia pergi sendiri, kadang bersama teman-temannya. Setiap jam 10 malam, Darren keluar, setiap subuh,baru dia pulang dengan keadaan mabuk.


Darren menyiksa dirinya sendiri, daripada dia harus di rumah namun dia tidak bisa melakukan apa-apa pada istrinya. Dan sikap Annisa pun masih tetap sama, sebenarnya Annisa sedih karena belum bisa merubah Darren. Darren bahkan semakin bersikap dingin padanya sejak kejadian itu, mereka lebih jarang berbicara daripada sebelumnya. Namun Annisa senang karena Darren masih mau memakan masakan buatannya. Darren lebih menjaga jarak dengannya. Entah kenapa sikap Darren membuat Annisa merasa bersalah&merasa tidak nyaman serumah dengan Darren.


Hari ini Annisa membantu Darren bersiap2 untuk wisuda. Annisa menyiapkan setelan jas yang cocok untuk Darren, sepatu, jam tangan, ikat pinggang dan Dasi. Annisa begitu pintar menata fashion Darren.


" Itu bajumu sudah aku siapkan." Kata Annisa yang sibuk memasak di dapur. Darren yang baru saja selesai mandi langsung melihat baju yang sudah di siapkan di atas kasur.


" Hmmm bagus juga selera Annisa. Yah pantas saja, dia kan mengambil fakultas fashion desainer. " Gumam Darren. Darren pun segera siap-siap.


" Annisa... Bisa bantu aku." Teriak Darren dari dalam.


" Iya,sebentar." Sahut Annisa yang segera mencuci tangan lalu menghampri Darren ke kamar.


" Tolong bantu aku pakai Dasi, aku lupa caranya." Kata Darren sambil mengotak-atik dasinya. Annisa pun segera membantu Darren memakai dasi, serta merapikan baju Darren.


" Jangan pakai anting ya, yang formal saja."


" Oke. Aku ingin kamu menata rambutku." Kata Darren yanh sebenarnya dia ingin mencari perhatian Annisa.


" Biasanya kan kamu menata sendiri, kamu kan juga hebat."

__ADS_1


" Kamu kan sudah memilihkan semua style ku hari ini jadi ya sekalian aja sama rambutnya." Rajuk Darren.


" Aku kan lagi masak Darren."


" Udah nggak apa2, aku ingin beda saja." Pinta Darren.


" Ya, baiklah." Jawab Annisa pasrah. Permintaan bercinta belum bisa di penuhi, jadi masak hanya merapikan rambutnya saja Annisa juga harus menolak. Annisa mengambil sisir, menyasak bagian depannya sedikit lalu menyemprotnya dengan hair spray supya tahan lama lalu menyenmprotnya dengan cat spray warna coklat. Taraaaaaa, jadi deh.


" Wow aku sungguh merasa beda." Takjub Darren.


" Hahaha, ternyata aku bisa juga bikin kamu


tampan." Goda Annisa.


" Aku kan memang tampan dari lahir." Tambah Darren dengan rasa percaya diri yang super,hehehe.



"Terima kasih istriku." Kata Darren sambil mengecup kening Annisa sekilas.


" Cepat ambil handphone ku, tolong foto aku ya. Aku akan duduk di sofa dekat jendela. Dan aku akan bergaya seolah olah tidak menghadap kamera jadi seperti candid momen." Kata Darren dengan semangat.


" Apa? Kamu ini narsis banget sih. Aku yang cewek aja nggak segitunya." Gumam Annisa. Darren pun segera berpose dan jepret...jepret...jepret...


" Nih." Kata Annisa sambil menyodorkan handphone Darren.


" Wah, ternyata kamu bakat jadi forografer juga ya. Mana handphone kamu."

__ADS_1


" Buat apa sih?" Tanya Annisa.


" Udah jangan cerewet." Kata Darren. Annisa segera memgambil handphonenya.


" Nih mau apalagi sih?" Annisa heran dengan tingkah suaminya pagi ini yang super narsis.


" Ya ampun, handphone kamu nggak update banget sih. Hmmm masak istri seorang Darren hape katrok gini. Setelah aku selesai wisuda kita ke mall. Aku akan belikan kamu Handphone yang sama denganku." Kata Darren. Ya Handphone Darren samsung keluaran terbaru yang bisa di lipat dan bisa juga selebar ipad.


" Terus aja kamu hina aku, buat aku yang penting bisa buat komunikasi." Bantah Annisa. Darren masih sibuk mengotak atik handphone Annisa. Profil kontak, walpaper handphone foto Darren terpampang di sana, bahkan nama profil kontak pun Darren menggantinya dengan" Suami Tampanku", setelah selesai Darren mengembalikannya.


" Nih." Kata Darren. Annisa pun kaget melihat nama kontak Darren di handphonenya dan juga foto profil serta walpaper adalah foto Darren.


" Gimana kalau yang lain tau Darren? Kamu sendirikan yang bilang jangan di publikasikan?" Keluh Annisa dengan kesal.


" Ya bilang saja kamu ngefans sama aku dan nanti saat wisuda aku ingin kita foto bersama tolong kamu sekarang selsesaikan memasak dan dandan yang cantik di hari spesialku."


" Terus aku mau pakai alasan apa Darren buat foto sama kamu?"


" Ya bilang aja kamu ngefans sama aku lah. Awas ya kalau kamu hapus dan menggantinya." Jawab Darren dengan entengnya.


"Hiiiiiiiiihhhhhh......" Annisa mengepalkan tangannya karena gemas dengan tingkah Darren.


Annisa pun melanjutkan memasaknya, kemudian mandi dan siap2. Sedangkan Darren dari tadi masih sibuk bercermin, berputar di depan kaca dan sesekali selfi, dia merasa sangat tampan dan sangat bahagia karena istrinyalah yang mendandaninya. Melihat tingkah Darren yang berlebihan membuat Annisa menepuk jidatnya berkali-kali.


" Dasar banci kamera." Gumam Annisa.


" Cepat keluar aku mau siap2" Kata Annisa. Tanpa membantah Darren pun segera keluar. Annisa memakai baju gamis formal dengan warna yang senada seperti stelan jas Darren. Gamis Annisa dilapisi dengan brokat, glitter2 serta ada kombinasi songketnya,sungguh cantik dan tentu itu bukan baju murah. Annisa mengambil tas mahal&juga sepatu mahal yang sudah pasti bermerk tentu saja Darren lah yang memaksa Annisa untuk di belanjakan Karena selama menikah, Annisa tidak pernah meminta apa-apa selalu saja Darren yang mengajaknya belanja dengan nominal yang selalu membuat Annisa pusing. Sekalipun Darren telah memberikan kartu kredit pada Annisa, Annisa pun tidak pernah menggunakannya. Jika butuh pun hanya untuk belanja isi dapur. Terkadang Darren heran dengan sikap Annisa, jaman now masih ada cewek seperti Annisa. Beruntunglah kamu Darren.

__ADS_1


__ADS_2