Jihad Cinta

Jihad Cinta
EPISODE 15~ Cemburu ~


__ADS_3

Sesampainya di rumah sakit. Annisa, Darren dan Mamanya segera menuju ruang ICU.


" Gimana Pak, apa dokter sudah memeriksanya."Tanya Darren khawatir pada Pak Rudi.


" Kata dokter masih sama, tuan muda belum ada kabar."


" Pak Rudi. Ini buat Pak Rudi. Bapak makan dulu saja sebaiknya dan ini baju Pak Rudi. Tadi Annisa minta tolong sama Bi Inah." Kata Annisa sambil menyodorkan rantang kecil berisi makanan&paper bag berisi baju pada Rudi.


" Seharusnya Non, nggak usah repot-repot." Kata Pak Rudi dengan sungkan. Dia tidak menyangka bahwa Annisa juga sangat perhatian padanya.


" Sudah, Pak Rudi bersih2 dulu saja." Sahut Bu Mita.


" Baik, Bu. Saya permisi dulu."


" Ya Allah baik banget Non Annisa." Batin Pak Rudi.


#Di Kampus, basecamp BAD BOYS...


" Eh di Darren kemana sih, nggak nongol-nongol sampai siang gini." Tanya Rio.


" Mungkin dia masih mabuk kali, jadinya bolos." Sahut Tori.


" Coba gue telpon dia. Gue tadi pagi coba hubungi dia nggak diangkat." Kata Kevin. Kevin segera menelepon Darren. Saat ini Darren masih di ruang tunggu, duduk dengan penuh rasa gelisah karena papanya belum sadar juga. Tiba-Tiba handphone nya berdering.


" Iya, Vin." Kata dengan suara seolah-olah dia sedang baik-baik saja.


" Lo nggak ngampus. Lo kenapa? Gue hubungi handphone lo gk ada jawaban?"

__ADS_1


" Oh, sorry gue baru aja ngecek handphone, gue silent. Dan gue lagi males aja,gue pingin istirahat dan pingin sendiri dulu." Kata Darren yang tidak mau mengatakan yang sebenarnya pada sahabtnya.


" Syukurlah kalau lo nggak apa-apa, gue sempat khawatir aja. Oke kalau gitu, lo istirahat aja. Bye."


" Thanks, Bye."


Mendengar percakapan Darren, Annisa tidak menyangka jika Darren tidak mau membagi kesedihannya pada sahabat-sahabtnya. Dia coba menanggungnya tanpa harus orang lain tahu, lebih baik orang lain tahu saat dia Happy daripada tahu dia sedang menderita. Annisa merasa tersentuh dengan sikap Darren. Tiba-tiba gantian handphone Annisa yang berdering.


" Assalamualaikum..." Sapa Adam.


" Walaikimsalam Kak Adam." Jawab Annisa yang mencoba menjauh dari keluarganya&keluarga Darren karena takut salah paham.


" Kamu kenapa nggak masuk?"


" Oh, maaf kak. Annisa lagi nggak enak badan saja." Kata Annisa beralasan.


" Kamu sakit, aku kerumah kamu ya."


" Oh... begitu. Ya sudah, kamu istirahat ya. Cepat sembuh Annisa. Aku ingin segera melihat kamu lagi."


" Iya, Kak makasih."


" Assalamualaikum Annisa."


" Waalaikum salam, Kak Adam." Annisa sungguh tidak menyadari bahwa ada yang menguping pembicaraannya dengan Adam. Dareen berdiri di belakang Annisa sambil membungkukkan badannya mendekat pada telinga Annisa. Annisa pun berbalik dengan sangat kaget,mata mereka saling bertemu dan jarak mereka sengat dekat.


" Astaghfirullah... Darren." Kata Annisa kaget.

__ADS_1


" Lo nguping?" Annisa segera menjauhkan badannya dari Darren. Namun Darren tetap membungkuk sambil menatap Annisa.


" Siapa yang telpon?" Selidik Darren.


" Bukan urusan lo." Ketus Annisa.


" Tolong, jagain nyokap gue. Gue mau disini. Please nanti lo nginep."


" Tapi kita belum muhrim, enak aja."


" Eh bodoh, gue tidur di rumah sakit dan lo tidur di rumah sama nyokap gue." Jelas Darren.


" Iya, gue mau." Kata Annisa tanpa proten tanpa penolakan. Darren pun kembali ke kursi ruang tunggu. Annisa pun menghela nafas panjang, Annisa sangat takut dengan tatapan Darren membuat nafasnya sesak saat melihat tatapan mata Darren.


" Tante-Om Darren boleh minta tolong Annisa untuk jagain Mama malam ini. Annisa biar nginep di rumah, soalnya Darren dan Pak Rudi mau jagain Papa dan nginep di rumah sakit. Saya khawatir kalau mama juga nanti ikutan drop."


" Iya, Nak. Boleh kok." Kata Pak Amir.


" Terima kasih ya, Om."


Jam menunjukkan pukul 7 malam. Annisa, Ayah&Ibunya baru saja dari mushola rumah sakit. Mereka baru saja menyelesaikan sholat isya' tak lupa mereka berdoa untuk kesembuhan Pak Surya.


" Mama, Annisa, Om&tante lebih baik kalian segera pulang dan istirahat. Biar Pak Rudi yang mengantar. Darren akan tunggu disini. Pak tolong antar mereka ya."


" Baik, tuan muda."


" Habis ngantar, Pak Rudi balik lagi kesini."

__ADS_1


" Siap, Tuan."


Gimana??? Masih semangat bacakan???? Di tunggu ya kritik sarannya.......love kalian 😍😍😍


__ADS_2