
Malam hari Kevin sedang memandangi foto seorang bayi perempuan yang berusia 10 bulan.
FLASHBACK
Bayi itu adalah adik perempuan Kevin, saat itu Kevin berusia 5 tahun sedang mengajak adiknya bermain di taman dekat rumah dengan menggunakan stroller karena saat itu mamanya sedang memasak. Adiknya berada di kereta dorong sedangkan Kevin sedang menunjukkan keahlian main bolanya di depan adiknya supaya adiknya bisa tertawa. Kevin sangat menyayangi adiknya. Saat Kevin bermain bola, bolanya menggelinding cukup jauh. Kevin meninggalkan adiknya dan mengambil bola itu, namun saat Kevin kembali, adiknya sudah tidak ada. Kevin menangis mencari adiknya, Kevin pun tidak berani pulang dan terus berkeliling komplek serta jalanan untuk mencari adiknya.
" Abel, dimana kamu? Jangan pergi Abel? Kamu kemana?" hiks, hiks, hiks. Hingga senja mulai menyapa, Kevin baru memberanikan diri untuk pulang. Mama Kevin kaget saat melihat Kevin membawa stroller kosong dan Kevin dalam keadaan lusuh serta menangis sesenggukan.
" Kamu kenapa, nak? Kemana Abel?" Kata Mama Kevin sambil menggoyang-goyangkan tubuh anaknya.
__ADS_1
" Abel hilang mah, tadi Kevin sudah berusaha mencari Abel tapi tidak ketemu mah. Maafin Kevin mah. Tadi Kevin hanya meninggalkannya sebentar untuk mengambil bola tapi setelah Kevin kembali Abel sudah nggak ada di stroller." Ucap Kevin yang tidak berhenti menangis. Mama Kevin pun shock lalu pingsan. Kevin pun menelepon papanya yang masih di kantor. Tak lama kemudian, Papa Kevin datang dan langsung membopong Mama Kevin ke kamar. Papa Kevin pun mengoleskan minyak kayu putih ke hidung Mama Kevin dan akhirnya sadar.
" Pah, Abel Pah. Abel hilang pah di culik pah." Kata Mama Kevin yang berusaha melindungi Kevin karena Mama Kevin pun merasa bersalah karena tega membiarkan Kevin juga Abel bermain di taman sendirian.
" Ya Allah mah. Kenapa bisa gini pah?"
" Abel hilang di taman tadi Pah. Pasti ada yang menculiknya cepat Pah hubungi polisi." Mama Kevin pun terus menangis sambil memeluk Kevin. Papa Kevin segera menelpon polosi dan meminta tolong orang suruhannya untuk mencari Abel.
" Kita nggak usah saling menyalahkan ya, ini semua musibah. Kita harus sabar dan berdoa terus semoga ada ke ajaiban." Kata Papa Kevin dengan bijak. Jam telah menunjukkan pukul 2 pagi, Papa Kevin menerima telpon dari polisi.
__ADS_1
" Pak Hans, ternyata anak bapak di bawa oleh orang gila. Namun orang gila itu meninggal karena tabrak lari dan di temukan boneka helo kitty di samping orang gila itu. Mayat orang gila ini di temukan di jalanan dekat jurang. Kemungkinan anak bapak juga tertabrak lalu terpental dan jatuh ke jurang. Sekali lagi maaf, Pak. Kami harap bapak bisa segera ke TKP." Kata Pak Polisi.
" Apa, Pak. Baik Pak kami akan segera kesana." Pak Hans, Istrinya dan juga Kevin pun ikut menuju TKP. Sesampainya disana Mama Kevin menangis histeris sambil memeluk boneka heli kitty kesayangan Abel.
" Tim SAR sudah berusaha mencarinya, Pak. Karena di bawah jurang sana ada sungai dengan arus cukup deras. Bisa jadi kemungkinan anak bapak sudah meninggal dan hanyut di sungai itu atau di makan hewan buas." Penjelasan Pak Polisi. Pak Hans pun terduduk lemas meratapai nasib anaknya yang masih kecil dan tidak berdosa. Kevin pun menangis dan berkali-kali mengucapkan maaf pada orang tuanya dan pada adiknya.
FLASHBACK END
Kevin pun tenggelam dalam lamunan masa lalunya, hingga tanpa sadar air matanya pun menetes namun lamunannya pun buyar saat Rachel datang dengan marah-marah. Kevin segera mengusap air matanya dan menemui Rachel.
__ADS_1
" Aku nggak mau putus." Kata Rachel.
" Keputusan aku udah bulat. Aku udah jijik sama kelakuan kamu yang seperti itu. Memalukan. Kamu itu perempuan tapi hati kamu itu sadis. Aku nggak nyangka kalau kamu tega berbuat seperti itu. Lupakan hubungan kita dan kembali ke Amerika." Kata Kevin dengan tegas.