Jihad Cinta

Jihad Cinta
EPISODE 28~ CINCIN ~


__ADS_3

Selamat membaca yaaaa....Maaf kalau selama nulis banyak typonya, mohon maap yaaaa


Annisa masih mengurung diri di kamar mandi,


begitu juga dengan Darren yang masih terduduk di tepi tempat tidur. Ekspresi mereka seperti orang yang berdosa-frustasi, seolah-olah mereka telah melakukan dosa besar. Annisa masih bingung untuk memastikannya karena ini adalah ciuman pertamanya. Di benak Annisa ada rasa bersalah pada Darren karena dia merasa belum bisa memberikan seutuhnya dirinya, namun dia juga merasa malu dengan apa yang terjadi tadi karena ada lelaki yang menjamah&menciuminya seperti tadi, namun tidak di pungkiri Annisa menikmati. Annisa tetaplah manusia biasa apalagi di usia yang masih 19thn.


" Aaaaaaaaaaaaaaaa......" Teriak frustasi Annisa sambil mengacak-ngacak rambutnya. Mendengar teriakan Annisa, Darren merasa kaget takut terjadi apa-apa pada Annisa.


" Annisa... kamu nggak apa-apa" Teriak Darren sambil mengetuk pintu kamar mandi. Ya, kamar mandi apartemen memang terletak di dalam kamar.


" I...ya nggak apa-apa." Sahut Annisa dari dalam. Saat mengaca di toilet kamar mandi, Annisa sungguh kaget melihat bibirnya memerah sedikit bengkah seperti di gigit semut. Annisa pun dengan marah segera membuka pintu kamar mandi. Lalu dia mendorong Darren dengan keras dan membuatnya terjatuh.


" Aaawwwww...." Kata Darren mengaduh.


" Kamu kenapa sih?" Tanya Darren.


" Kenapa... kenapa... ini lihat bibirku seperti di gigit semut. Semut Jantan berkepala manusia." Kata Annisa sambil marah2. Darren segera berdiri dan memperhatikan bibir manis Annisa itu bengkak sedikit.


" Seganas itukah aku hingga bibirnya terluka." Batin Darren.

__ADS_1


" Ya sorry... Gue khilaf."


" Kenapa kayak orang habis di gigit semut gini, bengkak. Kamu apain sih tadi. Kayaknya kamu ini pengalaman banget, berapa cewek yang kamu giniin?" Tanya Annisa dengan nada tinggi.


" Apaan sih, aku emang bad tapi aku bukan cowok brengsek. Kamu yang pertama Annisa. Aku ciuman juga baru sama kamu. Buktinya kamu menikmati gigitan kecilku, kan" Kata Darren sambil menggaruk kepalanya. Annisa sungguh tidak menyangka jika Darren baru melakukannya pertama kali dengannya. Ternyata Darren bukan cowok brengsek seperti yang dia pikirkan.


" Habisnya aku nggak tahan lihat kamu, kamu begitu indah Annisa, pertama kalinya aku melihat keindahan wanita yang sesungguhnya. Ya mungkin aku sering ke club lihat cewek seksi dan pake pakaian terbuka tapi entah kenapa aku tidak tertarik atau bahkan nafsu, tapi saat aku melihat kamu berpakaian seperti itu, entah kenapa aku hilang kendali." Kata Darren dengan jujur.


" Lalu kapan aku bisa miliki kamu seutuhnya?" Tanya Darren lagi. Mendengar pernyataan Darren, Annisa langsung melirik tajam ke arah Darren.


" Kalau kamu sudah pintar mengaji, rajin sholat dan bisa khatam Al Quran, kamu bisa miliki aku sepenuhnya." Kata Annisa dengan tegas.


" Ya nggak mungkin lah aku mau umbar-umbar aurat aku."


" Maaf ya, kalau aku meninggalkan bekas merah, gimana kalau nanti gawang pertahanan kamu aku jebol, apa kamu juga marah?" Goda Darren.


" Udah aku males bahas, aku mau makan."


 

__ADS_1


❤️❤️❤️❤️


 


Keesokan paginya di kampus, Dela&Reva kaget melihat cincin yang melingkar di jari manis Annisa.


" Annisa, cincin kamu bagus banget. Jangan-jangan ini cincin dari Adam." Tebak Dela.


" Gila, bagus banget An." Tambah Reva sambil memegang tangan kiri Annisa.


" Ini cincin mainan kali hadiah chiki." Sahut Annisa dengan polosnya.


" Emangnya kita anak kecil apa di bohongi segala." Kata Dela.


" Beneran mainan, ini imitasi. Waktu aku kepasar lagi belanja, lihatnya lucu aja jadinya aku beli." Kata Annisa yang berbohong.


" Udah ah ngapain bahas cincin, mending kita bahas desain tema musim panas." Lanjut Annisa.


" Maafin aku Del, Rev. Aku terpaksa berbohong" Batin Annisa.

__ADS_1


__ADS_2