Kaisar Dewa Kristal

Kaisar Dewa Kristal
Chapter 111 Serangan Sekte Iblis Malam


__ADS_3

" Karena kau sudah tahu maka hari ini juga kau akan mati." Ucap Lian Rong lalu sekujur tubuhnya diselimuti oleh asap hitam kemerahan.Kulitnya yang awalnya berwarna sawo matang menjadi merah, dan di kepalanya tumbuh sepasang tanduk kerbau.


" Benar-benar Iblis." Ucap Ling San.


" Ha..ha..ha..ha..ha..ha.. Kalian semua akan kujadikan sebagai nutrisi untuk meningkatkan kekuatanmu." Ucapnya lalu melesat kearah Ling San.


" Kau sudah berani menghancurkan klan Lian. Dan kau juga yang akan menjadi korbanku." Ucapnya.


Wuuusssss


Wuuuussss


Wuuuussss


Wuuuussss


Lian Rong melepaskan pukulan bertubi-tubi kearah Ling San. Tapi, semua serangannya itu berhasil dipatahkan ataupun dihindari oleh Ling San.


" Tapak Bumi" Ucap Ling San.


Wuuuussss


Booooooommm


Tapak Ling San melesat kearah Lian Rong dengan cepat. Tapi, disisi lain, Lian Rong juga membuat sebuah tapak untuk menahan tapak Ling San. Akhirnya ledakan pun terjadi saat kedua tapak itu bertabrakan.


" Kekuatanmu lumayan juga. Tapi, kau tidak akan bisa mengalahkanku." Ucap Lian Rong dengan sombongnya.


" Berhentilah bersikap sombong seakan-akan kau itu adalah yang terkuat." Ucap Ling San yang sudah ada dibelakang Lian Rong.


Boooooommmm


Ling San lalu menghantamkan telapak tangannya yang dilapisi oleh energi semesta kepunggung Lian Rong. Serangan yang tiba-tiba itu membuay Lian Rong sama sekali tidak dapat menahan ataupun menghindari serangan dari Ling San.


" Hm, ada ribuan orang yang datang kesini." Gumam Ling San.


" Saudara Yang, siapkan dirimu. Didepan sana ada ribuan pasukan yang bergerak menuju ke kota ini." Ucap Ling San melalui telepati.


" Para warga sekalian. Berlindunglah ditempat yang aman, karena ada ribuan pasukan yang menuju ke sini." Ucap Wou Yang.


Mendengar ucapan Wou Yang para warga langsung kembali kekediaman masing-masing dan menutup pintu serta ventilasi udara rapat-rapat lalu bersembunyi.


Booooommmm


Karena Ling San terfokus kepada para warga, sebuah tapak mengenainya sehingga Ling San terpental kebelakang.


" Apakah kau sedang memikirkan kematianmu?" Tanya Lian Rong.


" Kata siapa jenderal pengkhianat?" Tanya Ling San lalu kembali menghilang dan muncul dihadapan Lian Rong. Ling San dengan sengaja menaburkan serbuk kristal kedalam tanah, tujuannya untuk mengendalikan kristal-kriatal yang ada didalam tanah.


Swiiiiinnngggg


Swiiiiiinnnggg


Tiba-tiba, kristal-kristal muncul dari dalam tanah dan menyerang kearah Lian Rong.


Kristal-kristal itu juga memperkuat pagar wilayah tersebut serta meninggikannya dan memblokir semua pintu masuk.


" Apa-apaan ini. Kenapa dia bisa mengendalikan kristal-kriatal ini?" Tanyanya.

__ADS_1


Sriiiinnnggg


Sriiiinnnggg


Kristal-kristal yang muncul dari dalam tanah kemudian berubah menjadi ratusan rantai dan mengikat Lian Rong.


" Akkhhh, lepaskan aku sialan." Teriak Lian Rong.


" Memangnya pantas membebaskan pengkhianat sepertimu?" Tanya Ling San.


Lalu, kristal-kristal yang bertebaran di udara menyelimuti tubuh Lian Rong. Kristal-kristal itu membuat tubuh Lian Rong berubah menjadi kristal sehingga dia tidak daoat bergerak sama sekali.


" Lepaskan aku sialan." Teriaknya.


" Lebih baik kau diam saja." Ucap Ling San


" Jika aku berhasil lepas maka aku tidak akan melepaskan kalian semua." Ucapnya.


Sreeeeekkkk


Tak lama setelah dia menyelesaikan ucapannya, kepala Lain Rong sudah terlepas dari tubuhnya.


" Kenapa kau membunuhnya?" Tanya Ling San.


" Ya habisnya dia terlalu berisik." Jawab Wou Yang.


" Seharusnya kita tanya dia dulu darimana mereka mempelajari teknik kultivasi iblis." Ucap Ling San.


" He..he..he..he.. Maaf aku tidak kepikiran soal itu." Ucap Wou Yang.


" Sekarang ayo kita sambut pasukan yang menuju ke sini." Ucap Ling San.


" Mana aku tahu." Jawab Ling San.


" Apakah kau mengetahui ciri-ciri pakaian yang dikenakannya?" Tanya Wou Yang.


" Aku tidak tahu. Aku hanya merasakan kedatangan mereka saja." Jawab Ling San.


" Mereka sudah datang." Ucap Ling San sambil menatap ke arah selatan.


" Sekte Iblis Malam." Ucap Wou Yang.


" Apakah kau mengetahui tentang sekte mereka?" Tanya Ling San


" Mereka berasal dari sekte Iblis Malam. Satu-satunya menggunakan metode kultivasi iblis di alam dewa. Walaupun masih banyak sekte aliran hitam, tapi hanya sekte Iblis malamlah yang menggunakan metode kultivasi Iblis." Jelas Wou Yang.


" Bagaimana kau banyak tentang mereka?" Tanya Ling San.


" Mereka dulu menculikku sewaktu aku berumur 10 tahun. Aku ingin dijadikan tumbal oleh mereka. Untungnya, aku diselamatkan oleh seorang pengembara dan membawaku ke sekte Teratai Giok." Jawab Woi Yang.


" Apakah anda yakin anak itu ada disini?" Tanya seorang pria setengah baya yang tak lain adalah tetua kedua sekte Iblis Malam.


" Cermin pelacak itu tidak mungkin salah." Jawab tetu agung sekte Iblis Malam.


" Booooooommmmmmmm


Disaat mereka sedang mengobrol, dua buah serangan melesat kearah mereka. Serangan itu tak lain adalah serangan yang dilepaskan oleh Ling San dan Wou Yang.


" Siapa yang menyerang kami?" Tanya tetua pertama.

__ADS_1


" Kurasa aku tidak alasan untuk menyerang kalian karena sudah jelas jika kalian memiliki niat yang tidak baik." Ucap Ling San yang tiba-tiba muncul di hadapan mereka semua.


" Sekte Iblis Malam tidak pernah memiliki niat yang baik jika mereka pergi dengan membawa ribuan pasukan."Ucap Wou Yang.


" Sialan.Tangkap kedua pemuda itu." Pintah tetua agung.


Hyaaaattttttt


Hyaaattttt


Sekitar sepuluh orang murid elit sekte Iblis malam mengepung Ling San dan Wou Yang dari berbagai sisi.


" Formasi rantai iblis." Ucap kesepuluh murid itu bersamaan.


" Tidak secepat itu ferguso." Ucap Ling San lalu sepuluh buah tapak menyerang kesepuluh murid sekte Iblis malam.


" Jangan menyerang tanpa menyusun rencana terlebih dahulu." Ucap Wou Yang.


" Habisi saja mereka. Aku bosan melihat wajah-wajah orang bodoh seperti mereka." Ucap Ling San.


Wuuuuuussss


Wuuuussss


Mereka berdua lalu melesat kearah kerumunan pasukan dari sekte Iblis malam dan menyerang mereka dengan serangan tiba-tiba.


Sreeeeekkkk


Sreeeeekkkk


Sreeeeekkkk


Satu persatu pasukan sekte yang berada dibarisan paling belakang mengerang kesakitan. Serta tubuh mereka ambruk ketanah.


" Apa? bagaimana bisa mereka membunuh pasukan yang berada di barisan belakang? Bukannya tadi mereka ada di depan kita?" Tanya seorang murid sekte.


" Bertanyanya nanti saja. Kita urus dulu dua b*********n itu." Ucap yang lain.


Wuuuusss


Wuuussss


Ling San kemudian membentuk 5 bayangan dirinya sendiri. Bayangan-bayangan Ling San itu kemudian menyerang pasukan Sekte Iblis Malam.


Triiiinngg


Triiinnggg


Triiiinngg


Dentingan logam terdengar diudara akibat benturan dua senjata. Bahkan sudah ada beberapa tubuh yang tak bernyawa ambruk ketanah.


" Tebasan Teratai surga." Ucap Wou Yang.


Sriiiinnnggg


Sebuah teratai besar berwarna putih melesat kearah kumpulan pasukan sekte Iblis Malam.


Satu serangan itu meledakkan tubuh murid sekte yang terkena.

__ADS_1


" Sialan. Sejak kapan ada orang lain yang yang bisa menggunakan teknik pedang teratai selain murid sekte Teratai Giok?" Tanya salah satu murid sekte Iblis Malam.


__ADS_2