
" Mungkin, sebaiknya aku pulang saja." Ucap Ling San lalu menghilang.
Wusssss
Tap
Tap
Hanya beberapa tarikan nafas saja, Ling San sudah muncul di halaman rumahnya.
" Kok, sepi?" Tanya Ling San.
Karena penasaran, Ling San kemudian berjalan memasuki rumah dan memeriksa setiap kamar yang ada di sana.
" Kakak." Ucap dua anak kecil yang berlari memeluk Ling San.
" Tuan, maaf karena aku tidak dapat menjaga ayah tuan dengan baik." Ucap Long Qing.
" Tidak apa-apa paman. Seharusnya aku juga tidak memanggilmu kesana." Ucap Long Qing.
" Ini hanyalah tubuh bayanganku saja, tuan." jelas Long Qing.
" Paman, dimana ayah dan ibuku?" Tanya Ling San.
" Mereka dibawa ke Utara. kalau tidak salah dengar, mereka berasal dari klan San. sementara anggota klan Ling lainnya dibawa ke klan Wei." Jawab Long Qing.
Sebenarnya, bisa saja, Long Qing menyelamatkan orang tua Ling San, tapi ayah dan ibu Ling San menyuruh Long Qing untuk menyelamatkan Long Qiu dan Ling Yue.
" Yue, apakah kau mau ikut dengan kakak?" Tanya Ling San..
" Mau, kak. Yue takut disini. paman dan yang lainnya sudah bunuh, dan semua orang di bawa pergi oleh mereka." Jawab Ling Yue sambil menangis.
" Adik, ada apa ini? kenapa klan terlihat sepi?" Tanya Ling Wu.
" Mereka semua dibawa ke klan San dan dijadikan sandera, termasuk ayah dan ibuku serta paman Ling Dan aku tidak tahu apa yang terjadi." Jelas Ling San.
" Kalau begitu, ayo kita pergi dan hancurkan klan biadab itu." Ucap Ling Guang dengan amarah yang sudah memuncak.
" Tunggu dulu, kak. Aku harus membawa adikku dan Qiu'er kesuatu tempat sekaligus memanggil pasukan." Ucap Ling San.
" Pasukan, apakah kau sudah membentuk sebuah pasukan?" Tanya Ling Fei.
" Ya, kak." Jawab Ling San.
Ling San kemudian mengeluarkan jubah putih dari cincin ruangnya dan memakainya, lalu dia memutar logo bintang di sudut kanan jubah itu.
" Paman, bawah pasukan Aegis air ke klan Ling sekarang." Pintah Ling San.
Wussss
Tak lama kemudian, sebuah portal terbuka, dan dari dalam portal itu, Bai Long dan para pasukan Aegis air keluar dan memberi hormat kepada Ling San.
" Paman, aku punya tugas untuk kalian." Ucap Ling San.
" Kami siap melaksanakan tugas dari anda, tuan." Ucap para pasukan Aegis air.
" Tugas kalian, adalah pergi ke klan Wei. Hancurkan klan Wei hingga ke akar-akarnya." Pintah Ling San.
" Baik, tuan." Jawab Bai Long lalu dia dan pasukannya kemudian menghilang dari pandangan Ling San dan yang lainnya.
" Sangat kuat." Gumam Ling Wei.
" Oh, iya kak. Ini jubah untuk kalian." Ucap Ling San.
" Terima kasih adik." Ucap mereka bertiga lalu memakai jubah itu.
" Klan San, kalian sudah menyekap ayah dan ibuku. Tunggu saja, aku akan membawa kehancuran untuk kalian." Ucap Ling San.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian, Long Qing juga keluar dari dalam portal dan membawa Long Qiu dan Ling Yue masuk kedalam portal.
Wussss
Mereka berempat kemudian melesat keutara. Tujuan mereka adalah lembah kesunyian, tempat dimana klan San berada. Lembah kesunyian sendiri berada di sebelah Utara kekaisaran Sui.
Hanya dalam beberapa jam saja, mereka sudah tiba di lembah kesunyian.
" Apakah kita langsung serang saja?" Tanya Ling Wu.
" Ada baiknya kita turun di dasar lembah saja. Aku takut jika kita menyerang dari atas, ayah dan ibuku akan terluka." Jawab Ling San
" Baiklah, kalau itu maumu." Ucap Ling Guang lalu meloncat, lalu disusul oleh Ling Fei, lalu Ling Wu dan terakhir Ling San.
Wusssss
Dhuarrrrrr
Sambil terus melayang, Ling San menghancurkan gerbang klan San dengan tapak kristal miliknya.
" Ada penyusup." Teriak seseorang dari atas menara..
Booommm
Belum juga pria itu memukul Gong yang ada di depannya, sebuah sulur menembus perutnya yang membuatnya mati seketika.
Lalu, akar itu kemudian melilit menara dan merobohkan menara yang sangat kokoh dan kuat itu.
Wusss
Booommm
Tak mau ketinggalan, Ling Wu juga melepaskan serangan dan menghancurkan aula klan San.
Wusssss
" Oh, ternyata empat bocah ingusan yang mengacau di klanku." Ucap patriak klan San, San Dian.
" Ada masalah apa kau menyerang klanku?" Tanya San Gue.
" Harusnya aku tanya padamu. Apa alasanmu menyerang klan Ling." Bentak Ling San.
" Yah, karena aku mau saja." Ucap San Dian dengan entengnya.
Wussss
Booommm
Sesaat kemudian, sebuah serangan mengenai tubuh San Dian dan membuatnya terjun menghantam tanah dengan keras.
" Dasar bocah, kenapa kau menyerangku?" Tanya San Dian.
" Ya, karena aku mau saja." Jawab Ling Guang.
" Arrrrgghhhhhh, sialan. Aku pastikan tempat ini akan menjadi kuburan kalian berempat." Ucap San Gue.
" Oh, iya. Apakah kau yakin?" Tanya Ling San yang tiba-tiba saja sudah ada di belakang San Gue.
Booommm
Lalu, San Gue juga terjun dan menghantam tanah dengan keras. Bahkan beberapa tulang rusuknya juga patah.
" Karena kau sudah menyerang klanku, maka akan Kuhancurkan klanmu ini tanpa sisa." Ucap Ling San menciptakan ribuan tapak diatas langit.
Booommm
Booommm
__ADS_1
Booommm
Booommm
…
…
…
Satu persatu, tapak itu menghancurkan setiap bangunan di klan San, hingga rata dengan tanah. Bahkan ada beberapa anggota klan San yang tewas karena terkena tapak dan reruntuhan bangunan.
" Hei, adik. sisakan juga untukku. Jangan menghancurkan klan San sendiri." Ucap Ling Wu.
Wusss
Wusss
Booommm
Booommm
Ledakan beruntun kembali terdengar diseluruh Lembah Kesunyian. Bahkan leluhur klan San juga muncul dengan wajah penuh amarah.
" Ada apa kakek peot, apakah kau ingin mengamuk?" Tanya Ling San yang tiba-tiba muncul di hadapan leluhur klan San.
Wusss
Booommm
Booommm
Booommm
Mereka berdua kemudian bertarung dilangit. Hanya dalam hitungan menit, mereka sudah bertukar puluhan jurus.
Swuuusss
Booommm
Sesaat kemudian, ledakan-ledakan beruntun kembali terdengar disertai dengan debu yang jatuh ketanah seperti hujan.
" Hei, apakah kita hanya akan menonton kesini?" Tanya Ling Fei.
" Tetu saja, memberi pelajaran kepada para anggota klan yang bodoh ini." Jawab Ling Wu.
Wusss
Triiinnggg
Triiinnggg
Triiinnggg
Dentingan logam juga terdengar di langit-langit klan, yang membuat suasana klan semakin menakutkan.
" Swuuusss"
Dhuarrrrrr
Sesaat kemudian, ledakan pun terjadi saat Ling Guang melepaskan tebasan beruntun kearah San Gue tebasan itu membuat pedang milik San Gue hancur menjadi kepingan-kepingan logam.
" Swuusssss"
Ling Guang kemudian menancapkan pedangnya ketanah, dan seketika itu, ribuan akar keluar dari dalam tanah dan menyerang San Gue. Dia berusaha menghindari akar-akar itu dengan melompat kesana kemari, tapi tetap saja, salah satu akar mengikat kakinya, lalu kaki dan kedua tangannya juga diikat sehingga dia tidak dapat bergerak sama sekali.
" Lepaskan aku bocah b*n*s*t." Ucapnya.
__ADS_1
" Tidak akan patua bodoh." Jawab Ling Guang