Kaisar Dewa Kristal

Kaisar Dewa Kristal
Chapter 87 Bangkitnya Para Demon


__ADS_3

Demon yang berjenis kelamin laki-laki itu lalu terbang memutari daratan itu sebanyak 10 kali lalu berdiri di pusat daratan.


" Ha...ha...ha..ha...ha..."


" Pembalasan dendam dimulai. Kalian yang sudah menghancurkan rasku, akan aku kumusnahkan kalian." Ucapnya sambil sesekali menghirup udara.


" Ha..ha..ha..ha.. Para Demon akan muncul kembali didunia ini.". Ucapnya lagi.


Dia adalah Agilo, pemimpin terakhir ras Demon. Sebelum dia mati, dia masih sempat melemparkan kepingan jiwanya kelangit. Dia melakukannya, agar suatu saat nanti, dia bisa bangkit dan membalas dendam.


" Sayap Hitam mengepak, terbang menembus langit, Menyebarkan ketakutan, merobek jiwa,


aura hitam menyelimuti dunia menciptakan ketakutan. "


" Wahai para Demon, bangkitlah. Kepakkan sayap kalian, penuhi dunia ini dengan lautan darah." Teriak Agilo.


Traaarrrrkkkk


Traarrrrkkkk


Sesaat kemudian, petir menyambar-nyambar diseluruh alam. Petir yang menandakan kembalinya sesuatu yang akan membawa kekacauan.


Traarrrrkkkk


Traarrrkkk


Petir berwarna merah kehitaman kembali menyambar dilangit. Baik itu di alam Langit, Alam ilahi, maupun Alam dewa. Petir itu membuat semua orang bertanya-tanya apa yang akan terjadi.


Di Alam Dewa...


" Ada apa ini? Kenapa petir ini tiba-tiba muncul?" Tanya Dewa Pedang.


" Aku juga tidak tahu." Jawab Dewa Angin.


" Petir ini..? "


" Petir ini adalah pertanda bangkitnya suatu makhluk dari kepunahan." Ucap Dewa pengetahuan.


" Maksudnya?" Tanya Dewa Perang.


" Aku tidak tahu pasti. Tapi, menurut peninggalan leluhurku, petir ini akan muncul bersamaan dengan bangkitnya suatu makhluk yang pernah ada dizaman primordial. Makhluk yang paling ditakuti di dunia ini. Makhluk itu lebih kuat daripada bangsa iblis dimasa lalu, tapi mereka dibawah kendali dewa iblis. Memiliki akal licik, terlahir dari kebencian, dan bangkit untuk membalas dendam." Jawab Dewa Pengetahuan yang membuat para Dewa semakin bingung.


" Terlahir dari kebencian para makhluk,bangkit untuk membalas dendam. Makhluk apa itu?" Tanya Dewa Langit.


" Yang pasti makhluk atau ras yang pernah ada sebelumnya tapi punah saat Zaman primordial berakhir, tapi makhluk itu juga menjadi puncak dari kekacauan yang akan terjadi." Jawab Dewa Pengetahuan.


" Terlahir dari kebencian, bangkit untuk membalas dendam, ras Demon. Tidak salah lagi, itu adalah ras yang lebih menyeramkan dan pembunuh tanpa ampun. Ras yang paling ditakuti oleh semua ras didunia ini." Jelas Dewa Api.

__ADS_1


" Tapi, bagaimana cara mengalahkan Para Demon?" Tanya Dewa Alkemis.


" Yang dapat mengalahkan mereka hanyalah dua. yang pertama adalah bangsa peri. Bangsa peri memiliki kekuatan jiwa Absolute tahap 9. Dan dimasa lalu, mereka ditugaskan untuk melawan para Demon. Dan yang kedua adalah Lima Dewa Primordial." Ucap Dewa Pengetahuan.


" Tapi, bukankah sudah mati. Dan menurutku tidak mungkin mereka muncul lagi di dunia ini. Jadi, kemungkinan terbesarnya adalah bangsa peri." Ucap Dewa Tombak.


" Kau melupakan satu hal , dewa tombak." Ucap Dewa Pengetahuan.


" Apa itu?" Tanya Dewa Tombak.


" Lima Dewa Primordial itu memang tidak memiliki jiwa yang abadi, tapi kekuatan mereka abadi. Jadi, besar kemungkinan perwaris Kelima Dewa itu sudah muncul. Dan salah satu diantaranya memiliki sayap peri, tombak berwarna Langit, dan Cincin semesta. Dan dia akan menjadi penguasa alam Dewa. Sementara Dewa Bulan akan menjadi penguasa Alam Bawah, Dewa Bintang menjadi penguasa Alam Langit." Jelas Dewa Pengetahuan.


" Bagaimana dengan pemilik ketiga cincin semesta lainnya?" Tanya Dewa pedang.


" Aku tidak tahu. Tapi, yang jelasnya mereka akan menurunkan para kultivator hebat dimasa depan nanti." Jelas Dewa Pengetahuan.


Kembali ke Alam Bawah...


" Bangkutlah, sebarkan kebencian dan jadikan dunia ini sebagai lautan darah." Ucapnya.


Traarrrrkkk


Traarrrrkkkk


Dhuarrrr


Petir-petir itu semakin ganas, menyambar apa saja yang ada dibawahnya. jika petir itu mengenai manusia, maka sudah pasti manusia itu menjadi kabut darah dalam sekejap.


" Bangunlah, Balaskan dendam kalian." Ucap Aglio.


Wussssss


Sesaat kemudian, sinar berwarna hitam legam menembak kelangit dalam jumlah yang sangat banyak. Sinar itu kemudian membentuk jutaan bola-bola hitam. Lalu, bola-bola hitam itu kembali bersinar. Kini, dihadapan Aglio, Jutaan Demon mengepakkan sayap mereka.


" Ha..ha...ha..ha...ha... Waktu yang ku tunggu-tunggu akhirnya tiba." Ucap Aglio.


" Hormat kami, yang mulia." Ucap Para Demkn itu. Kini, dihadapan Aglio, jutaan Demon berlutut kepadanya sebagai penghormatan karena dia adalah raja Demon.


" Berikan perintahmu, dan kami akan melakukannya sekarang juga." Ucap para Demon itu.


" Jangan sekarang. Tunggu waktu yang tepat maka kita akan menyerang seluruh alam." Ucap Aglio.


" Yang mulia, bagaimana dengan Dewa Iblis, Quashi Mo?" Tanya Jenderal Alucard.


" Tunggu dia sampai bebas dulu. karena biar bagaimana pun kita berada dibawah perintahnya. Nanti, setelah dia berhasil menguasai seluruh alam, maka kita akan menyerangnya dan membunuhnya." Ucap Aglio.


" Rencana yang bagus. Biar bagaimana pun, kekuatan kita jauh dibawah kekuatan Quashi Mo." Ucapnya.

__ADS_1


" Tugas kita adalah membangkitkan Dewa Iblis. Lebih cepat dia bangkit, maka lebih cepat juga kita akan menjadi penguasa seluruh alam." Ucap Aglio.


" Apa yang akan kita lakukan sekarang?" Tanya Alio.


" Pulihkan kekuatan kalian. Aku akan mengurus bola-bola hitam itu." Jawab Aglio.


Walaupun sebagian besar ras demon sufah bangkit, tapi masih ada beberapa bola-bola hitam yang merupakan jiwa dari para demon yang belum bangkit. Mereka adalah anak-anak dan remaja. Yang ikut mati saat pembantaian yang dilakukan oleh para Dewa diakhir zaman primordial.


" Bangkitlah, balaskan dendam kalian kepada orang-orang yang sudah membunuh kalian." Ucap Aglio.


" Bangkitlah, tunjukkan kemarahan kalian." Ucapnya lagi.


" Bangkitlah, tunjukkan amarah dan dendam kalian." Ucapnya.


" Bangkitlah." Teriaknya.


Wusssss


Sesaat kemudian, bola-bola hitam itu berputar-putar kemudian bersinar. Lalu, sesaat kemudian, bola-bola hitam itu berubah menjadi remaja dan anak-anak yang terbang dihadapan Aglio.


" Bagus." Ucapnya sambil tersenyum.


" Sekarang semuanya sudah muncul." Ucap Aglio.


" Pulihkan kekuatan jiwa kalian." Pintah Aglio.


" Baik, yang mulia. Perintah anda akan kami laksanakan." Jawab mereka.


Kembali Ke Ling San..


Wussss


Ling San terus terbang menembus formasi yang berwarna putih.


Wussssss


Sesaat kemudian, Ling San berhasil menembus formasi itu dan didepannya terdapat sebuah gerbang teleportasi.


Ling San kemudian menyematkan sayapnya lalu masuk kedalam gerbang teleportasi itu.


Wusssss


Didalam formasi, terjadi kekacauan ruang. Ling San tidak melawan arus ruang yang sangat kacau itu.


Setelah beberapa lama didalam portal, Ling San akhirnya melihat sebuah cahaya diujung lorong.


Wusssss

__ADS_1


Boooommm


Ling San kemudian terjatuh dari langit dan menghantam daratan dengan keras. Untungnya, Ling San tidak kenapa-napa. Walaupun dia mendarat kurang baik, tapi Ling San tidak mengalami luka sedikitpun. Bahkan tergores pun tidak.


__ADS_2