Kaisar Dewa Kristal

Kaisar Dewa Kristal
Chapter 92


__ADS_3

Ling San terus melesat menuju ke arah barat. Karena perjalanannya masih sangat jauh, Ling San memutuskan untuk singgah di wilayah klan Hua untuk beristirahat.


" Selamat datang, tuan muda." Sambut penjaga gerbang.


" Sangat ramah." Gumam Ling San.


" Hm, kenapa para warga sepertinya sedang bersiap-siaga?" Tanya Ling San.


Lalu, tiba-tiba saja, giok komunikasi miliknya bergetar.


" Aku harus ke alam langit sekarang." Ucap Zilong lalu melesat keluar kota lalu menghilang.


Sementara itu, para Dewa sedang mengadakan rapat yang membahas tentang kemunculan para iblis di alam bawah.


" Ada laporan lagi, jika para iblis kembali muncul di alam Langit." Ucap Dewa Bayangan.


" Menurut kalian, apa tujuan para iblis menyerang alam langit?" Tanya Dewa Giok.


" Hanya ada dua alasan mengapa mereka menyerang alam langit. Pertama ingin menguasai alam langit, dan yang kedua mencari portal menuju ke alam Dewa." Jawab Dewa Api.


" Bukan itu saja, mereka juga ingin membunuh para penerus ke lima Dewa Primordial itu, terutama pewaris Dewa Matahari. Karena dengan membunuhnya, maka mereka akan menguasai alam Dewa tanpa rintangan yang berarti." Jelas Dewa Angin.


" Sepertinya bukan hanya satu, tapi kelimanya. Karena dengan membunuh ke limanya, maka secara otomatis mereka akan menguasai seluruh alam saat itu juga." Ujar dewa pengetahuan.


" Yang dikatakan oleh senior dewa Pengetahuan itu ada benarnya. Karena kunci untuk menguasai seluruh alam itu terletak pada ke lima penerus dewa primordial. Terutama Dewa Bulan, Dewa Bintang, Dan Dewa Matahari. Karena ketinganya adalah penguasa alam bawah, penguasa Alam Langit, dan penguasa alam Dewa." Jelas Dewa Giok.


" Pertanyaannya, bagaimana cara kita untuk membantu para manusia, karena dapat dipastikan jika mereka tidak akan mampu untuk mengalahkan para iblis" Jelas Dewa pedang.


" Percayakan saja alam Langit kepada kelimanya. Tugas kita disini adalah waspada terhadap kemungkinan yang akan terjadi." Ucap Dewa Pengetahuan


Menuju Ke alam Langit


Wusssss


Ling San muncul di kekaisaran Sui, dan disana Sui Chu sedang bertarung melawan para iblis.


Tanpa basa-basi, Ling San mengeluarkan 10 bayangannya. dan masing-masing pergi ke satu wilayah.


Wussssss


Dhuarrrrrr


Saking asyiknya bertarung, tidak ada yang menyadari kedatangan Ling San sehingga semua yang ada di sana terkejut.


" Serang bocah ba******n itu." Teriak komandan pasukan iblis.


" Hyaaaattttt"


Sebagian pasukan iblis kemudian menyerang Ling San sementara sebagian lainnya melawan Sui Chu.


Boooommmm


Boooommmm


Belum juga sampai kepada Ling San, serangan beruntun sudah mengenai mereka. Serangan itu memporak-poranda formasi pasukan iblis.

__ADS_1


" Energi Dewa. Sialan, sejak kapan para Dewa turun kedunia manusia untuk membantu para makhluk sialan ini?" Tanya Komandan pasukan iblis.


" Banyak bicara." Ucap Ling San yang sudah ada dibelakang komandan pasukan iblis. Lalu, dia kemudian memukul komandan pasukan itu menggunakan energi matahari.


" Akkkhhh, sialan. Dewa b******n." Umpatnya.


" Siapa bilang aku ini Dewa. Dasar bodoh." Ucap Ling San sambil menghajar komandan iblis itu habis-habisan. Tapi, dalam sekejap, luka-luka yang di deritanya langsung sembuh.


" Bagaimana ini? luka-luka mereka sembuh dalam sekejap." Ucap Sui Chu.


" Aku juga tidak tahu. Energi matahari tidak mempan padanya, itu artinya kita hanya bisa mengalahkannya menggunakan kekuatan jiwa." Jelas Ling San sambil terus menangkis serangan para iblis tersebut.


Wusssss


Boooommm


Ling San kemudian menyerang para iblis itu menggunakan kekuatan jiwanya, tapi sama saja. Kekuatan jiwa juga tidak mempan pada mereka.


Swiiisssss


Booommmm


Sesaat kemudian, sebuah serangan mendarat tepat di tengah-tengah pasukan iblis itu, yang pasti itu bukan serangan dari Sui Chu ataupun Ling San.


" Nyali kalian sungguh besar untuk menampakkan diri disini para Demon." Ucap seorang wanita yang tak lain adalah ratu Ariana.


" Maaf, karena aku terlambat." Ucapnya lalu mendarat disamping Ling San.


" Mereka tidak dapat dimusnahkan dengan kekuatan apa pun kecuali menggunakan kekuatan peri." Jelas ratu Ariana.


" Baiklah." Jawab Ling San.


Swiiisssss


Boooommmm


Boooommmmm


Dan benar saja. Para Demon itu langsung mendapatkan luka para saat serangan yang mengandung energi peri itu mengenai mereka.


" Sungguh hebat. Aku bahkan tidak tahu kalau dia mempunyai kekuatan peri." Gumam Sui Chu yang hanya melongo.


Booommmm


" Kak, jangan melongo atau kau akan mati." Ucap Ling San.


" Eh, maaf." Jawab Sui Chu lalu menggunakan energi bintangnya dan mulai menyerang para Demon itu walaupun serangannya tidak berarti.


" Sayap Tujuh peri" Ucap Ratu Ariana.


Wissssss


Booooommmm


Booooommmm

__ADS_1


Boooommmm


Boooommmmm





" Kenapa kau muncul diwaktu yang tidak tepat, peri sialan?" Tanya komandan pasukan dengan geram.


" Itu bukanlah urusanmu." Ucapnya lalu melepaskan serangan kearah pasukan Demon.


Wussssss


Boooommmmm


Hal yang sama juga dilakukan oleh Ling San. Dia mengalirkan energi peri ke tombaknya sehingga tombaknya berubah warna menjadi putih keemasan.


Booommmmm


Boooommmmm


Lalu, Ling San melepaskan serangan beruntun kearah pasukan Demon. Serangan itu langsung membuat para Demon yang terkena serangan Ling San langsung mati


" Sialan, aku pasti akan membalas kalian." Ucap komandan pasukan Demon lalu pergi meninggalkan pasukannya.


Pasukan Demon yang tersisa pun menjadi bulan-bulanan Ling San dan Ratu Ariana. Semuanya mati tanpa sisa. Sementara Sui Chu sangat kelelahan sehabis bertarung.


" Kalau serangan apa pun tidak mempan padanya, kenapa mereka bisa punah?" Tanya Sui Chu.


" Itu karena para leluhur bangsa Peri mengorbankan diri mereka untuk memusnahkan para Demon agar tidak muncul kembali." Jelas Ratu Ariana.


" Tapi, kenapa mereka bisa muncul kembali?" Tanya Ling San.


" Mungkin karena pemimpin mereka berhasil bangkit, jadi dia membangkitkan semua rasnya yang sudah mati miliaran tahun yang lalu." Jelas ratu Ariana.


" Dulu mereka tidaklah kebal terhadap serangan yang mengandung kekuatan jiwa. Mungkin karena kebangkitan kedua mereka yang dipenuhi dengan dendam, amarah dan kebencian membuat mereka kebal terhadap kekuatan jiwa. Tapi tidak kebal terhadap energi peri." Jelas ratu Ariana.


" Mungkin tidak lama lagi mereka semua akan muncul. Jadi persiapkan diri kalian." Ucap ratu Ariana lalu mrnghilang.


" Tunggu, mungkin saja mereka tidak kebal terhadap petir surgawi" Ucap Sui Chu.


" Kau benar. Entah kenapa aku lupa jika kita mempunya petir surgawi." Ucap Ling San.


" Hm, bagaimana dengan wilayah lain, dik?" Tanya Sui Chu.


" Tidak tahu. Kita tunggu saja bayanganku datang." Jawab Ling San.


Sekitar satu jam kemudian, semua bayangan Ling San sudah kembali. Tak lupa pula mereka memasang formasi pendeteksi musuh untuk berjaga-jaga jika para iblis atau para Demon kembali menyerang.


" Aku akan pergi sekarang." Ucap Ling San lalu menghilang dan muncul kembali Di Alam Dewa.


" Hm, mungkin aku harus meningkatkan kekuatanku secepatnya." Ucap Ling San

__ADS_1


__ADS_2