
Satu jam...
Dua jam...
Empat jam...
Lima jam...
Satu hari, berlalu...
Terliaht sudah ada tanda-tanda bahwa Ling San akan menyelesaikan pembuatan pilnya.
Dua jam kembali berlalu....
Booooommm
Terdengar suara ledakan teredam yang menandakan jika Ling San berhasil membuat pil tingkat langit. Pil itu, kemudian berubah menjadi enam butir pil dengan tiga garis putih.
" Hm, Akhirnya aku berhasil membuat pil tingkat langit tahap puncak." Ucap Ling San dengan gembira.
" Eh, ternyata ujian kenaikan tingkat pil yang tadi juga menjadikan jiwaku semakin kuat." Ucap Ling San.
" Hm, Tapi, aku harus bisa membuat pil tingkat awan terlebih dahulu baru aku berlatih teknik pengobatan." Ucap Ling San lalu kembali membuat pil. Dia berencana membuat pil tingkat bintang.
Semakin tinggi pil yang ingin di buat oleh seorang alkemis, maka semakin lama pula ujian kenaikan tingkatnya.
Swuuussss
Ling San mulai memadatkan semua bahannya, dan Ujian keniakan tingkatan pil juga dimulai. Semua bahnnya memadat super lambat. Bahkan cairan herbal itu memadat dua tetes dalam waktu lima menit.
Dua jam.....
Tiga jam..
lima jam...
Satu hari....
Dua hari....
Tiga hari..
Tanpa terasa tiga hari sudah berlalu, dan Ling San tetap mencoba memadatkan pil yang dia buat tiga hari yang lalu..
__ADS_1
Beberapa menit kemudian...
Booommmm
Suara ledakan terdengar, bersamaan dengan itu wangi semerbak juga menyebar keseluruh ruangan.
Sementara itu, Long Qing dan Niu Qwang hanya melongo tak percaya jika Ling San mampu bertahan dalam ujian kenaikan pil selama tiga hari.
" Sepertinya tuan akan menjadi seorang dewa alkemis dimasa depan. Aku saja hanya mampu bertahan selama 5 jam saja sudah dikatakan jenius, Tapi, tuan mampu bertahan selama 3 hari tanpa dan itupun energi jiwanya masih sangat banyak." Ucap Niu Qwang.
" Bukan hanya itu, kualitas pilnya juga memiliki khasiat dua kali lipat dari pil regenarasi di tingkat yang sama." Ucap Niu Qwang.
" Tuan memang super jenius." Ucap Long Qing.
Kembali ke Ling San...
Pil yang besar itu kemudian berubah menjadi lima butir pil berwarna ungu, dengan tiga garis putih yang menandakan jika dia berhasil membuat pil tingkat bintang tahap puncak.
" Mungkin aku akan membuat pil lain." Ucap Ling San.
Ling San kemudian mencoba membuat resep pil yang lain, yaitu pil fondasi, pil jiwa, pil penyembuh, dan pil peningkat kultivasi.
Karena semua bahannya sudah siap, Ling San langsung membuat pil fondasi terlebih dahulu. Hal ini dia lakukan karena dia berencana membangun sebuah kekuatan sebagai persiapan jika kekacauan itu benar-benar terjadi.
Wusssss
Lima bulan berlalu....
Booommmm
Terdengar suara ledakan dari tempat Ling San. Kali ini dia berhasil membuat pil tingkat Saint tahap puncak.
" Hm, ternyata hasil latihanku selama lima bulan ini tidak sia-sia. Bahkan hasilnya melebihi targetku." Ucap Ling San.
Selain menjadi alkemis tingkat saint, Ling San juga membuat pil fondasi mulai dari tingkat bumi, hingga tingkat saint, yang jumlahnya mencapai 10.000 butir pil. Pil Jiwa, pil penyembuh, dan pil peningkat kultivasi yang berjumlah masing-masing 15.000 butir pil.
" Hah, terjanyata melelahkan juga membuat pil selama lima bulan." Ucap Ling San.
Ling San kemudian beristirahat selama dua hari, lalu dia melanjutkan pembuatan pilnya. kali ini dia membuat pil menggunakan buah abadi untuk membuat pil peningkat kultivasi.
Dia melakukan percobaan membuat pil menggunakan apel bumi, Cerry langit dan persik surgawi. Dia memasukkan semua ketiga buah itu kedalam kobaran api, dan tak lupa dia menambahkan elemen cahaya kedalam resep pilnya.
" Aish, Tuan ini, selalu saja melakukan eksperimen." Ucap Ling San.
__ADS_1
" Kau benar, semoga saja tuan berhasil." Ucap Ling San.
Kembali ke Ling San...
Wussss
Ketiga bahan itu kemudian mulai melebur menjadi sebuah cairan berwarna keemasan.
" Padatkan" Ucap Ling San.
Wusssss
Tiba-tiba sebuah pusaran angin terlihat di sekitar tubuh Ling San. Pusaran angin itu itu semakin lama semakin besar. Beberapa jam kemudian, pusaran angin itu menghilang, bersamaan dengan itu, sebuah pil yang seukuran ibu jari kaki orang dewasa berwarna putih keemasan melayang di telapak tangan Ling San. Pil itu kemudian berpecah menjadi 10 butir pil tingkat Saint tahap puncak.
" Sepertinya pil cahaya abadi adalah nama yang pas untuk pil buatanku ini." Ucap Ling San.
" Hm, sekarang saatnya belajar tentang pengobatan. Tapi, bagaimana caranya aku menpraktekkannya?" Tanya Ling San.
" Hm, tuan. Tuan bisa mencoba mengibati rusa ini." Ucap Long Qing sambil membawa seekor rusa yang mengalami luka dalam yang sangat parah.
" Baik, terima kasih paman." Ucap Ling San.
Ling San kemudian memulai mengobati rusa yang terluka itu. Pertama-pertama dia mengalirkan energi spiritualnya untuk mengurangi rasa sakit yang dialami oleh rusa tersebut.
Sementara itu, Niu Qwang memberikan instruksi kepada Ling San tentang bagaimana cara mengobati pasien dengan benar. Walaupun semua pengetahuan tentang pengobatan sudah ada di pikiran Ling San, tapi, tetap saja dia membutuhkan seseorang untuk memberikannya instruksi.
" Selain cara mengurangi rasa sakit, tuan juga harus nengetahui dimana letak meridian hewan, manusia, hewan ilahi, dan meridian para dewa. karena letak meridian mereka itu berbeda-beda." Ucap Niu Qwang.
Sementara itu, Ling San menyimak semua penjelasan bibi Niu dengan baik, dan sesekali dia mempraktekkannya.
" Tuan juga bisa membuat sebuah ramuan untuk di oleskan ke luka pasien, dan juga membuat ramuan untuk menyembuhkan luka dalam. Selain itu, Elemen cahaya milik tuan juga bisa digunakan untuk menyembuhkan luka." Jelas Niu Qwang.
" Baik, aku mengerti bibi." Ucap Ling San.
Ling San lalu mencoba membuat balsem untuk dioleskan diluka luar seorang pasien, sementara ramuan digunakan untuk mengobati luka dalam.
Empat bulan kemudian...
Kini Ling San sudah menguasai tentang pengobatan dan penyembuhan. Kini dia berlatih tentang cara menyembuhkan meridian dan dantian yang hancur dan teknik 8 akupuntur bintang, yang mana teknik itu adalah salah satu teknik yang dapat digunakan untuk memulihkan meridian dan Dantian yang hancur.
" Sesuai namanya, teknik ini, sesuai dengan jumlah meridian utama manusia, hewan, dan dewa." Jelas Niu Qwang.
" Sekarang coba kau praktekkan teknik akupuntur delapan bintang kepada hewan ini." Ucap Niu Qwang sambil membaringkan seekor singa yang terkena racun es, dimana meridiannya sudah hancur
__ADS_1
" Meridian utama seorang kultivator itu berjumlah delapan. Satu di kepala, dua di tangan, dua di perut, dua di kaki, dan dua lainnya dan satu di dada. Sementara meridian kecil berjumlah 130." Ucap Niu Qwang sambil menjelaskan dimana letak meridian, manusia, hewan baik itu hewan ilahi, maupun hewan buas, dan juga meridian seorang dewa.