
" Patriak. Apa sebaiknya para murid diistirahatkan, saja?" Tanya Tetua keempat.
" Tidak ada yang boleh mundur. Terus serang formasi itu sampai formasinya hancur." Pintah Lupa Xu.
" Tapi, patriak...."
" Tidak tapi-tapian. Serang dan hancurkan formasi itu." Pintah Liao Xu.
Wusss
wusss
Booommm
Booommm
Booommm
Ledakan beruntun kembali terdengar bersahut-sahutan saat para murid sekte kegelapan menyerang formasi pelindung kota Bulan Malam secara beruntun.
" Akkkhhh."
Satu persatu, murid sekte kegelapan terpental saat serangan mereka terpental mengenai tubuh mereka sendiri saat serangan mereka mengenai tubuh mereka sendiri.
" Patriak, formasi ini sangat kuat." Ucap salah satu murid.
" Aku tidak mau tahu. Hancurkan formasi itu atau kalian yang Kuhancurkan." Pintahnya.
Wusss
Wusss
Wusss
Dhuarrrrrr
Sesaat kemudian, ledakan besar terdengar. ledakan itu membuat setengah dari pasukan sekte kegelapan mati dengan kondisi mengenaskan.
Sementara itu....
Triiinnggg
Triiinnggg
Triiinnggg
Dhuarrrrrr
Pertarungan antara Ling San dan Meng Diao masih terus berlanjut. Mereka berdua sama-sama sudah kelelahan. Tapi, bukan hanya kelelahan, Meng Diao juga mulai kehabisan energi dewanya.
Wuussss
Wusss
Wusss
Ratusan bola hitam melesat kearah Ling San. Bola-bola yang terbuat dari elemen kegelapan itu kemudian mengelilingi Ling San, Dan membentuk sebuah pola.
Wussss
__ADS_1
Ditelapak tangan Ling San, Bola-bola cahaya juga muncul. Jumlahnya sama banyak dengan jumlah bola-bola elemen kegelapan. Bola elemen dari kedua elemen yang saling bertolak belakang itu kemudian terbang kelangit dan berputar-putar sebanyak tujuh kali. Ratusan bola-bola itu kemudian saling menyatu hingga membentuk delapan bola cahaya dan delapan bola kegelapan.
" Apa yang terjadi?" Tanya Meng Diao yang berubah menjadi bingung.
" Kau saja yang tidak tahu, kenapa malah bertanya padaku. Kan kamu yang memulainya." Jawab Ling San dengan kesal.
Mereka yang awalnya bertarung menghentikan pertarungan mereka karena bola cahaya dan bola kegelapan itu.
Swuusssss
Kemudian, kedelapan bola cahaya itu menyingkir ke sebelah kanan sementara bola kegelapan itu menyingkir ke sebelah kiri.
Wussss
Cahaya hitam dan putih kemudian menembak kelangit. Cahaya dan kegelapan menyapu seluruh langit. Setelah menyapu seluruh langit di alam langit, Cahaya dan kegelapan kemudian menyatu dan membentuk batas alam yang baru. Sebuah tabir yang memiliki dua warna menyelimuti seluruh benua Awan biru. Hal yang sama juga terjadi di Benua Langit. Tabir yang sama menyelimuti benua itu dan menutup benua Langit dengan sempurna.
Lalu, perlahan-lahan, Benua Langit diselimuti oleh cahaya abu-abu. Cahaya itu kemudian mengangkat benua Langit keatas Benua Awan biru. Benua Langit ini nantinya merupakan cikal bakal dari Alam ilahi. dan gerbang menuju ke Alam Dewa.
Setelah satu jam berlalu, Cahaya yang menutupi langit kemudian menghilang. Tapi, bola cahaya dan bola kegelapan masih melayang di udara.
Wussss
wusss
8 pasang bola elemen itu kemudian menyebar ke seluruh benua Awan Biru. Kedelapan Bola cahaya itu kemudian masuk kedalam tubuh delapan orang anak. dimana empat orang anak laki-laki dan empat orang anak perempuan. Kedelapan anak ini merupakan pendiri dari klan cahaya, klan terkuat yang akan muncul beberapa ratus tahun setelah kekacauan terjadi. Hal yang sama juga terjadi kepada kedelapan bola elemen kegelapan. Kedelapan bola itu masuk kedalam tubuh empat pasang anak. Dimana empat laki-laki dan empat perempuan.
Peristiwa itu juga, membuat segel yang mengekang jiwa Dewa iblis meregang. Dua segel telah terbuka dan tinggal satu segel lagi, maka dia akan bebas.
Dua lapis segel yang seharusnya belum terbuka itu, menjadi lepas saat penyebaran elemen cahaya dan kegelapan di seluruh benua Awan biru. Kini tinggal segel yang berada di dalam tubuh Raja iblis. Jika Raja iblis mati, maka dewa iblis akan bebas. Karena segel terakhir adalah segel yang mengikat jiwanya. Segel kedua menghancurkan potongan jiwanya untuk mencari wadah baru, dan segel pertama menahan energinya agar tidak menyebar.
" Ha..ha..ha..ha.. Sebentar lagi, aku akan bebas dari segel ini." Ucap Dewa iblis lalu membuka matanya. Dia sudah tertidur selama miliaran tahun, dan dia terbangun karena dua segel pertama sudah hancur.
" Ah, sial. Segel terakhir ini mengekang jiwaku." Ucapnya dengan kesal.
" Apa yang terjadi barusan?" Tanya Ling San.
" Mana aku tahu." Jawab Ling San.
" Oh, iya. Sampai dimana pertarungan kita tadi?" Tanya Meng Diao.
" Ya, kau pikir aja sendiri." Jawab Ling San Lalu kembali melesat kearah Meng Diao.
Triiinnggg
Triiinnggg
Triiinnggg
Mereka pun kembali bertarung di langit. Kilatan cahaya dan dentingan logam kembali terdengar dan menghiasi langit. Entah sudah berapa hektar hutan yang rata dengan tanah akibat pertarungan mereka.
Triiinnggg
Triiinnggg
Triiinnggg
" Hei sialan. Apakah kau bisa menggunakan elemen lain selain elemen cahaya?" Tanya Meng Diao yang mulai kesal karena elemen cahaya membuatnya terluka dan sulit disembuhkan.
" Oh, baiklah kalau itu maumu." Jawab Ling San lalu, petir berwarna putih dia alirkan ketombaknya.
__ADS_1
" Aish. Lebih baik kau gunakan elemen cahaya daripada menggunakan petir sialan itu." Ucap Meng Diao.
Traarrrkkk
Traarrrkkk
Dhuarrrrrr
Kini kilatan cahaya berwarna putih berubah menjadi Sambaran petir putih. Petir putih itu menyambar dengan ganas, dan menghancurkan. senjata Meng Diao.
Traarrrkkk
Traarrrkkk
Traarrrkkk
Elemen petir kemudian berkumpul Dimata tombak Ling San. Semakin lama, petir putih itu semakin banyak. Setelah itu, Ling San memadukan petir putih itu dengan petir jiwanya.
" Aish, sudahlah. Ini pasti akhir dariku." Ucap Meng Diao.
Wussss
Meng Diao kemudian menciptakan sebuah pusaran petir hitam yang melindungi seluruh tubuhnya.
Roarrrrgghhh
Swuuusss
Naga petir Ling San kemudian melesat dengan cepat dan membentur perisai yang di ciptakan oleh Meng Diao.
Swuuusss
Dhuarrrrrr
Sesaat kemudian, Ledakan besar terjadi. Bersamaan dengan itu, perisai yang dibuat oleh Meng Diao juga hancur.
Booommm
Booommm
Tubuh Meng Diao terpental berpuluh-puluh meter merobohkan beberapa pohon besar. Jiwanya sudah terluka, dan organ dalamnya sudah hancur.
" Kau memang kuat. Kaulah orang yang pantas menjadi seorang penguasa." Ucap Meng Diao yang sepertinya sudah mendapatkan ingatan masa lalunya.
" Aku serahkan tahta kaisar langit padamu. Aku juga minta maaf atas kekacauan yang telah aku buat." Ucap Meng Diao lalu mengembuskan napas terakhirnya.
Wussss
Inti elemen kegelapan kemudian keluar dari dalam tubuh Meng Diao dan melahap tubuh dan jiwa Meng Diao hingga tak tersisa.
Wussss
Sesaat kemudian, inti elemen kegelapan itu hancur dan menyebar dan menyatu dengan energi alam.
Wussss
Ling San kemudian, melesat ke arah gerbang kota. Dimana para pasukan sekte kegelapan berusaha menghancurkan formasi pelindung kota.
" Ledakkan." Ucap Ling San.
__ADS_1
Dhuarrrrrr
Sesaat kemudian, ledakan besar terjadi. Ledakan yang tak pernah disangka oleh para pasukan sekte kegelapan, membuat seluruh pasukan mati tak tersisa.