Kaisar Dewa Kristal

Kaisar Dewa Kristal
Chapter 85


__ADS_3

" Memangnya apa yang terjadi? Kenapa kau tiba-tiba ingin membentuk pasukan kultivator jiwa?" Tanya Niu Qwang.


" Iblis jiwa abadi sudah muncul. Tapi, kekuatan jiwanya sudah ditingkat Immortal." Jawab Ling San.


" Begini saja. Bagaimana kalau kita melatih semua anggota Aegis menggunakan kekuatan jiwa?" Tanya Long Qing.


" Ide yang bagus. Tapi, aku hanya memiliki dua kitab yang berisi tentang teknik kultivasi jiwa." Ucap Ling San lalu mengeluarkan dua kitab tentang kultivasi jiwa.


" Tuan tenang saja. kami berdua yang akan mengajarkannya kepada para anggota Aegis." Ucap Niu Qwang.


" Oh, iya bibi 1 km dari sini, ada sebuah ruangan rahasia. di dalam sana terdapat buah abadi dan Buah Nirwana yang aku tanam disana." Ucap Ling San.


" Paman dan bibi bisa menggunakannya untuk meningkatkan kekuatan jiwa para anggota Aegis." Jelas Ling San.


" Oh iya tuan. Ada sesuatu yang ingin aku katakan kepada anda tuan." Ucap Ling San.


" Apa itu, paman." Tanya Ling San.


" Ini tentang nona Yue'er. dia memiliki tubuh istimewa." Ucap Long Qing.


" Maksud, paman?" Tanya Ling San.


" Dia memiliki tubuh Cahaya Bulan. dan secara tidak langsung, dia dapat mengembalikan cahaya bulan yang hilang." Jelas Long Qing.


" Jadi, secara tidak langsung, adik anda adalah pasangan dari pewaris dewa bulan." Ucap Long Qing.


'' Maksud paman, adikku adalah pasangan dari Yu Xiang?" Tanya Ling San.


" Iya, itu benar." Jawab Long Qing.


" Gawat. disebelah selatan air terjun ini muncul asap merah kehitaman." Ucap Yin Long.


" Paman, disini saja. Aku akan kesana memeriksanya." Ucap Ling San lalu menghilang dan muncul di atas air terjun.


" Hm, mereka muncul lagi." Gumam Ling San lalu melesat kearah asap merah kehitaman itu.


Booommmm


Sebelum mendarat, Ling San melepaskan serangan kejut ditengah-tengah pasukan iblis itu. Serangan itu membuat para iblis terkejut.


" Hai, apa kabar iblis jelek?" Tanya Ling San.


" Ciih, dasar tikus pengganggu lagi." Ucap komandan iblis itu dengan kesal.


" Seharusnya aku yang bertanya seperti itu pada kalian." Ucap Ling San.


" Apa tujuan kalian menyerang Benua Awan Biru?" Tanya Ling San.


" Ha..ha...ha...ha...ha... Dasar bocah tengik. Mau kami menyerang benua Awan Biru, bahkan Alam dewa sekalipun itu bukan urusanmu." Ucap Komandan pasukan iblis itu.


" Banyak omong. Serang dia dan persembahkan dia kepada dewa iblis." Pintah komandan iblis.


" Hiyaaaattt"


"Hyaaaaaattt"

__ADS_1


" Hyaaattttt


Satu persatu, para prajurit iblis itu melesat dan mengepung serta menyerang Ling San dari berbagai arah.


Booommmm


Booommm


Booommm


Sesaat kemudian, terdengar ledakan beruntun di langit. satu persatu, para prajurit iblis itu dibuat terjun ke bawah menghantam daratan dengan kesar.


" Dasar lemah. Melawan seorang pemuda saja tidak bisa." Ucap komandan Mo Liaong.


" Maaf, komandan. Dia terlalu kuat. kami tidak dapat menahan satu serangan dari dirinya." Ucap para prajurit iblis.


" Dasar lemah." Ucap Mo Liao lalu melesat dan menyerang Ling San.


Booommm


Booommm


Boooommm


Boooommm


Sesaat kemudian, terdengar ledakan beruntun di langit. ledakan itu adalah efek dari benturan jurus dari mereka berdua.


Wusssss


Booommm


" Dasar bocah sialan." Umpatnya.


" Tapi, bagaimana mungkin dia bisa mengalahkanku. kultivasinya saja baru di ranah Dewa Giok bintang 9?" Tanyanya dalam hati.


" Seharusnya kau hanya menjadi prajurit saja. kau sungguh tidak layak menjadi komandan pasukan." Ucap Ling San.


" Itu bukan urusanmu, bocah. urus saja hidupmu sendiri yang akan berakhir sebentar lagi." Ucap Mo Liao.


Wusssss


Mo Liao kembali melesat di udara dan mereka berdua pun kembali bertarung. kilatan cahaya keemasan dan hitam nampak menghiasi langit yang cerah. Selain itu, pertarungan itu juga disertai dengan ledakan-ledakan beruntun yang diakibatkan oleh benturan antar dua jurus.


" Komandan jelek. sepertinya kau cocok menjadi mata-mataku di alam bawah." Ucap Ling San.


" Bagaimana kalau aku tidak mau?" Tanya Mo Liao.


" Setuju atau tidak setuju, mau atau tidak mau aku akan tetap menjadikanmu sebagai telingaku di alam bawah." Ucap Ling San lalu meniupkan serbuk kristal yang ada di genggamannya kearah Mo Liao


" Kulitmu tidak kuat, jadi aku bisa melukaimu dengan mudah" Ucap Ling San.


" Akkhh, matilah." Ucapnya lalu melesat kearah Ling San. Tapi sesaat kemudian, dia mematung diudara.


" Apa yang terjadi? kenapa aku tidak bisa bergerak sama sekali?" Tanya Mo Liao.

__ADS_1


" Itu karena aku memasukkan sesuatu kedalam tubuhmu yang membuatku dapat mengendalikan tubuhmu dan juga dapat mengetahui apapun yang kau lakukan." Ucapnya.


" Kau..."


" Oh, maaf. Tapi ingatanmi akan aku segel sebagianmu." Ucap Ling San lalu membuat segel tangan yang rumit lalu, sebuah hexagram terbentuk dan menyegel ingatan Mo Liao tentang serbuk kristal.


Boooooommmm


Sebuah tapak cahaya kembali mendarat di dada Mo Liao membuatnya terjun bebas kebawah menghantam tanah dengan sangat keras. Hal ini membuatnya mengalami luka dalam karena sudah terbentur di tanah berkali-kali.


" Komandan, kau tidak apa-apa?" Tanya salah satu pasukan yang berada tak jauh dari tempat Mo Liao terjatuh.


" Sudah tahu masih saja bertanya. Kau pikir aku tidak akan apa-apa setelah jatuh dari ketinggian berkali-kali. Elemen cahaya yang digunakan oleh bocah itu membuatku mengalami luka dalam yang cukup parah.


" Hoeeeekk"


Sesaat kemudian, Mo Liao memuntahkan gumpalan darah hitam dari mulutnya yang menandakan jika dia mengalami luka dalam yang sangat parah.


" Ayo, kita pergi." Ucap Mo Liao lalu membuka portal dan masuk kedalam.


Traarrrkkk


Traarrrkkk


Traarrrkkk


Dhuarrrrr


sebelum semua pasukan Mo Liao masuk kedalam portal, Ling San sudah menghancurkan portal itu terlebih dahulu sehingga seluruh pasukan iblis tertinggal. Bahkan, ada yang mati karena terkena efek dari ledakan portal itu dan terkena Sambaran petir jiwa


" Kalian tidak akan kubiarkan kembali ke alam bawah." Ucap Ling San lalu mengeluarkan tombaknya. Tombak yang berwarna emas itu berubah menjadi warna ungu pucat.


Wussssss


Sreeeekkkk


Sreeeekkkk


Dhuarrrrrr


Ling San bergerak kesana-kemari dan memenggal kepala iblis yang ada didekatnya dan juga menciptakan ledakan besar yang membuat pasukan iblis kalang kabut.


Roaaarrrrggghhhh


Dhuarrrrr


Sesaat kemudian, seekor naga ungu pucat yang seluruh tubuhnya diselimuti oleh petir melesat dengan cepat dan menyerang semua pasukan iblis itu satu persatu.


Roaaarrrrggghhhh


Dhuarrrrrr


Sesaat kemudian, naga petir itu meraung dengan keras lalu meledakkan diri di tengah-tengah pasukan iblis yang membuat seluruh pasukan iblis yang ada disana mati tanpa tersisa.


Di alam bawah....

__ADS_1


" Ukhuuuukkk"


Mo Liao batuk darah akibat dari ledakan portal yang dilaluinya. sebelum dia mencapai alam bawah, portal itu sudah meledak lebih dulu dan alhasil ledakan itu membuat luka dalamnya semakin parah. Untungnya, portal itu tidak membawanya ke tempat lain.


__ADS_2