
" Kapan tuan muda datang?" Tanya seorang pemuda yang sedang berlatih.
" Aku juga tidak tahu. Aku tidak pernah melihatnya melewati gerbang." Ucap yang lain.
" Kakak-kakak Lihat. Yue'er punya api." Ucap Ling Yue sambil menunjukkan bola api sebesar kelereng di telapak tangannya.
" Yue'er, ingat. Jangan pernah menunjukkan api itu kepada orang-orang, karena itu akan membahayakan keselamatanmu." Ucap Ling San.
" Ya. Yue'er mengerti." Jawab Ling Yue.
Sekitar 10 menit kemudian, Ling San sudah sampai di kota. Dia lalu membawa Ling Yue jalan-jalan di kota. Ling Yue nampak bahagia sesekali dia meminta Ling San untuk membelikannya makanan.
" Sekarang kita ke tokoh perhiasan. Aku akan membelikan perhiasan untuk adikku ini." Ucap Ling San.
" Tidak mau. Yue'er ngga suka perhiasan. Yue'er hanya mau baju baru." Ucap Ling Yue.
" Baiklah kalau begitu, kita ke tokoh baju saja.'' Ucap Ling San.
Sesaat kemudian, Ling San memasuki sebuah bangunan bertingkat tiga.
" Selamat datang di tokoh Mawar perak tuan." Sambut pelayan tokoh.
" Berikan aku baju terbaik di tokoh ini untuk adikku." Ucap Ling San.
" Baik tunggu sebentar." Ucap pelayan tersebut lalu pergi ke tingkat 3. Beberapa menit kemudian, pelayan itu kembali dengan membawa tiga pasang pakaian berwarna merah, kuning dan jingga.
" Yang itu kak. Yue'er mau yang itu." Tunjuk Ling Yue kearah baju berwarna Jingga.
" Baik, berikan aku lima 4 pasang pakaian dengan warna yang sama seperti ini." Ucap Ling San.
" Baik tuan." Jawab pelayan itu lalu kembali kelantai 3 untuk mengambil pakaian dengan bahan yang sama.
" Tuan, ini pakaian yang Anda minta, semuanya jadi 400.000 koin emas " Ucap pelayan tersebut.
Ling San kemudian mengeluarkan satu kantong koin emas lalu memberikannya ke kasir tokoh.
" Karena Yue'er sudah mengantuk, maka kita akan pulang sekarang." Ucap Ling San.
" Yah. Yue'er masih ingin jalan-jalan." Ucap Ling Yue.
" Jalan-jalannya jika Yue'er sudah tidur." Ucap Ling San.
" HM, apakah Yue'er ingin terbang?" Tanya Ling San, tapi, tidak ada jawaban dari Ling Yue.
" HM, dia sudah tidur." Ucap Ling San lalu terbang menuju ke rumahnya.
" HM, Yue'er sudah tidur?" Tanya Ling Mei.
" Iya Bu. Dia sudah tidur." Jawab Ling San.
" Patriak klan Long, Berniat menjodohkan putranya dengan adikmu. Bagaimana pendapatmu?" Tanya Ling Huo.
__ADS_1
" Kapan mereka akan datang ke sini?" Tanya Ling San.
" Sepertinya besok." Jawab Ling San.
" Aku tidak setuju ayah. Lagi pula aku tidak ingin adikku dijodohkan sekarang. Dan juga ayah tahu, kan. Sikap klan Long itu sangat bar-bar. Aku tidak ingin adikku dijodohkan sekarang. Dia masih terlalu kecil." Jelas Ling San.
"Aku akan menyetujui perjodohan itu, tapi sebelumnya aku akan melihat bagaimana sikap anggota klan Long itu." Ucap Ling San.
" Ayah, aku ingin mengantar Yue'er ke kamarnya dulu." Ucap Ling San lalu meninggalkan Ling Huo dan Ling Mei.
" Aku yakin, dia akan menghancurkan klan Long jika ada yang berani mengganggu adiknya." Ucap Ling Mei.
" Kau benar. Dia akan sangat marah jika orang yang sangat dia sayangi di sakiti oleh orang lain." Ucap Ling Huo
" Tidurlah yang nyenyak." Ucap Ling San lalu menarik selimut dan menyelimuti adiknya.
" Tak semudah itu aku menyetujui perjodohan itu. Klan Long pasti memiliki rencana lain." Ucap Ling San.
" HM, sepertinya ada orang lain disini." Ucap Ling San lalu memasang formasi pelindung tak kasat mata untuk melindungi adiknya.
Wusss
Ling San kemudian menghilang dari tempat itu, dan muncul di atap rumahnya.
" Huh. Dasar paktua Long. Bisa-bisanya dia menyuruhku untuk menculik seorang anak kecil." Ucap pria tersebut.
" Ciih. Berani menyentuhnya maka kau akan kumusnahkan." Ucap Ling San.
" Siapa kau?" Tanya pria itu.
Wusss
Beberapa detik kemudian, Pria itu berubah menjadi abu. Lalu, abunya kemudian ditiup angin.
" Klan Long. Aku akan membalas kalian besok juga." Ucap Ling San.
" Untung saja, dia tidak bangun." Ucap Ling San.
" Entah apa yang ingin patriak klan Long itu lakukan pada adikku." Ucap Ling San.
Sore Harinya, Ling Yue bangun dari tidurnya. Dia langsung berjalan menuju ke meja makan, dan memakan makanan yang ada di sana.
" Ternyata adik kecilku sudah bangun?" Tanya Ling San.
" Kakak. Yue'er lapar." Ucap Ling Yue.
" Kalau begitu, ayo kita ke restoran." Ucap Ling San lalu menggendong Ling Yue.
" Apakah Yue'er ingin terbang?" Tanya Ling San.
" Ya. Yue'er mau." Jawab Ling Yue.
__ADS_1
" Kalau begitu, ayo kita terbang." Ucap Ling San lalu melesat dengan kecepatan rendah.
" Yeayyy aku terbang." Ucap Ling Yue kegirangan.
Wusss
Wusss
Ling San kemudian mendarat di depan restoran. Ling Yue melihat sekelilingnya, lalu tiba-tiba Ling Yue memeluk Ling San.
" Hei ada apa? Yue'er kenapa?" Tanya Ling San.
" Yue'er takut. disini ada orang jahat." Jawabnya.
" Dia orang jahat." Tunjuk ya kearah seorang pria parubaya.
" HM, patriak klan Long." Gumam Ling San.
" Tidak perlu takut. ayo kita masuk. Nanti kita kehabisan makanan." Ucap Ling San.
Ok, makannya di skip aja, ya.
Selesai makan Ling San kembali membawa Ling Yue jalan-jalan di kota hingga senja tiba.
" Ayo kita pulang. Ibu pasti sudah khawatir karena kau tidak ada di rumah." Ucap Ling San.
Wusss
Ling San kembali terbang dengan kecepatan rendah menuju rumahnya. Sesampainya disana, dia disambut dengan Omelan oleh ibunya.
" San'er. Ibu kira adikmu menghilang. Ternyata kau yang membawanya." Ucapnya.
" Kalau kau ingin membawanya, bilang dulu. Jangan asal membawanya saja." Ucap Ling Mei.
" Maaf Bu. Ibu tadi tidak ada di rumah. kebetulan Yue'er bangun. Dan dia ingin makan. Dan dimeja hanya ada beberapa potong apel. Jadi, aku membawanya ke restoran untuk makan, sekalian membawanya jalan-jalan." Jawab Ling San.
" Baiklah, Yue'er. Sekarang saatnya mandi lalu tidur." Ucap Ling Yue.
" Ibu. Yue'er belum mengantuk Yue'er ingin bermain." Ucap Ling Yue.
" Yue'er mandi dulu. Setelah itu, baru kita main." Ucap Ling San.
" Ayo mandi." Ucap Ling Yue lalu berlari ke kamar mandi.
" Adikmu memiliki sifat yang sama denganmu." Ucap Ling Mei lalu menyusul Ling Yue.
" Sepertinya aku harus berjaga malam ini. Karena aku yakin patriak klan Long akan mengirim seseorang kesini." Ucap Ling San lalu masuk kekamarnya.
" Kakak, Yue'er sudah mandi. Ayo kita main." Ucap Ling Yue.
" Baiklah, Yue'er ingin main apa?" Tanya Ling San.
__ADS_1
" Yue'er ingin main tebak gambar." Jawabnya.
" Baiklah." Jawab Ling San.