
"Luar biasa. Dia menghancurkan pasukan klan Wilang dalam sekali serang." Ucap Zilong.
" Shen Long, ayo kita pergi sekarang." Ajak Ling San.
" Baik tuan." Jawab Shen Long.
" Tunggu dulu, tuan muda." Cegat tetua pertama klan Wang.
" Kuharap kau tidak mencegahku untuk pergi." Ucap Ling San.
" Dasar tidak tahu malu. berada disini saja itu sudah beruntung buatmu, dasar tidak tahu terima kasih." Ucap patriak klan Wang.
" Seandainya saja saya tidak kesini, sudah dipastikan klan ini sudah rata dengan tanah." Ucap Ling San.
" Hanya kebetulan saja. Kau tidak ada pun, kami tetap akan memenangkan pertempuran tadi." Ucap tetua kedua klan Wang.
" Aku muak melihat sikap sombong dan tak tahu diri kalian. Kalau begini, lebih baik aku hancurkan saja klan ini tanpa sisa." Ucap Ling San lalu terbang ke langit dan membuat segel tangan. Lalu, ratusan bola kristal raksasa bermunculan didepan Ling San.
" Lakukan saja kalau kau berani." Ucap tetua agung Wang Yoan.
Wuuuusssss
Wuuussssssss
Booooooommm
Booooooommm
Boooooommmm
Ratusan bola-bola kristal itu kemudian menghujani klan Wang. Bola-bola kristal itu membuat para anggota klan Wang lari tunggang langgang.
" Kupikir dengan membantu kalian, kesombongan yang kalian miliki akan hilang, tapi ternyata tidak." Ucap Ling San.
Wuuuussss
Wuuusssss
Boooooommmm
Boooooommmm
Booommmmmmm
Ling San lalu mengarahkan meteor-meteor kristal itu kearah para petinggi klan Wang.
Dalam sekejap saja, para petinggi klan Wang terkapar tak bernyawa.
Boooooommmm
Boooooommmm
Boooooommmm
Boooooommmm
Tak berhenti sampai disitu, Ling San kembali melepaskan ratusan jarum-jarum kristal kearah para anggota klan Wang. rata-rata dari mereka yang dibunuh oleh Ling San adalah orang yang memiliki sifat sombong angkuh.
" Jika kalian mendapat masalah, kalian hadapi sendiri." Ucap Ling San lalu pergi bersama dengan Shen Long.
" Benar-benar bodoh. Bukannya senang karena dibantu, kalian malah bersikap sombong dihadapan anak itu." Ucap patriak klan Ban, Klan yang tinggal diwilayah itu.
__ADS_1
" Akibat kesombongan mereka, lebih dari setengah anggota klan Wang mati." Ucap Ban Wau.
" Tuan, kenapa anda memberi kesempatan kepada anak-anak klan Wang. Mereka pasti akan membalas dendam" Ucap Shen Long.
" Mereka masih sangat kecil, dan mungkin dengan melihat itu, mereka akan menghilangkan kesombongan mereka." Jawab Ling San.
" Apakah kita akan langsung ke Barat atau singgah terlebih dahulu?" Tanya Shen Long.
" Sebaiknya langsung kebarat saja. Aku tidak ingin membuang-buang waktu lagi." Jawab Ling San.
" Baik. Silahkan, naik tuan." Ucap Shen Long lalu berubah menjadi naga.
" Terima kasih atas tumpangannya Shen Long." Ucap Ling San.
Wuuuusssss
Wuuussss
Wuuusssss
Wuuussssss
Sesaat kemudian, Shen Long melesat kearah Barat dengan kecepatan penuh. Shen Long terus terbang selama berhari-hari tanpa henti.
Setelah satu bulan, Mereka akhirnya sampai di perbatasan wilayah barat dan wilayah sekte Wilang.
" Energi disini sangat murni dan sangat pekat." Ucap Shen Long.
Tanpa menunggu lagi, Ling San dan Shen Long melesat memasuki hutan diwilayah Barat. Mereka melompat dari satu pohon kepohon lainnya menembus gelapnya hutan.
Semakin kedalam, energi dewa di hutan semakin tebal. Bahkan, tekanan gravitasi di wilayah barat jugaempat kali lebih kuat dari tekanan gravitasi di wilayah lain.
" Tuan apakah anda merasakan sesuatu?" Tanya Shen Long.
" Apakah kita akan kesana?" Tanya Shen Long.
" Ya. Karena, aku penasaran siapa pemilik aura ini." Jawab Ling San.
Wuuusss
Wuuusss
Tak lama kemudian, mereka berdua sudah sampai ditempat aura yang mereka rasakan.
" Tuan, ini bukan aura biasa." Ucap Shen Long.
" Kau memang benar, tapi siapa pemilik aura?" Tanya Ling San.
" Sepertinya aura ini berasal dari batu itu." Tunjuk Shen Long kearah batu berwarna putih.
" Ayo kita kesana." Ucap Ling San lalu melompat dan mendarat tepat didekat batu tersebut.
" Energinya mirip dengan energi semesta milikku." Ucap Ling San.
" Energi ini membuatku nyaman." Ucap Shen Long.
" Lalu, kita apakan batu besar ini?" Tanya Ling San.
" Saya juga tidak tahu, tuan. Tapi, sepertinya energi itu mengandung energi semesta." Ucap Shen Long.
" Apa ini sebabnya hutan diwilayah Barat ini selalu tenang?" Tanya Ling San.
__ADS_1
" Bisa jadi, tuan. Semenjak kita masuk ke wilayah ini, kita tidak menemukan hewan-hewan yang saling bertarung. Semuanya hidup dengan damai." Ucap Shen Long.
" Mungkin, aku harus mengalirkan energi semesta milikku kebatu ini." Ucap Ling San lalu memegang batu itu dan mengalirkan energi semestanya ke batu tersebut.
Wuuuuuusssss
Wuuussssssss
Batu itu kemudian bergetar dengan hebat, lalu memancarkan cahaya warna warni kelangit. Itu adalah tujuh cahaya elemen. Merah melambangkan elemen api, kuning melambangkan tanah, biru melambangkan elemen air, Cyan melambangkan elemen angin, ungu melambangkan elemen petir, abu-abu melambangkan elemen kehampaan, dan cokelat adalah elemen kayu. Diantara ketujuh elemen itu, terdapat dua elemen yang tak lain adalah elemen cahaya dan kegelapan.
Wuuuuuusssss
Cahaya dari batu itu semakin terang. Cahaya itu menyelimuti seluruh Alam Dewa. Bukan hanya itu, cahaya dari batu itu juga menyelimuti alam langit, alam ilahi, serta alam Bawah.
" Apa ini?" Tanya Shen Long.
" Tunggu. Ini adalah perubahan energi." Ucap Shen Long.
Shen Long kemudian menutup kedua matanya lalu memeriksa energi yang berasal dari batu tersebut.
" Apa ini? Kenapa aku tidak mengenali energi ini?" Tanya Shen Long.
" Apakah ini peleburan dan pembentukan energi yang baru?" Tanya Shen Long.
Shen Long terus bertanya-tanya tentang perubahan energi yang dirasakannya. Dia merasakan energi sebelumnya melebur dan digantikan oleh energi yang baru.
" Apakah ini salah satu pertanda dari akhir suatu zaman?" Tanya Shen Long.
" Jika tuan berhasil menyelesaikan peleburan ini, maka kekuatan tuan akan meningkat drastis.
Wuuusssss
Wuuuussss
Wuuusssss
Wuussssss
Booooommmmm
Boooooommmm
Boooooommmm
Boooommmmm
Sepuluh meteor tiba-tiba saja muncul dan menghantam daratan dewa. Bukan hanya itu, meteor-meteor itu juga turun di alam langit dan alam ilahi. Sepuluh meteor itu adalah pertanda dari kekacauan yang semakin dekat.
" kurasa kurang dari 5 tahun lagi, kekacauan besar akan segera terjadi." Ucap Shen Long.
Di alam Langit...
" Meteor-meteor ini bukanlah meteor biasa." Ucap Long Qing.
Tanpa basa-basi lagi, Long Qing lalu memerintahkan para anggota Aegis untuk pergi ke klan Ling. dia berniat untuk melindungi klan Ling itu sampai Ling San datang.
" Kurasa kekacauan yang diramalkan itu sebentar lagi akan terjadi." Ucap Long Qing.
" Perkiraanku juga begitu. Sepuluh meteor sudah turun. Jika meteor-meteor 100 meteor sudah turun, maka kekacauan tinggal setahun lagi." Ucap Gui San.
" Tugas kita sekarang adalah membawa para pewaris dewa primordial ketempat ini. Kita harus membantu mereka untuk meningkatkan kekuatan mereka secepatnya." Ucap Liong Xiong.
__ADS_1
" Itu benar. kita harus menjaga mereka, karena mereka adalah kunci untuk mengakhiri kekacauan yang sebentar lagi akan terjadi." Ucap Niu Qwang.