Kaisar Dewa Kristal

Kaisar Dewa Kristal
Chapter 54 Naga es


__ADS_3

Ling San melesat kecepatan penuh hingga membuat danau itu menjadi berombak. Semakin lama, ombak itu semakin kuat. Dan tanpa sengaja, aura Ling San merembes keluar hingga membuat danau semakin bergejolak.


Didasar danau bagian utara....


" Grrrrrrr"


" Akkhh, siapa yang mengganggu tidurku?" Tanya seekor naga laut.


Naga itu lalu berenang untuk mencari tahu siapa yang melewati danau itu.


Groorrrrrggghh


" Ciih, manusia sialan. Kau telah mengganggu tidurku, maka bersiaplah untuk menjadi sarapan pagi ku." Ucap Naga Laut itu.


" Pagi..? Ini sudah siang naga bodoh." Ucap Ling San.


" Apapun itu, kau akan tetap menjadi makananku." Ucapnya lalu melepaskan nafas es kearah Ling San.


Melihat itu, Ling San lalu melompat dan menghindari nafas es naga itu.


" Aku kira kau naga air, ternyata naga es. Atau jangan-jangan, kau persilangan antara naga angin dan naga air." Ucap Ling San.


" Itu bukan urusanmu bocah." Ucapnya lalu mengibaskan ekornya dan seketika ribuan jarum es melesat kearah Ling San


Booommmm


Booommmm


Ledakan beruntun terdengar saat ribuan jarum es itu menabrak sesuatu.


" Oh, maaf. Seranganku tidak berhasil menyentuhku." Ucap Ling San.


" Groorrrrrggghh"


Naga itu kembali meraung dengan keras, dan aura dingin merembes dari dalam tubuhnya yang menyebabkan danau jingga membeku seluas 4 km.


" Wow, ternyata kau bisa marah juga. Dan amarahmu itu sangat menyeramkan sehingga berimbas pada makhluk lain yang ada di dalam danau yang kau buat beku itu." Ucap Ling San.


Booommmm


booommmm


Booommmm


Pertarungan pun kembali terjadi sehingga membuat hewan yang ada didekat tempat mereka bertarung mencari tempat yang aman.

__ADS_1


" Roaaarrrrrgghhhh"


Naga itu kembali meraung dengan keras dan diiringi oleh nafas es yang membuat danau membeku.


" Ciih, apakah kau bisa bertarung, tanpa membekukan danau?" Tanya Ling San sambil terus menangkis serangan naga itu.


" Ciih, mereka hanyalah makhluk lemah. Untuk apa aku memikirkan mereka." Ucap Naga itu.


" Kalau begitu, aku akan menghilangkan kesombongan yang ada di dalam dirimu itu hilang." Ucap Ling San lalu mengeluarkan tombak Naga Azure miliknya.


Triiiinngggg


Triiiinngggg


Triiiinngggg


Ledakan beruntun, menjadi suara dentingan logam yang memekakkan telinga saat tombak Ling San menghantam sisik naga itu.


" HM, suskkmu keras juga. Mungkin jika dijadikan bahan pembuat armor, sisikmu bisa dijadikan. armor tingkat bintang sampai tingkat kuno." Ucap Ling San.


Triiiinngggg


Triiiinngggg


Booommmm


" Sangat membosankan. Lebih baik aku akhiri pertarungan ini saja." Ucap Ling San lalu mengalirkan api jiwa ke tombaknya sehingga tombak yang awalnya berwarna emas berubah menjadi ungu pucat.


" Sial. Dia pengguna api jiwa. Jika api itu nengenaiku, maka sisikku bisa meleleh." Batin naga tersebut


Ling San lalu memainkan tombaknya seperti orang menari, lalu sesaat kemudian, bayangan burung api dengan tubuh di selimuti api jiwa muncul di langit.


Kwaaakkkk


Burung itu kemudian berteriak dengan keras lalu melesat kearah naga es tersebut.


Booommmm


Suara ledakan pun terjadi saat burung api itu menghantam tubuh naga es itu. Walaupun dia sempat menciptakan perisai es, tapi tetap saja es itu mencair.


Perlahan-lahan, sisiknya mulai meleleh karena terbakar oleh api jiwa Ling San. Namun, api itu kemudian menghilang dari tubuh naga es itu.


" Kenapa kau tidak membunuhku dan mengambil inti jiwaku seperti manusia lainnya?" Tanya naga itu.


" Walau aku membunuhmu pun, itu tidak ada untungnya bagiku. Jadi, lebih baik aku membebaskannmu. Niatku bukan untuk membunuhmu, melainkan untuk menghilangkan sifat sombong yang ada di dalam hatimu itu." Ucap Ling San.

__ADS_1


" Ternyata selain kuat, kau tidak memiliki niat untuk membunuhku, walau kau tahu aku adalah seekor naga yang diincar oleh manusia." Ucapnya.


" Aku Yin Long, bersedia untuk menjadi bawahan Anda tuan." Ucap Yin Long lalu berubah menjadi seorang pria parubaya.


" Baiklah kalau itu maumu." Ucap Ling San lalu melukai jarinya dan memetakan darahnya di kepala Yin Long.


" Baiklah, kau masuklah kedalam portal itu. Portal itu akan membawamu ke tempat paman Long Qing dan bibi Niu berada." Ucap Ling San.


" Bai, tuan." Jawab Yin Long lalu melompat kedalam portal itu.


" Tapi, sebelum pergi, aku akan mencairkan es ini dulu." Ucap Ling San sambil menatap es yang membekukan danau tersebut dalam radius 5 km


Swuusss


Sesaat kemudian, sebuah kubah menutupi seluruh bagian danau yang membeku, lalu kubah itu kemudian menyala dan api ungu menyelimuti es tersebut yang membuat es itu mencair.


" Baik, sekarang saatnya menuju ke Padang es." Ucap Ling San lalu melesat kembali dengan kecepatan penuh.


Dua hari berlalu, Akhirnya Ling San sampai di Padang es. Sesuai namanya, Padang es ada hamparan es abadi yang sangat luas. Padang es itu memiliki luas 30.000.000km dan dilapisi oleh es abadi, yang dulunya merupakan laut jingga, tapi kini yang tersisa hanyalah danau jingga saja


" Ternyata benar. di sini dulunya adalah sebuah laut. Hanya saja Padang es ini membuat danau jingga yang dulunya adalah laut berubah menjadi danau." Ucap Ling San.


Wusssss


Sesaat kemudian, Ling San mengeluarkan Yin Long dari dalam cincin semata.


" Ada yang bisa saya bantu tuan?" Tanya Yin Long


" Apakah benar, dulu Padang es ini adalah sebuah lautan?" Tanya Ling San.


" Benar tuan. jauh sebelum aku lahir, Padang es ini adalah sebuah laut yang merupakan wilayah kekuasaan klan naga laut. Tapi, aku lahir, salju turun di wilayah ini selama hampir dua tahun. hal itu membuat lebih dari 30 juta km dari wilayah laut jingga membeku, dan menyisakan 500.000 km saja. Selain itu, salju yang turun juga membuat seluruh klan naga laut perlahan-lahan semua anggota klan naga tertimbun oleh lapisan es dan menyisakan aku seorang." Jelas Yin Long dengan sedih.


" Apakah es ini akan mencair?" Tanya Ling San.


" Ya, dan menurut ramalan terus naga, es itu akan mencair dengan sendirinya jika pewaris dewa matahari sudah menginjakkan kakinya di atas Padang es ini." Jawab Yin Long.


" Baik, kalau begitu apakah kau mau menemaniku menjelajahi lembah ini?" Tanya Ling San.


" Tentu saja tuan. Tapi, kita tidak boleh terbang di atas lembah ini, kita hanya bisa berjalan." Ucap Yin Long.


" Oh, baiklah kalau begitu." Ucap Ling San lalu mendarat perlahan-lahan.


Wusssss


Saat dia mendarat, kejadian aneh mulai terjadi. dari kakinya, sebuah cahaya emas muncul yang membuat es retak perlahan-lahan. Lama kelamaan, retakan itu semakin besar dan membesar. Retakan itu terus meluas dan menyebar ke seluruh Padang es. Sementara Ling San dan Yin Long dibuat melayang oleh cahaya emas itu.

__ADS_1


__ADS_2