
Mereka terus menyusuri selurih gerbang klan. Karena gerbang itu terbuat dari batu hitam, maka mereka sangat sulit untuk menemukan giok itu.
Sesaat kemudian, mereka menemukan sebuah batu mengkilap berbentuk persegi.
" Hah, ini dia yang kita cari." Ucap Ling Hou.
" Lalu, apa yang akan kita lakukan pada giok itu?" Tanya Ling Dan.
" Tentu saja menaruhnya di penjara." Jawab Ling Hou.
" Kalau begitu ayo kita kesana." Ucap Ling Dan.
Wusss
Wusss
Mereka berdua kemudian melesat ke penjara bawah tanah milik klan Ling. Dimana penjara itu di buat khusus untuk para penyusup dan pasukan yang menyerang klan Ling.
Ling Hou kemudian mrnyelipkan batu giok itu ke langit-langit penjara lalu keluar dari penjara.
...****************...
" Kalian pikir menundukkan klan Ling itu semudah membalikkan telapak tangan?" Tanya Ling Dan.
" Asal kalian tahu, klan Ling tidak akan pernah tunduk kepada Kaisar yang sombong itu. Dia hanya ingin menjadikan kami sebagai pasukannya." Jelas Ling Hou.
" Dan satu lagi, kami hanya akan tunduk kepada Kaisar sah kekaisaran." Jelas Ling Dan.
" Ciih, semua keturunan kaisar Sui Hu sudah dibunuh." Ucap Fa Hang
" Ciih, kalian ini sangat bodoh. Apa kalian pikir yang mulia Sui Hu sebodoh itu. Keturunannya masih ada, dan sudah siap untuk menjadi kaisar selanjutnya. " Jelas Ling Hou.
" Apa bagaimana mungkin?" Tanya Fa Hang.
" Aku membunuh semua keturuanan Sui Hu dengan tanganku sendiri, dan bahkan pangeran mahkota Kaisar Sui Hu pun aku bunuh." Ucap Fa Hang.
" Kau saja yang bodoh. Mana yang asli dan mana yang palsu." Ucap Ling Dan dengan senyum sinis.
__ADS_1
" Baik, waktu kalian sudah habis." Ucap Ling San.
Lalu, di telapak tangan kanannya api jiwa berkobar sementara di tangan kirinya petir jiwa berderak-berderik.
Wusss
Booom..
Jedarrr
Booommm
Ling San kemudian melemparkan api jiwa dan petir jiwa kearah prajurit kekaisaran.
" Arrrggg
Arghhhhh
" Dasar sialan." Ucal Fa Hang sebelum berubah menjadi abu.
Satu persatu, semua prajurit elit itu berubah menjadi abu. Bukan hanya fisiknya, tapi jiwa mereka juga berubah menjadi abu.
" Tapi, paman. Aku tidak tahu yang mana putra mahkota kaisar Sui Hu, secara di sana ada sekitar lima orang pangeran." Jawab Ling Dan.
" Pangeran mahkota kaisar Sui Hu memiliki sifat yang berbeda dengan keenam saudaranya, dan dia memiliki sebuah kalung giok emas yang merupakan kalung pemberian permaisuri Li Yun." Jelas Ling Hou.
" Tunggu, Berarti pangeran mahkota kaisar Sui Hu adalah pangeran Sui Chu?" Tanya Ling San.
" Ya, selama ini kaisar Sui Hu memintaku untuk menjaga putranya di klan Ling, tapi karena klan Ling saat itu sangat kacau, maka ayah membawanya ke ke istana dan meletakkannya di depan gerbang istana. Berhubung pangeran mahkota kaisar Sui Yang sudah mati, maka pelayan menukarnya bayi Sui Yang. Dan menyerahkan bayi Sui Yang yang sudah mati kepadaku. Dan aku pun membawanya pergi seakan-akan aku menyelamatkan bayi itu. Dan sesaat kemudian, jenderal Fa Hang datang dan merebut bayi itu, dan menusukkan pedangnya di jantungnya. Karena merasa berhutang padanya, aku mrnguburnya dengan layak." Jelas Ling Dan.
" Untuk meyakinkan pangeran, kau berikan ini padanya, dan satukan dengan kalungnya." Ucap Ling Dan lalu menyerahkan sebuah kalung setengah hati berwarna emas.
" Kalung milik Pangeran itu hanya setengah, dan jika kau mrnyatukannya, maka akan muncul sebuah hologram kaisar Sui Hu dan permaisuri Li Yu ." Jelas Ling Hou.
" Kalau begitu aku permisi dulu paman, ayah." Ucap Ling San lalu menghilang.
Swuuusss
__ADS_1
Sesaat kemudian, Ling San muncul di kamar pangeran Sui Chu. Kedatangan Ling San yang tiba-tiba, membuat Sui Chu menyerang Ling San
" Tunggu dulu pangeran. Aku kesini ingin memberimu ini." Ucap Ling San lalu mengeluarkan kalung setengah hati.
" Ini, darimana kau mendapatkannya?" Tanya Sui Chu heran.
" Tidak ada waktu, kau satukanlah kalung ini dengan kalungmu, maka kau akan mendapatkan jawabannya." Jawab Ling San.
Swuuss
Ling San kemudian memasang formasi cakram dewa di seluruh kamar pangeran mahkota.
Pangeran Sui Chu kemudian mengeluarkan kalungnya dan menyatukannya dengan kalung yang di bawa oleh Ling San.
Sesaat kemudian, kalung itu bersinar, dan muncul hologram laki-laki dan perempuan di hadapan Sui Chu.
" Putraku, kau sudah besar sekarang." Ucap pria tersebut.
" Kalian ini siapa? Dan kenapa wajahku sama dengan wajah anda?" Tanya Sui Chu.
" Cukup mudah. Karena kau adalah putraku." Jelas Li Yun.
" Tapi, bagaimana mungkin? Aku adalah anak dari kaisar Sui Yang.
" Aish, ternyata si Ling Dan dan Ling Hou menitipkanku ke Sui Yang, ide yang bagus." Ucal Kaisar Sui Hu.
" Waktu kami tidak lama di sini, ayah akan menjawab semua pertanyaanmu itu." Ucap Sui Hu.
Lalu, di hadapan mereka berdua muncul sebuah hologram lagi, yang mana hologram itu memperlihatkan kelahiran Sui Chu, yang disambut dengan bahagia oleh kelima klan pendukung kaisar Sui Hu, lalu tayangan itu berlanjut ke pembataian keluarga Sui Hu, dan ketiga kakaknya. Terlihat di tayangan itu, Sui Chu di berikan kepada dua oranv pria yang di perintahkan untuk merwat dan membesarkan Sui Chu, tapi karena suatu hal, salah satu dari pria yang menggendong bayi Sui Chu meletakkan Sui Chu di sebuah kamar, dan seorang pelayan mengambil bayi Sui Chu dan menukarnya dengan sebuah bayi yang sudah mati. Adegan berlanjut ke pengejaran Fa Hang untuk membunuh Sui Chu. Terlihat dia merebut seorang bayi dari tangan seorang pria dan menusukkan pedangnya ke jantung bayi itu. Lalu, Jenderal Fa Hang pergi, sementara pria itu mengubur bayi itu, dan pergi. Hologram itu pun menghilang.
" Kedua pria yang kau lihat tadi, adalah ayahku, dan yang menggendongmu adalah pamanku Ling Dan. Alasan mereka menitipkanmu di sini, karena klan Ling saat itu sedang kacau, dan itu juga bertepatan dengan kelahiranku, tempat terbaik untuk menyelamatkanmu adalah di istana ini." Jelas Ling San.
" Dasar sialan. Aku pasti akan membalas semua perbuatanmu." Ucap Sui Chu
" Tenanglah. Aku juga akan membantumu, tapi pertama-tama, kita harus meyakinkan keempat klan lainnya kalau kau adalah putra dari kaisar mereka." Ucap Ling San.
" Sepertinya itu tidak perlu. Karena ayahmu dan pamanmu sudah merencanakan ini sebelumnya bersama keempat patriak lainnya, dan kau tinggal mengenalkannya kepada keempat klan itu." Jelas Sui Hu.
__ADS_1
" Ya, itu benar. Sebelumnya mereka sudah menduga bahwa penyerangan itu akan terjadi. Jadi, mereka ingin menyelamatkan semua anakku, tapi terlambat. ketiga putraku sudah di bunuh terlebih dahulu. Jadi, mereka memutuskan untuk menyelmatkan putraku yang baru lahir. Untuk memancing perhatian Sui Yang dan pasukannya, keempat patriak itu berpencar sementara ayah dan pamanmu itu membawa putraku pergi. Dan entah kenapa, mereka berpisah, dan menyerahkannya kepada istri dari Sui Yang. Jadi, kelima klan itu, sudah tahu jika putraku masih hidup." Jelas Li Yun.