Kaisar Dewa Kristal

Kaisar Dewa Kristal
Chapter 121 Ranah Dewa Penguasa


__ADS_3

Wuuuusssss


Wuuuuuusssss


Wuuussssssss


Semakin lama, benang-benang emas yang melilit tubuh Ling San semakin banyak. Tapi, benang-benang itu membutuhkan waktu yang sangat lambat untuk menyatu dengan jiwa Ling San.


Sementara itu, Shen Long akhirnya menyadari jika waktu yang dibalik formasi itu memang sangat lambat. 6 bulan didalam formasi, sama dengan setahun didunia luar.


" 1 banding 2, ya." Ucap Shen Long sambil terus berjaga.


" Apa tuan tidak menyadari aliran waktu di sini sangat lambat?" Tanya Shen Long.


" Dia menguasai teknik ruang dan waktu, masa iya, dia tidak menyadari aliran waktu disini?" Tanyanya.


Empat bulan kembali berlalu, dan kini hampir semua energi semesta habis diserap oleh Ling San. Kini, tinggal seper empat saja yang belum diserapnya. Bersamaan dengan itu, kultivasinya menerobos keranah Dewa abadi bintang 9. Tapi, benang-benang yang melilit Ling San belum habis dia serap. Benang-benang energi itu, membentuk sebuah lautan energi didalam jiwa Ling San. Lautan energi didalam jiwa Ling San semakin lama, semakin luas, dan sebuah pulau kecil mulai terbentuk. Itu adalah cikal bakal dari dunia jiwa.


" Hampir berhasil." Ucap Shen Long.


Sementara di alam Langit, seluruh anggota Aegis melakukan pelatihan tertutup. Mereka semua fokus pada peningkatan kekuatan jiwa mereka.


" Selama hampir setahun ini, kekuatan mereka semua meningkat drastis." Ucap Niu Qwang.


" Ngomong-ngomong, kemana tuan muda pergi, sudah hampir setahun tidak ada kabar darinya" Ucap Long Qing.


" Pastinya dia sedang berada disuatu tempat." Jawab Niu Qwang.


" Oh iya, apa menurutmu peleburan dan pembentukan energi yang terjadi itu ulah dari tuan muda?" Tanya Long Qing.


" Aku mersa seprti itu. Karena aku bisa merasakan Fluktasi energi yang sangat besar didalam tubuh tuan muda." Jawab Niu Qwang.


" Fluktasi energi itu juga aku rasakan. Dan sepertinya, energi itu merupakan gabungan dari seluruh energi yang ada di semua alam." Jelas Long Qing.


Walaupun Ling San berada di alam dewa, tapi mereka mengetahui jika Ling San membangkitkan energi yang sangat kuat, melalui kontrak darah mereka. Jika Ling San mati, maka mereka juga akan mati.


" Semoga saja, dia kembali secepatnya." Ucap Niu Qwang.


" Kita tidak tahu bagaimana caranya meningkatkan kekuatan mereka. Mungkin tuan muda tahu caranya." Ucap Long Qing


" Kultivasi mereka semua tertahan di ranah Dewa Surgawi. Dan buah-buah abadi dan buah nirwana sudah tidak bisa meningkatkan kekuatan mereka." Jelas Long Qing.


" Andai saja kita bisa kembali ke alam Rembulan, mungkin aku akan pergi kesana mengambil sumber daya yang selama ini aku simpan di ruangan rahasiaku." Ucap Long Qing.


" Bukankah ruangan itu terhubung denganmu?" Tanya Qiong San.


" Oh iya, kenapa aku bisa lupa" Ucapnya sambil menepuk jidatnya.


" Mungkin karena pengaruh dari reinkarnasi yang kita lakukan, sehingga sebagian ingatan kita terhapus." Ucap Hanzi Xuang.

__ADS_1


" Aku setuju. Bahkan sekarang, aku tidak mengingat letak wilayahku di alam rembulan." Ucap Liong Xiong.


" Kita sama. Bahkan aku tersegel jauh lebih lama dari kalian. Dan bisa dibilang, aku sudah mati dan jiwaku disegel dalam bentuk pedang." Ucap Niu Qwang.


" Itu memang benar. Jangankan wilayah, nama kita saja tidak ada yang ingat. Mungkin hanya Gue Tao yang tahu. Karena dia menyegel ingatannya terlebih dahulu sebelum bereinkarnasi." Ucap Long Qing.


" Benar juga. Aku hanya mengingat marga GUI saja, selebihnya aku tidak ingat apa-apa lagi." Ucap Qiong San.


" Untungnya, pengetahuanmu tidak hilang." Ucap Liong Xiong.


" Memang benar pengetahuannya tidak hilang, tapi sebagian besar tekniknya hilang." Ucap Long Qing.


" Benar. Yang aku ingat hanya teknik formasi saja, dan teknik kura-kura milikku." Ucap Qiong San.


" Andai saja leluhur Ling tidak ada, mungkin kita akan mati sebanyak dua kali." Ucap Long Qing.


" Itu benar, tapi aku tidak tahu apakah kita akan selamat setelah kekacauan itu terjadi." Ucap Niu Qwang.


" Yang dikatakan saudari Niu ada benarnya juga. 95% makhluk akan mati, dan biasanya yang tersisa adalah generasi penerus. Ya, walaupun alam rembulan dan alam peri tersegel, aku yakin meteor-meteor itu yang akan memusnahkan peradaban mereka." Ucap Qiong San.


" Sekarang kita akan melakukan yang terbaik untuk meminimalisir korban yang akan diakibatkan oleh kekacauan itu." Ucap Long Qing.


Kembali ke Ling San...


Bulan demi bulan berlalu, dan tak terasa, Ling San sudah berkultivasi di dunia kecil itu selama setahun penuh, atau dua tahun di dunia luar. Kini, semua kekuatan yang dia miliki sudah disatukan dengan jiwanya, kecuali elemen cahaya, karena memang elemen itu bukanlah miliknya. Dia hanya menyimpan inti cahaya di jiwanya saja, agar inti cahaya itu aman. Kultivasinya sekarang sudah menembus ranah Dewa penguasa puncak.


( Ranah Dewa penguasa dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu awal menengah dan puncak.)


Drrrrrrtttt


Drrrrrrtttt


Jedarrrrrrr


Boooooommmm


Tanpa basa-basi lagi, satu Sambaran petir menghantam tubuh Ling San.


" Sekarang aku sudah siap." Ucap Ling San lalu berdiri dan menatap langit.


Jedarrrrrrr


Booooommmmm


Sambaran kedua mengenai tubuh Ling San, kini tinggal lima Sambaran petit lagi, dan kesengsaraan petir akan berakhir.


Jedarrrrrrr


Booooommmmm

__ADS_1


Jedarrrrrrr


Booooommmmm


Dua Sambaran beruntun mengenai tubuh Ling San, hal itu membuat dia memuntahkan seteguk darah segar.


" Tuan, kau tidak apa-apa?" Tanya Shen Long.


" Tetaplah disana Shen Long, aku baik-baik saja." Jawab Ling San lalu menyeka darah dimulutnya.


Jedaarrrrrrrrrr


Jedarrrrrrrrrrr


Boooooommmm


Dua sambaran petir kembali mengenai tubuh Ling San, dan hal itu membuat dia terluka parah.


" Aku tidak boleh kalah dengan petir ini." Ucapnya lalu menelan sebutir pil untuk menyembuhkan luka-lukanya.


" Walaupun hanya sembuh 50% saja, itu tidak masalah." Ucap Ling San.


Zzzzzzzzzzzzz


Petir-petir semesta berkumpul di langit, membentuk ribuan bola petir raksasa. lalu satu persatu, bola-bola petir itu melesat dan menghantam tubuh Ling San.


Booooooommm


Booooooommmm


Booooooommmm


Booooooommmm


Booooooommmm


Booooooommmmmmmm


Ledakan-ledakan beruntun terus terdengar saat bola-bola petir itu menghantam tubuh Ling San. Walaupun begitu, dia dapat menyelesaikan kesengsaraan petirnya walaupun dia sendiri hampir mati.


" Akhirnya selesai juga." Ucapnya lalu duduk dan memulihkan lukanya.


Di alam Langit...


Petir semesta juga menyambar di alam langit. Hal itu membuat orang-orang semakin ketakutan. Tapi, tidak dengan Xue Yong. Dia sudah tahu apa maksud dari petir semesta yang tiba-tiba saja muncul.


" Siapa yang menembus ranah dewa penguasa?" Tanyanya.


Sebelum dia dikutuk, dia satu-satunya makhluk yang berhasil melewati petir semesta dan menembus ranah dewa penguasa. Tapi, apesnya, kelima dewa primordial tidak dapat mengalahkannya. Tapi, seorang manusia yang memiliki kekuatan jauh dibawahnya berhasil menghancurkan tubuhnya dan menyegelnya.

__ADS_1


" Akan kuhancurkan semua manusia di alam ini. Dan akan keturunan si tombak penghancur itu akan kumusnahkan tanpa sisa." Ucap Xue Yong.


__ADS_2