
Komandan prajurit itu tak percaya jika dua puluh orang prajurit yang berada di ranah suci dan ranah emperor dengan mudah dikalahkan. Sementara Putri Sui Ying sendiri sudah ketakutan setengah mati.
" Sial, aku salah menyinggung orang." Ucap Putri Sui Ying.
" Hm, andai saja para prajurit berada di ranah immortal, mungkin aku kesulitan untuk meledakkannya." Ucap Ling San.
" Ada apa ini? Kenapa ada keributan di sini?" Tanya seorang pria parubaya.
" Jenderal Hui, akhirnya kau datang juga." Ucap putri Sui Ying.
" Tuan putri. Ada apa ini?" Tanya Qin Hui.
" Jenderal, pemuda itu membunuh semua prajurit pengawalku." Tunjuk Sui Ying kearah Ling San.
" Apakah itu benar?" Tanya Qin Hui.
" Itu memang benar. Tapi, aku tidak akan membunuh mereka jika mereka tidak menyerangku terlebih dahulu." Jawab Ling San dengan acuh.
" Hei bocah apa maksudmu?" Tanya Qin Hui.
" Maksudku, Jika orang menganggap dirinya terlalu tinggi dan menganggap rendah orang lain maka sudah pasti ini akan terjadi." Ucap Ling San.
" Aku semakin tidak mengerti apa yang kau katakan." Ucap Qin Hui.
" Dia menyuruh prajuritnya untuk menyerangku. Bahkan prajuritnya sudah terluka pun dia tetap memerintahkan mereka menyerangku. Apa ini yang dinamakan seorang putri?" Tanya Ling San.
" Seorang putri harusnya bersikap bijaksana, renda hati, dan bukan bersikap sombong dan tinggi hati." Ucap Ling San
" Aku salut kepadamu jenderal. Walaupun kau berhadapan dengan seorang putri kau tetap tidak takut dan bersikap bijaksana. Orang sepertimulah yang cocok menjadi seorang pemimpin." Ucap Ling San.
" Hm, apakah aku gunakan teknik hipnotis saja, agar dia mau mengikuti semua perintahku?" Tanya Sui Ying.
Sui Ying kemudian membuat segel tangan, lalu sebuah sinar hijau muncul dari segel tangan yang dia buat. cahaya itu mengarah kepada Ling San.
" Ini ambil kembali teknikmu." Ucap Ling San lalu membentuk cermin kristal. Alhasil teknik hipnotis itu terpantul dan kembali kepada putri Sui Ying.
" Tidaakk." Ucapnya.
Blusss
Cahaya itu pun masuk ke kepalanya, dan alhasil dia pun terhipnotis oleh teknik miliknya sendiri.
" Apa yang kau lakukan padanya?" Tanya Jenderal Qin Hui.
" Tidak ada. Dia hanya terkena teknik miliknya sendiri." Jawab Ling San.
" Sekarang katakan padaku, bagaimana kaisar Sui Yang memerintah." Pintah Ling San.
" Dia saat ini bekerja sama dengan sekte aliran hitam untuk memperkuat kekuasaannya, dan beberapa jenderal sudah dibunuh karena berani menanatang perintahnya." Jawab Putri Sui Ying.
" Ciih, dasar kaisar bodoh." Umpat Ling San.
" Lalu, dimana sekte cahaya roh berada?" Tanya Ling San.
" Sekte itu berada di puncak gunung roh." Jawab putri Sui Ying.
" Sekte cahaya roh berada tak jauh dari kota embun. Dan salah satu tetuanya adalah jenderal kekaisaran. " Ucap Jenderal Qin Hui.
__ADS_1
" Apa yang ingin di lakukan oleh kaisar Sui Yang?" Tanya Ling San lagi.
" Dia ingin menyerang kekaisaran Lui." Jawab Putri Sui Ying.
" Baik, sekarang kau boleh bangun." Ucap Ling San.
" Paman, apakah kau bisa membantuku untuk menghancurkan kekuasaan kekaisaran Sui?" Tanya Ling San.
" Aku sih ingin melakukannya, tapi, aku pelindung kekaisaran sangatlah kuat. Mereka sudah menembus ranah Dewa langit. Belum lagi kubah pelindung kekaisaran sangat sulit untuk di tembus." Jelas Qin Hui.
" Itu tidak masalah paman. Paman, siap-siap saja, nanti saat aku sudah ingin menyerangnya, aku akan memberitahukan paman." Ucap Ling San sambil memberikan sebuah cincin ruang.
" Di dalam cincin itu ada buah abadi yang dapat paman gunakan untuk meningkatkan kekuatan. Tapi, jangan beritahu kepada siapa-siapa." Bisik Ling San.
" Baiklah." Jawab Jenderal Qin Hui.
Sementara itu, putri Sui Ying tersenyum melihat kebodohan Ling San.
" Hm, dasar bodoh. Ternyata kau sangat mudah untuk di bodohi." Gumam Putri Sui Ying.
" Hm, Aku sudah menyuntikkan serbuk kristal kedalam cincin ruang itu, sehingga serbuk kristal akan menyerap kedalam buah abadi, dan dengan begitu aku dapat mengendalikan mereka." Batin Ling San yang sudah tahu siapa sebenarnya Qin Hui.
" Kalian pikir bisa membodohiku." Batin Ling San.
" Paman, bagikan semua buah itu kepada anggota klan Qin." Ucap Ling San lalu pergi
" Kau memang hebat Jenderal." Puji Putri Sui Ying.
" Baiklah. Tingkatkan kekuatan klan Qin sekarang. Karena dengan begitu, Kekuatan kekaisaran akan semakin kuat." Pintah Sui Ying.
" Hm, mereka tidak akan menyadari jika di dalam buah itu ada serbuk kristal." Ucap Ling San.
" Serbuk kristal yang kuberikan ke buah itu bercampur air, sehingga dengan mudah menyerap kedalam buah." Ucap Ling San.
" Benar tuan. aku juga menambahkan segel jiwa, agar jiwa para anggota klan Qin terhubung dengan tuan." Ucap Long Qing.
" Hm, sepertinya buah itu sudah dibagikan." Ucap Ling San.
" Tuan, alangkah baiknya tuan mulai menyerap air surgawi itu." Ucap Long Qing.
Swuuusss
Ling San kemudian menghilang dari tempatnya dan muncul di kebun buah abadi miliknya.
" Baiklah, saatnya menyerap air surgawi." Ucap Ling San kemudian menanggalkan semua pakaiannya dan merendam tubuhnya di dalam air surgawi.
Swuuuussss
Perlahan-lahan, energi yang ada di dalam air surgawi terserap kedalam tubuh Ling San. Energi itu perlahan-lahan mengalir keseluruh tubuh Ling San dan mulai membentuk kembali tubuhnya
" Hm, air ini akan memperkuat tulang tuan, dan juga tubuh Fisiknya." Ucap Long Qing.
Kraaakkk
Kraaakkkk
Dari dalam kolam, terdengar suara tulang patah. Itu adalah suara tulang Ling San yang di hancurkan kemudian di bentuk kembali.
__ADS_1
" Arrrrrrggggggg"
Karena sudah tidak mampu menahan rasa sakit itu, Ling San kemudian berteriak.
" Tuan, tuan harus menjaga kesadaran tuan. Jangan sampai tuan pingsan." Teriak Long Qing.
Arrrggggg
Arrrggghhh
Ling San terus berteriak karena rasa sakit yang diakibatkan oleh tulangnya yang dihancurkan lalu di bentuk kembali. Hal itu terus berulang hingga 8 kali.
Dua bulan berlalu dengan cepat...
Kini, sudah tidak ada lagi suara teriakan dari dalam kolam. Perlahan-lahan, air kolam itu berubah menjadi bening. Bukan hanya itu, kultivasi Ling San meningkat hingga ranah mortal bintang 5.
Sesaat kemudian...
Booommm
booommm
Booommm
Booommm
Booommm
Terdengar suara ledakan teredam dari dalam tubuh Ling San sebanyak 5 kali. yang menandakan jika kultivasinya menerobos ke ranah immortal bintang 1.
Karena merasa air itu sudah tidak berguna lagi untuknya, Ling San kemudian keluar dari kolam dan memakai kembali bajunya.
" Hm, Kekuatan fisikku semakin kuat." Ucap Ling San.
" Tuan sebaiknya tuan tingkatkan kekuatan tuan hingga ranah immortal god menggunakan buah abadi." Ucap Ling San.
" Baiklah." Jawab Ling San
Wussss
Di hadapan Ling San kemudian melayang beberapa buah abadi, yaitu apel bumi, Cherri langit, dan persik Surgawi.
Ling San kemudian memakan satu buah apel bumi hingga habis.
Hanya dalam beberapa menit saja, terjadi lonjakan energi yang besar dari dalam tubuh Ling San yang menandakan jika dia ingin naik tingkat.
Booommm
Booommm
Booommmm
Booommmm
Booommmm
Terdengar suara ledakan teredam sebanyak 5 kali dari dalam tubuh Ling San yang menandakan Jika dia menerobos keranah immortal bintang 6
__ADS_1