
" Oh iya paman aku pamit, ingin berlatih dulu.
." Ucap Ling San.
" Baiklah." Jawab Ling Dan dengan singkat.
Ling San lalu pergi ke halaman belakang rumahnya dan mulai berlatih di sana
" Hm, Sebaiknya aku melatih teknik tubuh kristal terlebih dahulu." Ucap Ling San.
Teknik tubuh kristal adalah teknik yang dapat membuat tubuh menjadi sekeras kristal dan tidak akan mudah di gores oleh senjata manapun.
Ling San mulai mengalirkan elemen elemen kristal ke seluruh tubuhnya. Karena penguasaan elemennya yang belum terlalu sempurna, Ling San mengalami kegagalan. Tapi, hal itu tidak membuatnya menyerah. dia tetap mencoba untuk melatih teknik tubuh kristal tersebut.
Wussssss
Sekali lagi, Ling San mengalirkan elemen kristal ke seluruh tubuhnya dan membuat kulitnya mengeras.
Tapi, hasil akhirnya tetap sama, yaitu gagal. Ling San mulai mencari tahu dimana letak kesalahannya, dalam mempraktekkan teknik tubuh kristal.
" Hm, ternyata itu kesalahanku." Gumam Ling San.
Setelah mencari tahu, akhirnya Ling San menemukan dimana letak kesalahannya dalam mempraktekkan teknik tersebut. Dimana kesalahannya adalah, dia mengalirkan elemen kristal kedalam tubuhnya terlalu banyak.
Ling San kembali mengalirkan elemen kristal ke bawah lapisan kulitnya untuk membuat kulitnya seakan-akan sangat keras. Dia melakukannya perlahan-lahan hingga tubuhnya terbiasa.
Tiga bulan berlalu dengan cepat, dan akhirnya Ling San berhasil menguasai teknik tubuh kristal. Kini senjata tingkat suci sekalipun tidak akan bisa melukainya. Dan senjata tingkat bintang hanya dapat memberinya luka ringan.
Karena sudah menguasai teknik tubuh kristal, Ling San langsung mempelajari teknik kristalisasi. Yang mana, teknik kristalisasi dapat merubah apapun menjadi kristal, bahkan darah yang ada di dalam tubuh sekalipun dapat di ubah menjadi kristal.
" Hm, kelihatannya teknik ini sangat berguna." Ucap Ling San.
Ling San mulai mempraktekkan teknik tersebut. Kali ini dia kesulitan mengubah elemen kristalnya menjadi serbuk kristal. dia membutuhkan waktu satu minggu untuk bisa mengubah elemen kristal miliknya menjadi serbuk kristal.
" Ternyata ini lebih sulit dari yang aku kira." Ucap Ling San.
" Ternyata berlatih tanpa bimbingan seorang guru itu sangat sulit." Gumam Ling San sambil terus berlatih.
__ADS_1
Setelah dia dapat membuat serbuk kristal dengan cepat, Ling San kemudian mencoba untuk mengkristalkan sebuah pohon yang ada di dekatnya.
" Baik, mari kita lihat apa yang terjadi dengan pohon ini." Ucap Ling San
Ling San kemudian melemparkan serbuk kristal transaparan kearah pohon tersebut. warna krista yang transparan membuat musuh sulit menyadari serbuk itu.
" Hm. tidak terjadi apa-apa." Ucap Ling San dengan wajah murung.
" Mungkin aku harus berlatih lebih keras lagi." Ucapnya lalu kembali berlatih.
Dua bulan kembali berlalu, dan akhirnya Ling San berhasil menguasai teknik kristalisasi. Selain itu Ling San mengetahui jika pohon yang dia jadikan sebagai kelinci percobaan dua bulan lalu, sudah menjadi kristal yang berkilau.
" Hm. itu artinya, teknik ini bekerja dengan lambat." Ucap Ling San menyimpulkan.
" Teknik kristal yang ada di pikiranku hanya dua. kalau begitu aku akan mengubah teknik tapak surgawi milik klan Ling menjadi tapak kristal surgawi." Ucap Ling San.
Tapak Surgawi memiliki tiga teknik yaitu,
Tapak bumi
Tapak Langit
Walaupun hanya tiga teknik, namun teknik ini menyebabkan kerusakan parah jika di gunakan dalam bertarung.
Karena Ling San sudah menguasai tapak surgawi, maka dia tidak terlalu kesulitan untuk mengubah teknik tersebut. Ling San hanya tinggal mengalirkan elemen kristal miliknya ke tapak yang dia bentuk saja.
" Entah apa yang akan di katakan oleh ayah, kalau dia tahu aku memodifikasi tapak surgawi." Ucapnya.
3 bulan kembali berlalu, dan akhirnya Ling San mengakhiri latihannya. dan pergi membersihkan tubuhnya. selain itu, perutnya juga berbunyi seperti lonceng yang di pukul.
" Kau sudah selesai San'er?" Tanya Ling Mei.
" Ya, ibu." Jawab Ling San.
" Sepertinya perutmu minta diisi. Dan kebetulan ibu baru saja selesai memasak makanan kesukaanmu." Ucap Ling Mei.
" Ibu langsung tahu aja, kalau perutku minta di isi." Ucap Ling San, sambil melahap makanan yang sudah di sediakan oleh ibunya.
__ADS_1
" Tentu saja. Karena ibu tahu, perutmu itu selalu minta di isi, dan kau hanya bisa menahan lapar selama sebulan saja. Dan kau sudah berlatih selama 8 bulan, dan sudah pasti perutmu itu sudah berbunyi seperti lonceng." Jelas Ling Mei.
" He..he..he..he... ibu benar. Perutku ini sudah berbunyi." Ucap Ling San.
" Setelah ini kau ingin kemana?" Tanya Ling Mei.
" Mungkin berpetualang bu, untuk menambah pengalaman." Jawab Ling Feng.
" Apakah kau tidak ingin mengikuti seleksi murid sekte cahaya roh?" Tanya Ling Mei.
" Memangnya kapan seleksi itu dimulai?" Tanya Ling Feng.
" Satu bulan lagi. Dan kudengar tahun ini sekte cahaya roh melakukan seleksi di klan Ling." Jelas Ling Mei.
" Tidak, aku tidak tertarik sama sekali. aku hanya ingin mencari tahu dimana kakak berada. karena aku yakin seleksi ini di lakukan untuk menutupi kejahatan yang mereka lakukan." Jawab Ling San.
" Hm, bagaimana caramu mencari tahu keberadaan kakakmu itu?" Tanya Ling Mei.
" Dengan cara menyisipkan serbuk kristal kepada mereka. Dengan begitu aku bisa mendeteksi keberadaan mereka dengan mudah. Dan juga aku bisa menggunakan gelang ini untuk mendeteksi keberadaan kakak." Jelas Ling San.
" Hm. idemu bagus juga. bagaimana kalau kita menggunakan Ling Mo yang sombong itu sebagai umpan agar dia tahu rasa?" Tanya Ling Wu.
" Idemu bagus juga kakak Wu. Lagi pula, dia adalah jenius nomor satu klan Ling. Dan aku ingin melihat apa yang akan dilakukannya saat dia tiba di sekte cahaya roh." Ucap Ling San.
" Kalian ini. menjadikan saudara kalian sebagai umpan itu tidak baik." Ucap Ling Mei.
" Habis, dia sangat sombong, bi. Dia merasa kalau dirinyalah anak paling jenius di klan ini. Dan lagipula, mau tidak mau sekte cahaya Roh akan tertarik padanya." Jelas Ling Fei.
" Itu benar. tidak mungkin dia mau sama kami, semua orang bahkan tidak tahu berapa elemen yang kami miliki." Ucap Ling Guang.
" Benar juga sih. kakek kalian mengajari kalian teknik menyembunyikan elemen. sampai-sampai bibi juga tidak tahu berapa elemen yang kalian miliki." Ucap Ling Mei.
" Sebenarnya aku memiliki elemen tanah, air, dan api. saudara Fei memiliki elemen air, angin, dan Saudara Guang memiliki elemen air dan tanah." Jelas Ling Wu.
" Untuk Kakak Wu, dia bisa menciptakan elemen logam, kakak Fei elemen Es, dan kakak Guang elemen kayu." Jelas Ling San.
" Bisa di bilang elemen gabungan kalian sangat langka." Ucap Ling Mei.
__ADS_1
" Oh iya bu, aku ingin jalan-jalan keliling klan dulu." Ucap Ling San.
" Hei adik, tunggu kami." teriak Ling Wu, kemudian di susul oleh Ling Fei dan Ling Guang.