Kaisar Dewa Kristal

Kaisar Dewa Kristal
Chapter 65 Perjodohan di Batalkan


__ADS_3

Ling San lalu menemani adiknya bermain hingga tertidur. Adiknya tidur tepat saat tengah malam. Dan di saat yang bersamaan, sepuluh orang pria bertopeng tiba-tiba muncul.


" Ciih. Ternyata memang benar." Ucap Ling San lalu memasang formasi pelindung berlapis-lapis disekeliling adiknya.


" Kali ini, kau akan dibalas patriak Long Yu." Ucap Ling San dengan marah.


Wusss


Ling San kemudian menghilang dari kamar adiknya lalu muncul di atap rumahnya.


" Kalian keluarlah. Sebelum aku yang memaksa kalian keluar." Teriak Ling San.


Wusss


Wusss


Sesaat kemudian sepuluh orang pria bertopeng hitam muncul dihadapan Ling San.


" Ha..ha..ha..ha.. Lebih baik kau minggir, sebelum nyawamu melayang." Ucap pria yang memimpin pasukan.


" Ciih, aku tidak akan membiarkan kalian kembali ke tempat asal kalian." Ucap Ling San lalu mengeluarkan tombaknya.


Triiinngggg


Triiinngggg


Triiinnggg.


Suara dentingan logam pun terdengar memekakkan telinga. Bahkan suara itu membuat Ling Hou dan Ling Mei terbangun.


Swiiinngg


Tombak Ling San kemudian berdengung, dan dari mata tombaknya api jiwa keluar dan membakar salah dua orang.


" Tersisa delapan lagi." Ucap Ling San.


" Ciih sialan. Pria itu ternyata berbohong " Umpat salah satu pembunuh bertopeng.


Wusss


Triiinnggg


Triiinnggg


Triiinnggg


Dentingan logam kembali terdengar saat pedang para pria bertopeng itu beradu. Tapi, baru beberapa kali beradu dengan tombak Ling San, senjata mereka sudah hancur.


WussS


Wusss


Ling San kemudian melemparkan bola api jiwa ke arah dua orang bertopeng yang nampak lengah. Hal itu membuat kedua pria itu berteriak kesakitan lalu berubah menjadi abu.


" Sekarang tinggal enam lagi." Ucap Ling San lalu kembali menyerang keenam pria bertopeng itu.


Wusss


Triiinngggg


" Aku harus mengakhiri pertarungan ini secepatnya." Ucap Ling San.


Tarrrkkk

__ADS_1


Booommm


" Arrrgghhh"


Salah satu pria bertopeng terkena Sambaran petir. dan itu membuatnya terluka parah.


Traarrrkkk


Booommm.mm


Satu Sambaran lagi mengenai pria itu dan mengakhiri hidup pria itu dengan tubuh yang tercabik-cabik.


Wusss


Wusss


Ling San kemudian melemparkan lima jarum akupuntur kearah Lima pria bertopeng lalu membuat segel tangan.


" Akkhhh"


Kelima pria itu kemudian berteriak kesakitan lalu perlahan-lahan kultivasi mereka turun hingga keranah terendah.


Traarrrkkk


Traarrrkkk


Traakkkk


Traarrrkkk


Traarrrkkk


Dhuarrrr


Wusss


Wusss


Wuss.


Ling San lalu melemparkan api jiwa kearah semua mayat tersebut hingga berubah menjadi abu.


" San'er, ada apa?" Tanya Ling Hou.


" Itu hanya beberapa semut yang dikirim oleh patriak Long." Jawab Ling San.


" Ciih, sialan. saat ini juga aku akan membatalkan perjanjian perjodohan itu." Ucap Ling Hou.


" Tunggu dulu, ayah. Aku sendiri yang akan membuat perhitungan kepada patriak itu." Ucap Ling San.


...****************...


Pagi harinya, aula klan Ling sangat ramai. pada awalnya, yang datang hanya para tetua saja. Tapi lama kelamaan, beberapa anggota klan Ling juga datang untuk menyaksikan perjodohan itu.


Sementara itu, Ling San sedang berjalan-jalan. di klan Ling sambil menggendong Ling Yue.


Di jalan, dia berpapasan dengan rombongan klan Long.


" Hei pelayan. Kalau jalan itu lihat-lihat. Lihat, kau hampir membuat tuan muda terjatuh." Ucap pengawal Long Qiu.


" Ciih, apa masalahku. Disini wilayah klan Ling. dan yang menabrak itu kalian." Ucap Ling San.


" Ciih, sialan. Aku akan membalasnya sekarang." Ucap pengawal Long Qiu lalu menyerang Ling San.

__ADS_1


Tapi, tangannya ditangkap oleh Ling San dengan mudahnya.


" Pelayan sialan. Aku akan meminta patriak klan Ling untuk memecatmu." Ucapnya.


" Oh iya. yang ada, kalianlah yang diusir oleh patriak." Ucap Ling San lalu berjalan menuju ke aula klan.


Beberapa menit kemudian, Ling San sudah tiba di aula klan, dan dia berpapasan lagi dengan rombongan klan Long.


" Tuan muda. Tetua agung sudah menunggu kalian." Ucap pelayan.


" Baiklah. Katakan pada paman. Lanjutkan acaranya. Aku ingin memberi kejutan kepada klan Long yang sangat sombong dan licik." Ucap Ling San.


" Apa? Jadi, kau adalah tuan muda dari klan Ling?" Tanya pengawal Long Qiu.


Tapi, pertanyaan itu tidak dijawab oleh Ling San. Ling San hanya berjalan memasuki aula klan dan duduk disamping patriak Ling Dan.


" Baik, tetua agung. Bagaimana Jawaban anda tentang perjodohan itu?" Tanya patriak klan Long.


" Ciih. Aku tidak akan pernah menyetujui Perjodohan itu." Ucap Ling San.


" Hei bocah memangnya kau ini siapa. Tanpa persetujuan patriak, kau langsung menolak perjodohan yang kami ajukan itu." Ucap patriak klan Long.


" Sudah aku bilang. Aku tidak ingin menjodohkan itu dilakukan. Karena kalian sudah berani mengirim 11 orang pembunuh bayaran kerumahku. Coba beritahu padaku, apa tujuan patriak mengirim 11 orang pembunuh bertopeng itu." Ucap Ling San.


" Hei bocah. Kalau kau ingin bicara, maka lihatlah dulu siapa lawan bicaramu." Ucap patriak klan Long.


" Itu memang benar. Semalam ada 10 orang bertopeng yang datang kerumahku. Dan itu pasti dikirim olehmu, kan?" Tanya Ling Hou.


" Kakak. Yue'er takut. Mereka semua orang jahat." Ucap Yue'er yang sontak membuat semua orang terkejut.


Mendengar pernyataan itu, patriak klan Long langsung memelototi Ling Yue.


" Jika kau ingin matamu itu masih beetungai, maka berhentilah melototi adikku." Ucap Ling San.


" Klan Ling. Penghinaan ini akan kami balas." Ucap patriak klan Long lalu pergi.


" Sialan. Dasar tidak berguna. percuma saja aku mengirim pembunuh bayaran itu ke klan Ling." Ucapnya lalu pergi.


" Wussss "


Triiinngggg


Sesaat kemudian, sebuah tombak menancap dihadapan para rombongan klan Long. Hampir saja tombak itu mengenai patriak Long Yun.


" Apa maksud semua ini? Apakah klan Ling menyatakan perang dengan klan Long?" Tanya Long Yun.


" Orang yang berniat mencelakai adikku, tidak akan kulepaskan begitu saja. Dan satu lagi. Kalian bahkan menggunakan seorang anak kecil yang tak tahu apa-apa sebagai alat untuk mencapai tujuan mu." Ucap Ling San sambil menatap Long Qiu yang sedang menangis.


" Kakak jangan sakiti dia. Aku ingin dia menjadi temanku." Ucap Ling Yue.


" Baiklah." Jawab Ling San lalu menarik tangan Long Qiu.


" Aku tidak akan membiarkan anak ini mewarisi sifat licik kalian." Ucap Ling San..


" Aku takut." Ucap Ling Qiu.


" Tenang saja. Kau akan aman Disini. Kau tidak akan dijadikan alat bagi klan Long lagi." Ucap Ling San.


" Dia itu putraku. Jadi, dia akan ikut denganku." Ucap Ling Yun.


" Dia ini tidak tahu apa-apa. Lagi pula adikku ingin dia menjadi temannya. Dan juga dia masih balita, dan sifat licik kalian tidak boleh diturunkan padanya." Ucap Ling San.


" Baiklah. Kau pilih ikut dengan siapa? ?" Tanya Ling San.

__ADS_1


Long Qiu lalu berjalan kearah Ling San dan Ling Yue yang berarti dia tidak mau ikut dengan ayahnya.


__ADS_2