Kaisar Dewa Kristal

Kaisar Dewa Kristal
Chapter 73 Hutan Bambu Kuning II


__ADS_3

" Hah, ternyata kau sangat mudah marah Yuirun atau Heian Long." Ucap Ling San sambil duduk dengan santai di puing-puing altar persembahan itu.


" Ciih, siapa kau bocah.Lebih baik kau pergi dari sini sebelum kau juga menjadi makananku " Bentak Heian Long.


" Coba saja kalau berani." Ucap Ling San yang langsung membuat Heian Long naik pitam.


" Matilah kau bocah tengik." Ucapnya lalu menyerang Ling San.


Wusss


wussss


wusss


Berkali-kali Heian Long melayangkan tinjunya kearah Ling San, tapi semuanya hanya mengenai angin. Terkadang, pukulannya itu mengenai puing bangunan


'' sialan kau bocah Aku akan membunuhmu sekarang juga'' ucap heian Long


" Uups, meleset lagi." Ucap Ling San sambil terus mempermainkan Heian Long.


" Apakah kau pernah belajar bertarung dengan baik?" Tanya Ling San.


" Aakkkkh, bocah. Bertarunglah dengan serius. Jangan menghindar terus." Ucap Heian Long yang semakin marah karena Ling San terus mempermainkannya


" Baiklah kalau kau ingin aku serius, maka aku akan serius bertarung." Ucap Ling San lalu terbang keudara.


Wusss


Wusss


Booommm


Ratusan tombak cahaya melesat kearah Heian Long. Tombak-tombak itu nyaris membuatnya kewalahan.


Wussss


Ling San kembali menghilang, dan melayangkan pukulan di punggung Heian Long. Pukulan itu membuat Heian Long jatuh tersungkur kedepan hingga mencium tanah.


" Oh, kau bersujud kepada siapa?" Tanya Ling San.


" Berhentilah bermain-main denganku." Ucapnya.


Swuusss


Triiinngggg


Triiinggg


Dentingan logam terdengar saat tombak Ling San membentur kulit Heian Long yang super keras yang sehingga senjata Ling San seperti beradu dengan logam.


" Sepertinya aku sudah bosan-bosan bermain-main denganmu." Ucapnya lalu tombaknya kembali ketangannya.


" Dasar bocah tengik menyusahkanku." Ucapnya lalu mengeluarkan senjatanya yang juga tombak berwarna hitam.


Triiiinnggg


Triiinngg


Triiiinnggg


Dentingan logam pun kembali terdengar saat tombak Naga Azure milik Ling San beradu dengan tombak milik Dewa Naga iblis. Selain itu, percikan api juga terlihat saat kedua tombak itu beradu.


Dalam sekejap mata, mereka berdua sudah bertukar puluhan jurus, bahkan beberapa bangunan dibuat roboh oleh pertarungan mereka.


Swiiinngggg

__ADS_1


Tombak Ling San kemudian berubah warna menjadi putih selaras dengan elemen yang digunakan oleh Ling San dalam pertarungan.


" Naga petir Surgawi" Ucap Ling San mengeluarkan jurusnya.


Trarrrrrkkk


Trarekkk


Roarrrgghhhh


Booommmm


Petir putih menyambar kemana-mana, bersamaan dengan itu, seekor naga putih terbentuk dari petir surgawi. Yang langsung menghantam tubuh Heian Long dengan keras.


" Arrgghhh." Ucapnya menahan sakit.


Traarrrkkk


Booommmm


Satu sambaran petir mengenai tubuh Heian Long. Hal itu membuat tubuhnya terluka karena memang kelemahannya adalah petir putih.


Traarrrkkk


Traarrrkkk


Dhuarrtr


Sambaran petir putih terus bermunculan dimana-dimana menyambar tubuh Heian Long berkali-kali.


" Akkhh, sialan. Aku tidak percaya jika petir sombong itu mau tunduk kepada seorang bocah." Ucapnya sambil menopang tubuhnya dengan tombaknya.


." Apakah kau sudah kelelahan, iblis bodoh?" Tanya Ling San.


Traarrrkkkk


Traarrrkkk


Boooommmm


Tepat saat Heian Long menyelesaikan kalimatnya, dua sambaran petir menghantam tubuhnya yang membuatnya memuntahkan seteguk darah hitam dari mulutnya.


" Ah, sial. Kalau begini terus aku akan musnah." Ucapnya.


" Kalau begitu aku akan menggunakan formasi itu saja" ucapnya Lalu membuat segel tangan dengan cepat.


" Hm formasi, ya?" Tanya Ling San yang mulai waspada.


" Mati, kau bocah. Formasi Seribu naga pembunuh." Ucapnya. Bersamaan dengan itu, sebuah lingkaran muncul disekeliling Ling San. Lalu, dari dalam Lingkaran itu, seribu naga keluar dan mulai menyerang Ling San.


" Ciih dasar naga jelek." Ucap Ling San lalu membentuk segel tangan dengan cepat.


" Penghancur formasi." Ucapnya.


Kraaakkkk


Kraakkkk


Kraaakkkk


Dhuarrrrr


Lalu, perlahan-lahan, lingkaran itu hancur. Hancurnya lingkaran itu membuat seribu naga itu juga ikut menghilang.


" Apa? Bagaimana mungkin dia dapat menghancurkan formasi itu, yang bahkan dewa bintang tidak dapat menghancurkannnya." Ucap Ling San.

__ADS_1


" Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini." Ucap Ling San yang tiba-tiba muncul di hadapan Heian Long.


Wusssss


Blammmm


Ling San kemudian memukulkan telapak tangannya yang diselubungi oleh serbuk berwarna hijau keemasan. Setelah itu, Ling San melompat kebelakang sejauh 100 meter.


" Ada apa? Apakah kau takut, atau kau kehabisan energi?" Tanya Heian Long.


" Tidak ada. Aku hanya ingin menyiksamu saja." Jawab Ling San Lalu, dia kemudian membentuk segel tangan yang rumit. Bersamaan dengan itu, serbuk kristal di dalam tubuh Heian Long mulai beraksi. Tapi, prosesnya membutuhkan waktu 10 menit.


" Ha..ha...ha..ha..ha..ha.. Jurus apa yang kau buat. Tidak ada efek sama sekali" Ucap Heian Long dengan nada mengejek tapi Ling San hanya meresponnya dengan senyum sinis.


" Kau tunggu saja beberapa menit. Setelah teknik ku bekerja kau akan berteriak-teriak seperti orang gila." Balas Ling San.


" Ha..ha..ha..ha.. Lolucon yang sangat hebat " Ucap Heian Long lalu memukul Ling San dengan tinjunya.


" Akkhhh, kenapa tubuh anak ini sangat keras." Ucapnya, memukul tubuh Ling San membuat tulangnya retak, sehingga tangannya sedikit kebas.


" Pukulanmu itu tidak berefek sama sekali." Ucap Ling San lalu kembali menghilang.


Wussss


wusss


Syuuttt


Syuuttt.


Ling San kemudian membentuk empat jarum kristal raksasa. Dua di dekat kaki Heian Long, sementara dua lainnya di belakangnya. Lalu, setelah itu, Ling San lalu membuat rantai dari petir putihnya yang mengikat tangan serta kaki Heian Long lalu mengikatkannya di jarum raksasa yang di buatnya.


" Nah, sekarang saatnya kau merasakan sakit." Ucap Ling San.


" Apa yang ingin kau lakukan padaku bocah?" Tanya Heian Long.


" Kau tunggu saja beberapa menit lagi." Ucap Ling San sambil meniupkan serbuk kristal ke sekeliling Heian Long.


Benar saja. beberapa menit kemudian, serbuk kristal yang ada di dalam tubuh Heian Long mulai bekerja. Serbuk itu menyerang organ-organ dalam Heian Long.


" Akkhh, lepaskan aku bocah." Ucapnya sambil memuntahkan seteguk darah hitam dari mulutnya.


" Maaf, tapi aku tidak mau." Ucap Ling San.


Bersamaan dengan itu, rantai cahaya yang mengikat tangan dan kaki Heian Long juga bersinar.


" Akkhh, lepaskan aku." Ucapnya.


" Maaf, tapi aku tidak mau." Ucap Ling San lalu kembali menciptakan sebuah diagram berbentuk bintang.


" Sedikit tambahan lagi." Ucap Ling San


Traarrrkkk


Traarrrkkk


Booommmm


Petir putih menyambar tubuh Heian Long berkali-kali hingga tubuh Heian Long setengah hancur. Bukan hanya itu, serbuk kristal yang ada di dalam tubuhnya membuat tubuhnya hancur lebih cepat.


" Akkkhhh, lepaskan aku. Aku janji aku akan menjadi pelayanmu seumur hidup." Mohon Heian Long. Tapi, Ling San hanya duduk santai sambil memakan cerry langit.


" Akkhhh, bocah aku pastikan perbuatanmu akan kubalas saat aku kembali bangkit." Ucapnya.


" Kau coba saja, kalau jiwamu bisa bebas dari situ." Ucap Ling San lalu berjalan kearah Heian Long yang mana tubuhnya sudah hancur dan menyisakan jiwanya saja.

__ADS_1


__ADS_2