
" Baiklah kak. aku akan menembus ranah langit sekarang. aku harap kakak tidak mengangguku." Ucap Ling San.
" Ya, baiklah." Jawab Ling Wu
Ling San lalu memasuki sebuah ruangan tak jauh dari tempatnya berkumpul dengan para saudaranya. Ling San memutuskan untuk menyerap pil yang di berikan oleh ayahnya di tengah-tengah ruangan tersebut.
Beberapa saat kemudian...
Boooommmm
booommm
Booomm
Terdengar ledakan teredam sebanyak tiga kali dari dalam tubuh Ling San yang menandakan kultivasinya sudah menembus ranah Langit bintang 3. Setelah menembus ranah langit, Ling San tidak langsung mengakhiri kultivasinya, dia memperkuat pondasi kultivasinya terlebih dahulu.
Setelah tiga jam berlalu, Ling San akhirnya membuka matanya dan mengakhiri kultivasinya.
" Hm, baiklah, sekarang aku akan menggabunhkan ke empat elemen dasar milikku." Ucap Ling San.
Wussss
Keempat inti elemen milik Ling San melayang di sekelilingnya. Inti elemen api melayang tepat di depan Ling San, sementara yang lainnya berada di kiri, kanan, dan belakang.
Ling San berniat menjadikan inti elemen api sebagai tungku. setelah itu dia memasukkan inti elemen air kedalam inti elemen api.
Wusss
" Aku tidak boleh gagal. sekali gagal, maka aku akan gagal selamanya." Ucap Ling San sambil terus mengendalikan penguapan elemen air miliknya.
sehari berlalu, inti elemen api dan air melebur menjadi elemen uap. lalu tanpa menunda lagi,. Ling San memasukkan elemen angin kedalam inti elemen Uap.
Wussss
Perlahan-lahan, elemen angin menyatu dengan elemen uap.Menyatunya elemen angin dengan elemen uap, perlahan-lahan uap air berubah menjadi butiran-butiran kristal.
Sehari kembali berlalu...
Swuuusss
Elemen uap berubah menjadi butiran-butiran kristal yang membentuk sebuah lingkaran. setiap Ling Feng menyatukan satu inti elemen, maka kultivasinya akan turun sebanyak satu ranah. karena dia sudah menggabungkan 3 inti elemen, maka kultivasi Ling San turun hingga ranah elemen bintang tiga. Ling San tidak menghiraukan penurunan tingkat kultivasinya, dia tetap tidak melanjutkan penggabungan inti elemen tanah dan inti elemen butir kristal.
Wusssss
Perlahan-lahan, inti elemen tanah menyatu dengan inti elemen kristalisasi.
Perlahan-lahan, elemen tanah menyatu ke dalam elemen kristalisasi membentuk sebuah kristal utuh berwarna hijau.
satu hari kembali berlalu....
Booommmm
__ADS_1
Terdengar ledakan teredam dalam tubuh Ling San. yang menandakan jika penyatuan elemen miliknya berhasil. Bersamaan dengan itu, kultivasinya turun hingga ranah pemula bintang 3.
" Penurunan kultivasiku tidak masalah asalkan penyatuan elemenku berhasil." Ucap Ling San.
Bersamaan dengan itu, langit yang awalnya cerah, berubah menjadi gelap, dan petir menyambar kemana-mana.
" Sial, apakah petir ini iri dengan keberhasilanku?" Tanya Ling San.
Zzzzzz
Petir yang berwarna kemerahan itu, terlihat mengumpulkan energi membentuk bola petir raksasa.
Jedarrrrrr
Boooommmm
Tanpa aba-aba, Petir itu menyambar tubuh Ling San. Bersamaan dengan itu, inti elemen kristal milik Ling San menyerap energi petir untuk memperkuat elemen kristal.
Jedarrrrrr
satu sambaran lagi menghantam tubuh Ling San Tiba-tiba saja, terbesit suatu ide gila di otaknya. Dia ingin menjadikan petir itu sebagai bahan untuk memperkuat fisiknya.
Jedarrrrrrr
Boooommmm
Satu sambaran lagi mengenai tubuh Ling San karena Ling Feng sudah siap, Ling San menyerap energi petir itu untuk memperkuat fisiknya.
Jedarrrrrrr
Booooommm
Roarrrrggggggg
Naga petir itu meraung dengan keras. Tapi, Ling San tidak menggubrisnya. Ling San tetap duduk bersila untuk menyerap energi petir tersebut untuk memperkuat fisiknya dan eleken kristal miliknya.
Roarrrrrgggggg
Booooommmm
Akhhhhhhh
Naga petir itu menyambar tubuh Ling San. Hal itu membuat Ling San berteriak menahan sakit. tubuhnya terasa seperti di iris-iris. dan tulangnya seperti di parahkan lalu di bentuk kembali. Hal itu berlangsung selama tiga jam lamanya. Setelah 3 jam berlalu, akhirnya rasa sakit itu berhenti. Bukan hanya itu, bajunya juga terbakar, dan kini dia telanjang bulat.
" Sekarang, elemen kristalnya sudah memiliki lima unsur, yaitu api, angin, air, dan tanah.
" Hah, mudah-mudahan saja, petir itu tidak mengundang orang luar." Ucap Ling San.
" Tunggu dulu. sejak kapan kultivasiku meningkat ke ranah langit, bukankah seharusnya ranah pemula bintang 3?" Tanya Ling San heran.
" Bodoh amat. aku akan membersihakan tubuhku dulu, lalu menemui yang lainnya." Ucap Ling San
__ADS_1
...****************...
" Hai adik, bagaimana? Apakah kau berhasil?" Tanya Ling Wu.
" Tentu saja kak. bukan hanya berhasil, bahkan ruangan tempat ayahku berlatih juga hancur. kini tinggal dinding tanpa atap saja, akibat sambaran petir sialan itu." Ucap Ling San.
" Itu tidak masalah. yang penting kau berhasil. Paman pasti akan senang saat mendengar jika kau berhasil menyatukan 4 elemen." Ucap Ling Fei.
" Oh iya adik. kau bilang tadi petir, tapi, mengapa kami sama sekali tidak mendengarnya?" Tanya Ling Fei.
" Apakah kalian serius, tidak mendengar sambaran petir yang begitu keras hingga membuat tanah bergetar?" Tanya Ling San.
Mereka semua menggelengkan kepala tanda jika mereka tidak mendengarnya. Yang tidak di ketahui oleh Ling San adalah, tempat yang dia gunakan berlatih sudah di pasangi formasi pelindung dan formasi peredam suara oleh Ling Huo dan Ling Dan sesaat sebelum petir menyambar.
" Untung saja, kita tepat waktu, kak." Ucap Ling Huo.
" Kau benar. anda saja kita terlambat, mungkin petir itu akan menggemparkan seluruh klan dan kekaisaran Sui." Ucap Ling Dan.
Di benua Awan biru sendiri terdapat 6 kekaisaran, yaitu kekaisaran Sui di timur, Lui di barat, Sun di utara, Liam di selatan, Chang di Timur laut dan Moon di barat daya. Kekaisaran Moon sendiri adalah kekaisaran terkuat di benua awan biru, lalu di susul dengan kekaisaran Sun, lalu kekaisaran Lui, kekaisaran Liam, Kekaisaran Sui dan terakhir kekaisaran Chang.
" Ayo kita keluar dari sini. aku sudah sangat lapar." Ucap Ling San.
" Baiklah ayo kita keluar. aku rasa bibi sedang memasak." Ucap Ling Wu
...****************...
" Hm, kalian sudah kembali. Makanlah, kebetulan ibu sudah memasak." Ucap Ling Mei.
" Terima kasih bibi. kebetulan kami juga sedang lapar." Ucap Ling Wu.
" Benar bi. sangat jarang kami memakan makanan masakan bibi." Ucap Ling Guang.
" Makanan bibi yang terbaik." Ucap Ling Fei.
" Kalian, makanlah. tidak baik berbicara saat sedang makan." Ucap Ling Mei.
Setelah beberapa saat, mereka berempat selesai makan. mereka berniat kembali ke kediaman masing-masing, untuk beristirahat.
...****************...
" Hai, nak. apakah kau dapat menunjukkan hasil latihanmu kemarin?" Tanya Ling Dan.
" Tentu saja paman." Jawab Ling San. lalu mundur langkah.
wussss
Sesaat kemudian, sebuah dinding kristal muncul dari dalam tanah dan memperkuat pagar kediaman tetua agung.
" Hm. hebat San'er. tapi, apakah kau tidak ada teknik lain?" Tanya Ling Dan.
" Ada paman. kemarin teknik bertarung tiba-tiba masuk ke dalam kepalaku. semuanya adalah teknik elemen kristal." Jawab Ling San.
__ADS_1