Kaisar Dewa Kristal

Kaisar Dewa Kristal
Chapter 123 Di Markas Aegis


__ADS_3

" Paman, aku pamit dulu, ingin menemui ayah, ibu, dan adikku." Ucap Ling San.


" Aku hampir lupa. Adik, serta keluarga tuan, ada di sini." Ucap Long Qing.


" Kenapa ada disini?" Tanya Ling San.


" Saya yang membawa mereka kesini, tapi yang lainnya keras kepala dan tidak mau ikut kesini." Ucap Niu Qwang.


" Yang ikut hanya nona Yue, ayah tuan, dan ibu tuan, serta Long Qiu saja." Jelas Niu Qwang.


" Bagaimana dengan Sui Chu?" Tanya Ling San.


" Aku disini." Ucap Sui Chu.


" Kukira kau juga akan keras kepala juga." Ucap Ling San sambil tersenyum.


" Kau jangan samakan aku dengan orang lain, sialan." Ucap Sui Chu.


" Ya..ya..ya..ya.. Kakakku yang cerewet." Ucap Ling San.


" Kakak, Yue'er kangen." Ucap Ling Yue.


" Adik kakak sudah besar." Ucap Ling San lalu menggendong Ling Yue.


" Kakak, lihat ini." Ucap Ling Yue lalu memunculkan cahaya perak di tangannya.


" Hebat, siapa yang melatihmu?" Tanya Ling San.


" Paman Long." Jawab Ling Yue.


" Yue'er, kau jangan perlihatkan kekuatan milikmu itu kepada orang lain. Karena jika orang-orang tahu, mereka akan mengincarmu." Ucap Ling San.


" Siap, kak." Jawab Ling Yue.


" San'er, kau sudah kembali." Ucap Ling Mei.


" Iya, Bu. Maafkan aku karena baru pulang menemui ibu." Ucap Ling San.


" Tidak apa. Yang penting kau pulang dengan selamat." Ucap Ling Hou.


" Ayah, kenapa anggota klan yang lain tidak ikut kesini?" Tanya Ling San.


" Ayah juga tidak tahu. Tiba-tiba saja, mereka semua menjadi keras kepala dan tidak mau ikut." Jelas Ling Hou.


" Shen Long, temani aku ke klan Ling. Aku ingin mencari tahu apa yang terjadi di klan Ling." Ucap Ling San.


" Baik, tuan." Jawab Shen Long.


Wuuuussss


Mereka berdua menghilang dari markas Aegis dan muncul di langit-langit klan Ling. Dari atas, mereka hanya melihat reruntuhan dan asap dimana-mana. Ling San juga merasakan jejak aura iblis di klan Ling.

__ADS_1


" Kur*ng aj*r. Ternyata ini semua ulah mereka." Ucap Ling San.


" Tuan, apa yang akan kita lakukan sekarang?" Tanya Shen Long.


" Aku yakin, sasaran mereka selanjutnya adalah klan Sui." Ucap Ling San.


" Apakah kita akan ke klan Sui sekarang?" Tanya Shen Long.


" Tidak. Kak Sui Chu adalah satu-satunya anggota klan Sui yang tersisa. Jadi, kita kembali saja ke markas." Jawab Ling San.


Booooooommmmmmmm


Sebuah ledakan terdengar saat Ling San melesatkan sebuah tapak kearah pohon besar. Ledakan itu sontak membuat Shen Long terkejut.


" Oh, ternyata masih ada anggota klan Ling yang tersisa. Tidak masalah, aku akan menghabisimu sekarang." Ucap Iblis tersebut lalu melesat kearah Ling San.


Syuuuutttt


Syuuuuutttt


Swuuuusssss


Puluhan bola cahaya serta bola kristal menghantam tubuh iblis tersebut. Iblis itu langsung meluncur kebawah dengan cepat dan menghantam tanah dengan keras.


" Menyusahkan saja." Ucap Ling San.


Wuuussssssss


" Bagaimana kondisi anggota klan yang lain?" Tanya Ling Fei.


" Mereka semua sudah dibunuh oleh para iblis." Jawab Ling San.


" Seandainya klan Sui masih ada, mungkin sasaran mereka adalah klan Sui." Ucap Ling San.


" Bukannya klan-klan lain masih banyak, kenapa harus klan Ling dan klan Sui yang menjadi sasaran mereka?" Tanya Sui Chu.


" Karena yang menyegel dewa iblis adalah Tombak Penghancur, dan dia merupakan leluhur klan Ling dan klan Sui. Jadi, sudah pasti sasaran mereka adalah keturunan sang Tombak Penghancur." Jelas Ling San.


" Sialan, aku pasti akan menghancurkan mereka." Ucap Ling Wu.


" Kakak, menghancurkan mereka nanti saja. Sekarang kakak berlatih dulu. Karena, jika kakak pergi kemarkas mereka, bisa-bisa kakak yang menjadi mangsa mereka." Ucap Ling San.


" Baiklah, aku akan berlatih." Ucap Ling Wu lalu kembali berlatih.


" Apa yang akan kita lakukan sekarang, tuan?" Tanya Shen Long.


" Aku juga tidak tahu Shen Long." Jawab Ling San.


" Oh, iya Yue'er. Kakak ingin memberikan sesuatu padamu." Ucap Ling San.


" Apa itu kak?" Tanya Ling Yue.

__ADS_1


" Kakak ingin memberikan ini padamu." Jawab Ling San sambil memperlihatkan sebuah kristal.


" Teteskan darahmu diatas kristal itu." Ucap Ling San.


" Baik, kak." Jawab Ling Yue lalu melukai ujung jarinya sendiri dan meneteskan darahnya diatas kristal itu.


Swuuuuusss


Sesaat kemudian, kristal atau lebih tepatnya, mustika Dewa itu memancarkan sinar sangat terang. Lalu, kristal itu masuk kedalam tubuh Ling Yue.


" Kristal itu akan menutupi energi Bulan yang ada di dalam tubuhmu." Ucap Ling San.


" Terima kasih, kak." Ucap Ling Yue lalu mrncium pipi Ling San.


" Yue'er, jika terjadi apa-apa diluar, kau jangan keluar, Tetaplah disini." Pintah Ling San.


" Tapi, kak. Yue takut jika makhluk menyeramkan itu muncul lagi." Ucap Ling Yue.


" Jangan takut. Mustika dewa itu akan melindungi mu." Ucap Ling San.


" Makasih kak." Ucap Ling Yue lalu pergi meninggalkan Ling San.


" Tuan muda, saya mendapatkan informasi tentang Dewa iblis." Ucap Liong Xiong.


" Apa yang kau dapatkan?" Tanya Ling San.


" Dewa Iblis sedang berlatih di lembah kematian dan disana ada beberapa komandan yang juga berlatih. Dewa Iblis ingin membangkitkan kembali kesepuluh jenderal terkuatnya yang katanya tersegel." Ucap Liong Xiong.


" Eh, bagaimana caramu kesana tanpa diketahui oleh dewa Iblis?" Tanya Ling San.


" Aku menyamar menjadi angin dan menyatu dengan energi di lembah itu, lalu menguping pembicaraan mereka." Jawab Liong Xiong.


" Sepertinya kau cocok menjadi seorang mata-mata. Dewa Iblis saja yang dulunya adalah Dewa primordial terkuat saja tidak mengetahui kehadiranmu." Ucap Ling San sambil geleng-geleng kepala.


" Baiklah paman Xiong, kembalilah berlatih." Ucap Ling San.


" Baik, saya pamit dulu tuan muda." Ucap Liong Xiong lalu kembali berlatih.


Para anggota Aegis melakukan pelatihan tertutup hingga waktu tertentu. Mereka semua melatih kemampuan mereka masing-masing. Selain kultivasi, mereka semua mereka juga memantapkan penguasaan elemen mereka.


Setahun berlalu dengan cepat, dan mereka belum mengakhiri latihan mereka. Mereka semua masih sibuk dengan latihan mereka masing-masing. Dan ada beberapa dari mereka yang melakukan latih tanding satu sama lainnya untuk menguji kemampuan mereka. Kini, kultivasi mereka rata-rata sudah menembus ranah kaisar Dewa bintang 6. Dan jiwa mereka sudah mencapai tingakatan Jiwa Immortal tahap 7.


" kekuatan jiwa mereka melebihi kekuatan jiwa milik Dewa Primordial." Ucap Ling San.


Di lembah kematian...


" Ha..ha..ha..ha..ha..ha.. Kekuatanku sudah mencapai ranah Penguasa bintang 8. Sekarang saatnya membangkitkan sepuluh jenderalku." Ucap Xue Yong Lalu membuat sebuah rune aneh di tanah. Setelah itu, dia meneteskan darahnya ditengah-tengah Rune itu.


" Bangkitlah, penuhi panggilanku " Ucap Xue Yong.


Wuuuuuuunnnnngggg

__ADS_1


Tak lama kemudian, rune itu memancarkan sinar merah kehitaman. Lalu, dari dalam rune itu, sepuluh iblis lengkap dengan senjata, dan armor, berdiri dan berlutut di hadapan Xue Yong.


__ADS_2