
” Apakah kaisar akan mengadakan sesuatu, kenapa semua penginapan di ibukota penuh." Ucap Ling San sambil terus berjalan
" Eh, kakak. Sejak kapan kakak ada disini?" Tanya Ling San saat dia melihat Sui Chu.
" Sejak kemarin. Aku juga tidak menyangka jika kau ada disini." Jawab Sui Chu.
" Oh, iya. Kenapa kakak kemari?" Tanya Ling San.
" Itu karena, Kaisar Yong mengundang semua kaisar yang ada di seluruh benua awan biru. Tapi, aku tidak tahu apa yang ingin dilakukannya." Jawab Sui Chu.
" Mumpung dia belum tahu jika kakak adalah kaisar Sui lebih baik kita cari tahu apa rencana dia sebenarnya." Ucap Ling San.
" Itu ide yang bagus. Lagi pula aku juga bosan disini." Ucap Sui Chu.
" Oh, iya. Apakah kakak ingin menghadiri pelelangan besok, di paviliun Qilin?" Tanya Ling San.
" Ya, tentu saja. Sudah sangat lama l, aku tidak ikut pelelangan." Jawab Sui Chu
" Tamu undangan harap duduk di tempat yang sudah di tentukan." Ucap kasim kekaisaran.
" Apakah kaisar Sui belum datang?" Tanya Kaisar Yong Qian.
" Benar yang mulia. Dia belum datang." Jawab Kasim istana.
" Baiklah, sambil menunggu kaisar Sui datang, lebih baik kita mulai saja pertemuannya." Ucap Kasim istana
" Intinya, Yang mulia kaisar Yong Qian ingin menyatukan semua kekaisaran di benua awan biru ini." Jelas Kasim istana.
" Lalu, yang menjadi kaisarnya siapa? Kami ingin, yang menjadi kaisarnya adalah orang yang kuat dan mampu memerintah dengan baik." Ucap Kaisar Lui Qu.
" Maaf, aku tidak setuju. Aku tidak ingin tunduk dibawah perintah siapa pun." Bantah kaisar Moon.
" Itu, benar. Kami tidak ingin penyatuan itu dilakukan." Ucap kaisar Chang.
" Yang akan menjadi kaisarnya adalah aku sendiri. Mau tidak mau, penyatuan itu akan tetap kulakukan" Ucap Kaisar Yong Qian.
" Oh, ternyata ini rencanamu sehingga kau mengundang seluruh kaisar dibenua awan biru?" Tanya Ling San tiba-tiba.
" Lancang, siapa kau? Berani-beraninya kau masuk kesini tanpa izin." Teriak jenderal Gong Lang.
" Ciih, dasar serakah. Apakah kau belum puas dengan wilayahmu?" Tanya Ling San.
" Apa maksudmu, bocah?" Tanya kaisar Yong Qian mulai geram.
__ADS_1
" Maksudku, wilayah kekaisaranmu saja tidak bisa kau perintah dengan baik, masih ingin menyatukan seluruh kekaisaran dibenua ini" Ucap Ling San.
" Penyatuan boleh saja dilakukan. Tapi, orang sepertimu tidak cocok menjadi seorang pemimpin. Orang sepertimu hanya akan menyengsarakan rakyat nantinya." Ucap Sui Chu.
" Aku setuju dengan kaisar Sui. pemimpin itu, haruslah kuat, berwibawa, mampu melindungi rakyatnya, dan yang paling penting adalah orang itu mampu bersikap adil kepada semua orang. adil dalam menjatuhkan hukuman, baik itu kepada rakyat maupun kepada keluarganya sendiri, tidak ada pilih kasih." Ucap kaisar Liam Hun.
" Ternyata anda sudah tahubidentitasku?" Tanya Sui Chu.
" Ya, tentu saja. Karena wajahmu sangat mirip dengan wajah ayahmu." Jawab Liam Hun.
" Seorang kaisar itu, lebih mengutamakan penduduk didaerah kekuasaanya, bukannya mementingkan diri sendiri." Ucap Ling San.
" Kau, siapa kau dan apa urusanmu disini?" Tanya kaisar Lui.
" Oh, dia saudaraku. Dia yang membantuku untuk merebut kembali tahta kekaisaran dari pamanku." Jelas Sui Yang.
" Lebih baik semuanya kembali kedaerah masing-masing. penyatuan itu tidak akan dilakukan." Ucap Ling San.
Sesaat kemudian, para kaisar bubar dari pertemuan itu, sementara Sui Chu masih berdiri di samping Ling San.
" Sebaiknya kakak juga pulang." Ucap Ling San.
" Ayolah, aku masih mau disini." Ucap Sui Chu
" Baiklah." Jawab Sui Chu.
Wussss
Ling San kemudian membuka portal menuju ke kekaisaran Sui. Portal itu, langsung membawa Sui Chu ke istana kekaisaran.
" Sialan, kau bocah, hari ini adalah hari terakhirmu didunia." Ucap Yong Qian lalu membuat segel tangan. dan seketika diagram bintang bersinar dibawah kaki Ling San.
" Ingin menjebakku di dalam formasi?" Tanya Ling San
Wusss
Ling San kemudian menghilang dari diagram bintang tersebut, dan muncul dibelakang Kaisar Yong Qian. Dia lalu melapaskan pukulan kearah punggung Yong Qian yang membuat Yong Qian terpental menabrak dinding.
" Ukkkhhhh, sialan kau bocah. Apa masalahmu hingga kau memukulku?" Tanya Yong Qian.
" Tidak ada. Aku memukulmu, karena kau yang memulainya." Jawab Ling San.
Ling San kemudian menghentakkan kakinya ketanah, sehingga tubuh Yong Qian terbang keudara. Lalu, Ling San kemudian memerangkapnya di dalam kristal hingga lehernya.
__ADS_1
" Akkh. Lepaskan aku. Aku janji aku tidak akan mengulangi perbuatanku." Ucap Yong Qian.
" Baiklah, permintaanku, hanya satu. Aku ingin kau menjadi bawahanku." Ucap Ling San.
" Ciih, aku tidak akan mau menjadi bawahan seorang bocah." Ucapnya.
" Baik, kalau begitu, nikmati sisa hidupmu di dalam kristal itu. Aku akan pergi sekarang." Ucap Ling San lalu berjalan meninggalkan ruangan itu.
" Tunggu dulu. aku bersedia menjadi bawahanmu, asal kau mau melepaskanku." Ucap Yong Qian.
" Baiklah." Ucap Ling San lalu mengibaskan tangannya, dan kristal yang memerangkap tubuh Yong Qian pun berubah menjadi serbuk kristal yang kecil. Serbuk kristal itu kemudian masuk kedala. tubuh Yong Qian.
" Baiklah, jika kau melakukan hal yang macam-macam, maka kau akan mati dalam sekejap." Ucal Ling San.
" Baik tuan." Jawabnya.
Wussss
Ling San kemudian menghilang dan muncul di pinggiran kota Ling San lalu duduk diatas sebuah pohon dan mulai berkultivasi hingga pagi harinya.
" Hm, sekarang aku akan pergi ke pelelangan." Ucap Ling San lalu melesat menuju ke paviliun Qilin.
Paviliun Qilin sudah ramai didatangi oleh orang-orang dari seluruh penjuru kekaisaran Yong. Yang ingin menghadiri acara pelelangan yang diadakan oleh paviliun Qilin.
Ling San lalu menunjukkan kartu VVIP emas kepada kedua penjaga paviliun itu.
" Silahkan masuk tuan muda." Ucap penjaga paviliun Qilin.
" Silahkan menuju ke ruangan VVIP 7." Ucap penjaga itu.
" Baiklah." Jawab Ling San lalu berjalan ke ruangan VVIP 7 yang ada di lantai 3.
Tempat pelelangan di paviliun QILIN terdiri dari tiga tingkat, yaitu tingkat pertama untuk peserta biasa, lantai kedua untuk peserta VIP, dan lantai tiga untuk peserta VVIP. Tempat pelelangan itu berbentuk Lingkaran dimana dibagian tengah-tengahnya tidak terdapat ruangan sama sekali.
" Baik, sekarang acara lelang akan segera dimulai." Ucap seorang wanita yang berjalan menuju ke tengah-tengah ruangan.
" Perkenalkan, namaku Hao Yua, sebagai pemandu lelang hari ini" Ucap Hao Yua.
" Baiklah, barang pertama adalah sebuah batu mustika langit. harganya dibuka dengan 10.000 koin emas." Ucap wanita itu.
" 10.500, koin emas" Ucap peserta di ruangan VIP nomor 3.
" 11.000 koin emas" Ucap peserta lelang di ruangan nomor 4.
__ADS_1