Kapan Hamil ?

Kapan Hamil ?
Tak niat .


__ADS_3

" Om Wa - wan "


" Lho kamu sudah kenal hes sama om aku ini sejak kapan ? " Tanya Nina .


" Eum "


Hesti bingung mau menjelaskan dari mana karna om Wawan adalah selingkuhannya waktu itu .


" Hesti apa kabar ?"


Sapa Wawan seraya tersenyum dan mengulurkan tangannya untuk berjabat .Sedangkan Nina masih melihat tingkah Hesti yang tiba - tiba berubah .


Hesti hanya bisa diam mematung untuk beberapa saat . Dimana pertemuan ini adalah pertemuan keduanya yang memang sudah lama semenjak kejadian om Wawan menculik anaknya sendiri dan Hesti yang dijadikan kambing hitamnya.Padahal waktu itu hestilah yang menolong anaknya . Tapi untungnya keluarga Wenda percaya dengan penjelasan Hesti dan Astri dan dari sanalah barulah terungkap yang sesungguhnya .


Setelah beberapa lama Wawan memang menghilang begitu saja tanpa ada kabar sedikitpun . Terakhir Hesti mendengar desas - desus bahwa om Wawan sudah resmi dicerai Tante Wenda .


" Hesti !" Nina menyenggol lengan Hesti dengan tangannya.


"I - iya nin " ucap Hesti terbata .


Wawan tersenyum kecil


" Malah nglamun sih hes ,kasian nih om aku dari tadi tangannya begitu terus nunggu sambutan tangan darimu "


" Eh ,i- iya nin" Dengan cepat Hesti menyalami tangan om Wawan.


Om Wawan tersenyum licik dengan tangan sesekali mengelus lembut tangan Hesti . Membuat Hesti merasa takut .


Dengan cepat Hesti melepaskan tangannya dari Wawan .


" Eh ,ayok buruan kita masuk acaranya sudah dimulai tuh " Ajak Nina .

__ADS_1


" I - iya ,ayok "


Nina menggandeng tangan Hesti yang dingin itu.


" Hes kadomu besar sekali ?"


" Ah ,biasa aja nin "


Mereka pun mengikuti acara dengan senangnya .Tapi beda dengan Hesti ,Hesti malah merasa tidak enak karna Wawan terus melihat Hesti dengan tatapan tak biasa .


Sampai - sampai Hesti menjadi salah tingkah sendiri .


***


" Amir masih seperti dulu tetap ganteng dengan senyuman yang indah , kenapa aku harus ketemu dia lagi ? Tapi aku suka "


Gumam Melia yang saat ini sedang duduk dimeja rias dikamarnya dengan mengulas senyum .


Hal itu membuat Melia meninggalkan Amir pada saat itu , ditambah lagi Amir yang dulu terkenal sebagai penjual nasi dikantin sekolah ,Ya karna Amir memang membantu budenya yang berjualan dikantin sekolah pada masa itu .


" Bod*hnya dulu aku cari lelaki yang kaya ,tapi aku lupa cari lelaki yang setia "


" Huhf " Melia membuang nafas kesalnya .


" Coba aja dulu ,aku mau hidup susah dulu sama Amir pasti sekarang aku udah bahagia seutuhnya ,ini malah Amir nikah sama Astri disaat Amir sudah sukses dengan toko bajunya . "


Lagi - lagi Melia dibuat kesal saat melihat mantannya kini sudah bahagia tapi bukan dengan dia. Melainkan dengan orang lain . Dan Melia harus menelan ludah kekecewaan yang mendalam karna sudah meninggalkan amir dan memilih Rey .


" Mas Amir apa kamu rasa Aku kangenin ? Apa kamu masih menyimpan kenangan - kenangan kita dulu "


***

__ADS_1


" Hes dari mana ?" Tanya Astri yang gak sengaja ketemu Hesti di toko depan .


" Eh ,mbak Astri ini tadi habis ke acara ulang tahun teman , mbak Astri mau beli apa ? Lho mas Amir mana ?"


Hesti celingukan mencari Amir suami Astri .


" Ow , ini mau cari apel ,tiba - tiba pengen apel .Masmu dirumah lagi makan " jawab Astri .


" Oh,pantes biasanya kan mbak Astri kemana - kemana selalu diantar mas Amir ,tumben aja gitu hehe " Hesti terkekeh.


" Iya sebenernya tadi memang mau diantar tapi kasian mas Amir belum makan siang jadi ya sendiri aja ,kamu sendiri mau cari apa ?"


" Ini mbak haus jadi mau beli minum "


" Ya udah,ambil sana sama sekalian kamu ambil buah apa gitu nanti buat ibu dirumah sama kamu nanti biar mbak yang bayarin "


" Beneran ini mbak ?"


" Iya hes "


" Oke mbak Hesti mau ambil semangka sama jeruk kesukaan ibu "


" Ya udah aku tunggu dikasur ya "


" Siap mbak "


Hesti mengambil semangka dan jeruk sedangkan Astri dengan berjalan pelan menunggu dikasir . Setelah beberapa menit pembayaran selesai Astri dan Hesti keluar menuju parkiran motor yang ada didepan mini market .


"KAMU HESTI KAN ?" Sapa wanita cantik dengan menggunakan dres selutut bermotifkan bunga - bunga berwarna putih dengan senyuman khasnya itu .


" Lho ,kamu kan ? Mbak Melia mantan mas Amir kan ?"

__ADS_1


"Apa mantan ?"


__ADS_2