
" Mir ibu berpesan dengan mu kelak kamu sudah punya istri ,ingat jangan lupakan ibu karna ibu adalah surgamu "
" Iya ibu Amir janji ,gak akan lupa sama ibu "
" Bagus , Amir bagaimanapun ibu mu ini dimasa depan ibu ini tetaplah ibumu . Ku harap kamu dan adikmu Priyan akan selalu jaga ibu sampai ibu tua nanti . " Ibu Arum berdiri memandang luar dari balik jendela sedangkan Amir duduk dilantai bersila mendengarkan semua perkataan ibunya , Priyan sudah tidur dari sore tadi jadi hanya mereka berdua yang ada disana .
Amir mengangguk . Tanda mengerti .
Ibu Arum memang selalu menanamkan keanak - anaknya agar selalu berbakti kepadanya karna Bu Arum hanya memiliki 2 anak dan itu pun laki - laki semua . Bu Arum takut kalau - kalau nanti anak - anaknya yang sudah menikah akan melupakannya begitu saja . Jadi sebelum itu terjadi Bu Arum sudah membekali dari kecil ke anak - anaknya agar mereka berdua selalu ingat kepada orang tuanya .
Tahun berganti setelah kepergian suami Bu Arum , Bu Arum semakin takut jika anak - anaknya akan lupa padanya . Dan semenjak itu Bu Arum sangat posesif kepada Amir dan Priyan sampai Amir dan Priyan menikah segala sesuatu yang ada di Amir dan Priyan semua harus ibu Arum ketahui . Bu Arum semakin gencar meminta uang kepada Amir dan Priyan , semua itu dilakukan karna Bu Arum tidak mau kalah jatah dari istri - istri anak - anaknya . Bu arum takut jika uang dan aset yang dimiliki anak - anaknya akan jatuh pada istri-istri anak - anaknya. Dan menurut ibu Arum itu tak adil karna baginya anaknya yang bersusah payah bekerja tapi orang luar yang nikmati hasilnya begitu saja .Itulah yang selalu ada difikiran Bu Arum .
__ADS_1
" Bu Amir sama Astri pamit dulu ya keburu malam pulangnya " Pamit Amir seraya mencium punggung tangan ibunya .Diikuti oleh Astri .
" Ya ,inget mir jangan mampir - mampir kemana - mana langsung pulang ,uangnya disimpen buat hari tua jangan dipakai foya - foya,apalagi pakai belanja yang gak penting " Tekan Bu Arum pada Amir tapi matanya melirik ke Astri.
" Ya Bu " Jawab Amir singkat .
" HM .. "
" Waalaikumsallam "
Bu Arum mengantarkan anak dan menantunya sampai diteras rumah .
__ADS_1
" Untung punya menantu kayak Astri , penurut sama Amir coba kalau dapat menantu yang lain pasti beda ceritanya dan pasti uang anak aku akan habis "
Setahun kemudian anak Bu Arum menikah dengan Hesti kata Priyan Hesti anak orang kaya orang tuanya punya segala - galanya ,Bu Arum yang mendengar itu semakin bahagia dan tanpa menunggu lama Priyan langsung dinikahkan dengan Hesti.
Pernikahan Amir dan Priyan juga sangat berbeda jika Amir menikah menggunakan resepsi ala kadarnya beda dengan Priyan Bu Arum sengaja menyewa dekor terbaik untuk anak keduanya itu.
"Untung anak - anak ku pinter pilih istri yang lugu - lugu jadi aku gak takut lagi kalau nantinya akan rebutan hak jatah bulanan dari anak - anak ku " gumam Bu Arum dalam hati yang saat ini sedang duduk di samping mantunya yang sedang duduk di pelaminan bersama Priyan .
Beberapa hari kemudian ternyata dugaan Bu Arum salah , Bu Arum yang mengira Hesti wanita lugu ternyata bukan Hesti wanita yang berani menentang dengan omongan dan Hesti bukan wanita sembarangan Hesti sangatlah berani . Meski begitu Hesti masih mau mengerjakan tugas rumah tapi dengan satu syarat dibayar . Mau tak mau Bu Arum menyepakati itu karna Bu Arum gak mau dihari tuanya mengerjakan pekerjaan rumah .
Semoga terhibur #
__ADS_1
# Insyaallah besok up dua bab . Terimakasih atas dukungannya semoga kita semua diberi kesehatan dan dilancarkan segala urusan .