
" Alhamdulillah sekarang mas bisa istirahat dengan tenang " Amir bergumam disamping Astri yang kini duduk di bibir ranjang tempat tidur sedangkan Amir merebahkan tubuhnya dikasur .
" Ya mas Alhamdulillah , mas mau makan sekarang apa nanti ?"
"Nanti aja lah mas belum laper ,kalau kamu mau makan duluan gak papa "
" Astri juga masih kenyang mas "
"Ya udah ,istirahat sini kasian si dedeknya pasti diperut juga ikut kecapean"
Dengan senyum Astri langsung ikut merebahkan tubuhnya dikasur, posisi miring menghadap Amir .
"Sekarang sepi ya mas Enggar sudah kembali ke rumah ibu ,mulai besok gak ada lagi deh yang sibuk mintak bekal ayam goreng kecap manis " ujar Astri .
" Hemmz , bagaimana kalau kita besok kerumah ibu sekalian lihat Enggar "
" He,um mas "
Semenjak Priyan dan Hesti sudah berbaikan ,mereka memang langsung kembali ke rumah Priyan lagi tinggal bersama - sama lagi dengan ibu Arum. Meski ibu Arum masih ada sedikit keberatan .
***
Matahari bersinar terang pagi ini , Astri yang sudah siap - siap hendak kerumah mertuanya bersama Amir .
Karna hari ini bertepatan hari Minggu Astri dan Amir rencana akan sekalian mengajak keluarga besarnya untuk berlibur ketempat wisata yang ada di kotanya.
" Sudah siap sayang ?"
__ADS_1
" Sudah ,ayok mas berangkat sekarang ?"
" Ok ayok "
***
" Kesel rasanya ,ada ya orang kayak gitu? waktu pinjem uang aja nangis - nangis ,baiknya minta ampun giliran sudah hampir setahun lebih gak ada itikad buat nyicil kek ,atau gimana ? yang lebih parahnya lagi sama keluarga saya semakin menghindar , tapi kalau sama tetangga yang lain baik sekali minta ampun udah kayak malaikat " gerutu Endah .
" Sabar Ndah ,memang kan orang kebanyakan begitu ,jaman sekarang mau uangnya gak suka orangnya " Bu Nani menimpali .
" Iya Bu ,tapi gondoknya itu lho sampai dihati seka ... Li ... apa lagi kalau mengingat ,orang itu perlakukan anak saya beda dengan anak yang lain itu tambah membuat sakit hati ini , ada rasa nyesel udah bantu mereka !" Tambah Endah yang kini air matanya mengalir begitu saja .
" Iya - iya Ndah aku faham itu memang sakit, tapi kamu harus bersabar, banyak - banyak istighfar ,ingat Ndah hidup bertetangga ini memang harus bisa mengontrol emosi biar gak stress , biar tetep waras ."
" Makasih Bu Nani ,Bu Nani sudah mau mendengar curhatan saya "
" Iya Ndah sama - sama , kita memang perlu curhat ke orang lain jika dirasa hati sudah penuh dengan beban ,yang penting kalau curhat itu lihat - lihat orangnya dan cari orang yang dapat kamu percaya jangan sampai kamu curhat salah orang ,yang ada bukan mendapat solusi malah tambah sensasi"
" Maksudnya ?"
" Ya disukain uangnya gak disukain orangnya ?"
" Hehe ... ya gak tahu ya Ndah ,mungkin ya ada lah hehe kan kebanyakan orang beda - beda didepan kita biasanya baik tapi gak tahu dibelakang kita "
" Ya juga sih ya Bu hehe "
Endah yang sekarang berada di depan rumah Bu Nani dengan mengajak anaknya yang kini sudah berumur satu tahunan itu bermain dengan anak tetangga Bu Nani yang seumuran yang biasa dititipkan di Bu Nani kalau ibunya sedang sibuk menyapu .
__ADS_1
***
" Bisa bawanya yank ?" Tanya Amir yang kini diatas motornya .
Astri naik dijok belakang motor Amir dengan hati - hati .
" Alhamdulillah , Bisa mas "
" Sini kantongnya taruh didepan aja mas gantung biar kamu duduknya bisa nyaman ?" Ujarnya .
" Iya deh ,mas ini ?" Astri menyerahkan kantong berisi buah dan roti untuk dibawa ke rumah mertuanya itu .Amir menerimanya dan menggantungkannya di depan.
Toko tempat mereka membeli buah tangan itu tidak jauh dari rumah mertuanya.Sehingga mereka cepat sampai .
" Assalamualaikum "
" Waalaikumsallam ? "
Amir dan Astri masuk rumah .
" Amir ,Astri kalian bawa apa ?" Sambut Bu Arum dengan sumringah.
" Ini ,Bu hanya makanan kecil "
" Duh repot - repot banget beliin ibu buah " Mata ibu Arum melirik Hesti dengan tatapan berbeda.
" Halah ,baru juga buah Bu - Bu , biasanya juga mas Priyan belikan yang lebih enak !" Ujar Hesti sinis .
__ADS_1
Bu Arum tidak menjawab omongan Hesti ,bu Arum malah sibuk mengeluarkan buah dan roti dari dalam kreseknya.
" Hmm ... bikin sebel aja ,sih dasar Bu mertua kalau lagi di kasih sesuatu aja begitu ? Awas ya nanti aku buktikan kalau aku bisa belikan barang mahal gak seperti Astri belikan buah saja !" Ucap Hesti dalam hati.