Kapan Hamil ?

Kapan Hamil ?
Kembali.


__ADS_3

" Mama pelan - pelan makannya ,nanti keselek lho " Tegur Enggar .


" Udah diam mama lagi laper nih , kamu makan cepat !"


" iya ma " jawab Enggar


" lapar juga dari tadi belum makan baru juga mau makan mie goreng Astri sudah bikin emosi " Batin Hesti seraya terus meneruskan makannya .


" Eeerrrghhh " Hesti bersendawa dengan kerasnya.


Kemudian mengendap - endap kedapur untuk mengembalikan Piring bekas makan.


" Untungnya sepi ,kalau ada pasti " Menaruh piring dengan hati -hati .


" Aaaakk ..."


Hesti teriak,saat membalikkan badan sudah berdiri Astri yang memakai masker diwajahnya.


" Astagfirullah ,Hesti bikin aku kaget aja"


" As - as -tri kamu ! ngapain sih pakai masker malam - malam udah kayak hantu diflm horor aja deh " protes Hesti.


" Lha memang kan masker ini pakainya malam - malam , lagian ngapain kamu ngendap - ngendap begitu ,harusnya aku yang kaget bukan kamu "


" Iya - iya i - itu taruh piring kotor "

__ADS_1


Jawab Hesti dengan malu.


" Ow , lain kali lagi kalau mau naruh piring didapur lampunya dinyalakan "


"Kenapa sayang rame bener malam -malam ?" Amir yang baru datang seraya mengucek - ngucek matanya.


"Gak papa ini mas ,Hesti kembalikan piring didapur tapi lampunya gak dinyala in "


" Ow, Hesti kalau masih lapar makan lagi aja gak papa , tuh nasi sama lauknya juga masih dimeja makan" Tunjuk Amir ke meja .


" I- iya" Ucap Hesti menahan malu.


Sedangkan Astri melirik ke arah suaminya.


Astri dan Amir kembali ,ke kamar begitu juga Hesti.


Hesti terpesona saat melihat , Amir .


***


Pagi ini Priyan berencana menjemput Hesti dan Enggar untuk membawanya kembali kerumahnya .


" Kamu yakin yan ,mau bawa Hesti kembali ?" Ibu Arum memastikan.


" Yakin lah Bu "

__ADS_1


" Ya terserahlah "


" kalau gitu Priyan berangkat dulu ya Bu Assalamualaikum " Pamit Priyan seraya mencium punggung tangan ibunya.


" Heeum , waalaikumsallam"


" Katanya sudah ,gak mau lagi sekarang dicari - cari tapi gak papa lah kalau begitu kan aku gak kawatir lagi , kalau - kalau Priyan akan membuatkan nota padaku " Ujarnya saat Priyan sudah menjauh .


***


Hesti memandang Amir dimeja makan dengan penuh kekaguman .Pagi ini mereka memang sedang makan bersama dimeja makan .Ini kali pertama Hesti mau makan bareng dimeja makan sebelumnya Hesti lebih suka makan sendiri dengan menu beda dan pastinya menu itu buatan Astri .


"Ehem , Hesti nglamun apa itu kamu sendok nasi sampai kelewat ?" Tegur Astri yang dari tadi memandang Hesti dengan penuh keanehan.


" Eh, iya mbak Astri ,enggak kok gak nglamun"


" Hes , apa kamu lagi kangen sama Priyan ? kalau kangen nanti biar mas panggil Priyan kesini " Ujar Amir .


" Ya om ya .. Enggar kangen sama papa " Enggar menimpali dengan antusias .


" Enggar " Hesti melirik anaknya dengan mata melotot .


" Mama , Enggar kangen papa ,masak gak boleh " Enggar memelankan suaranya.


" Nanti Enggar , pulang sekolah biar om Amir suruh papa Priyan buat Dateng kesini nemuin Enggar ok " Astri menimpali.

__ADS_1


" Beneran ya Tante ,horee ... ketemu papa !" Soraknya.


Hesti hanya diam saja . Dengan senyum terpaksa " Aku pengennya tuh disini lama - lama biar Deket sama kamu mas Amir ,kamu malah bahas Priyan .Apa kamu gak rasa kalau aku itu sedang nglamunin kamu bukan Priyan ,kenapa kamu gak peka sih mas Amir ,sungguh menyebalkan kamu mas !" Batin Hesti


__ADS_2