
"Begitulah lelaki kebanyakan akan cepat mudah melupakan ,mereka akan menganggap semua yang sudah ya sudah Apalagi jika lelaki sudah menganggap wanita yang dulu dicintainya kini tidak menarik lagi atau mungkin tidak berguna lagi bagi hidupnya .bahkan tak jarang lelaki yang sudah dititipkan anak mereka sering lupa dengan tanggung jawab , tak peduli lagi dengan anak mereka menganggap anak urusan belakang apalagi sudah gak ada yang namanya ikatan . Maka dengan gampangnya mereka pergi begitu saja Dan dengan gampangnya mencari pengganti diluaran sana . Meski memang gak semua lelaki seperti itu tapi kebanyakan memang seperti itu .Jadi kalau diluaran sana masih ada sosok lelaki yang masih peduli dan masih mau bertanggung jawab kepada anak yang mungkin sudah ditinggal bercerai dengan ibu bapaknya itu adalah anugrah yang terindah dan gak semua lelaki masih punya hati baik seperti itu . " Gumam Endah didalam hatinya .
Endah sudah tahu sifat Herman selama ini dari itu Endah tak berharap banyak apalagi sampai berharap Herman mau bertanggung jawab dengan memberi nafkah untuk anaknya kini itu sangatlah tidak mungkin .
" Ya aku akan datang kepernikahanmu mas "
Tegas Endah.
" Bagus "
" Ayok buk kita pulang "
" Iya ayok ,untuk kamu Endah selamat atas statusmu yang baru "
Herman dan ibunya berlalu pergi . Sedangkan Endah dan kakaknya hanya tersenyum.
" Ayok kita pulang " Ajak kakak Endah .
" Ayok kak "
__ADS_1
***
Dirumah Astri terlihat Astri tengah berbaring ditempat tidur sembari mengutak - Atik ponselnya .
" Lihat apa sih tri serius banget "
" Eh,mas Amir ini lihat orang - orang pada lomba 17 belasan mas seru - seru "
" Mana coba ,jadi penasaran mas ?"
" Ini mas "
Amir tertawa kala melihat lomba yang sangat unik dimana lomba itu ialah lomba memasukkan benang dalam jarum lomba ini diperuntukkan oleh seorang bapak - bapak . Lomba ini bertujuan untuk pentingnya mempunyai mata yang sehat di usia bapak - bapak ini .
Yang membuat Amir tertawa lepas ketika salah satu ibu - ibu yang sangat heboh memberi semangat disalah satu peserta lomba mungkin itu suaminya . Ibu - ibu itu lantas tertangkap kamera salah satu ponsel milik penonton dengan teriak - teriak dan berjingkrak -jikrak dengan hebohnya membuat para penonton malah terfokus pada ibu - ibu yang heboh itu .
" Bener - bener ya ibu - ibu ini hehe nanti kalau ada acara lomba kamu begini boleh tri pasti seru apalagi kan selama ini kamu gak pernah teriak - teriak " Ujar Amir meledek istrinya .
" Alah mas ini ,hehe mana cocok mas Astri begitu ,ini itu cocoknya ibu sama Hesti "
__ADS_1
" Iya bener juga tuh tri hehe gak kebayang nanti "
" Lha memangnya ada lomba mas nanti ,dimana ?"
" Ada tri , nanti lombanya akan di laksanakan di lapangan yang baru diresmikan Deket sama rumahnya Bu Nani "
" Ow ,disitu "
" Iya dan mas ditunjuk jadi panitia lomba "
" Iya mas wah hebat mas nanti Astri ikut ya mas "
" Iya tapi gak boleh ikut lomba lho "
" Iya - iya ,nanti Astri lihat aja "
" Alhamdulillah nak nanti kita bisa lihat orang lomba lagi "
Amir tersenyum kala melihat istrinya bahagia .
__ADS_1
" Alhamdulillah ya Allah engkau telah mengembalikan istri saya seperti sediakala ,memberikan kesehatan dan keselamatan untuk anak dan istri hamba ,terimakasih ya Allah ,hamba sangat bersyukur sekali engkau memberikan ini semua "