
" Tante ... Tante ... Tante ...Astri gak papa kan ? Tante ....Huumm ...huum ...huu.." Tangis Enggar ketika melihat Astri dimasukkan ruang UGD di salah satu rumah sakit disana .
" Enggar tenang cayang cucu nenek yang paling nenek sayang berhenti ya nangisnya itu bukan salah kamu tapi salah tantemu sendiri sudah tahu hamil kok malah naik motor " Bu Arum menyalahkan Astri.
" Nenek ... tapi tadi itu yang salah memang Enggar , Enggar gak sengaja goyang - goyang waktu diatas motor pas di jalanan rusak Hiik ... hik ... " Enggar terus menangis .
" Enggar dengerin tuh kata nenek kamu gak salah yang salah memang tantemu gak bec*s naik motor tapi tetap maksa " Priyan menimpali.
" Iya sayang untung saja anak kita gak kenapa - Napa?" Hesti ikut menyaut.
Sedangkan Amir hanya bisa diam tapi wajahnya terlihat panik , karna ia memikirkan nasib bayi yang ada di dalam kandungan Astri .
Flashback
" Aaaakkk .... " Astri teriak motor yang dibawanya rubuh seketika karna oleng sehingga mengakibatkan Astri tak bisa mengendalikan laju motornya . Motornya menabrak tiang listrik yang ada pinggiran jalan . sedangkan Enggar sudah jatuh karna terpental.
Kaki dan sebagian tubuh Astri tertimpa motor . Mata Astri tiba - tiba berkunang - kunang dan semakin gelap .
Ceklek
Suara pintu ruangan dibuka.segera Amir mendekati dokter .
" Dok gimana keadaan bayi yang ada didalam kandungan istri saya dok ?" Tanyanya .
" Begini pak karna ibu Astri mempunyai riwayat kandungan lemah Dan dari akibat kecelakaan tersebut membuat , bayi yang ada dikandungan sedikit terguncang "
" Jadi dok bayi kami ?"
" Bayi anda "
" Kenapa dok bayi saya ?" Amir tak sabar dengan ucapan dokter yang ada didepannya saat ini .
__ADS_1
Sedangkan ibu,Priyan,Hesti dan Enggar ikut menunggu jawaban dari dokter.
" Anak bapak selamat " ucap dokter dengan senyuman ramah .
" Alhamdulillah " Amir mengusap wajahnya dengan kedua telapak tangannya." Dok apa saya sudah boleh menemui istri saya ?" Izin Amir .
" Maaf pak karna istri anda masih butuh istirahat yang cukup jadi saya sarankan untuk sekarang pasien tidak boleh diganggu dulu sebaiknya tunggu nanti 2 atau 3 jam kemudian " Jelas dokter.
" Iya dok kalau gitu makasih banyak" ucap Amir .
" Iya sama - sama "
Setelah dokter pergi Amir pun ikut duduk dikursi yang ada disamping ruangan ikut duduk bersama yang lain.
" Tuh kan ibu bilang juga apa gak perlu ada yang dikawatirkan , tahu begini dirawat dirumah aja habis - habisin biaya ya aja ?" Keluh Bu Arum Ibu Amir.
"Mas kalau gitu saya sama Hesti dan Enggar pulang dulu ya ? " Pamit Priyan.
" Ibu ikut pulang sekalian ya ikut kalian ?" Ujar ibu .
" Lho ibu memangnya gak jaga Astri ?" Ujar Hesti .
" Jaga buat apa Astri kan gak kenapa - Napa ? Boleh ya mir habis ibu capek duduk disini terus ?Keluhnya lagi .
" Ya buk ,Priyan gak papa kalian pulang aja biar aku yang temani Astri " Ujar Amir
"Kalau gitu kami pamit dulu mas salam buat mbak Astri " Pamit Hesti .
" Ya kalian hati - hati ya titip ibu " Pesan Amir .
" Ya Assalamu'alaikum "
__ADS_1
" Waalaikumsallam "
Kini hanya tinggallah Amir yang sendirian menunggu Astri .
2 Jam berlalu dokter pun kembali mengecek kondisi Astri . Kemudian keluar dan memberitahu Amir kalau pasien sudah bisa dijenguk .
" Astri kamu gak papa kan ? Bagaimana rasanya apa masih ada yang sakit ?" Tanya Amir kala disamping ranjang dimana tempat Astri terbaring dengan selang infus yang ada ditangannya .
" Ya mas gakpapa bayi kita gimana mas? " Ucap Astri yang masih agak lemas .
" Bayi kita Alhamdulillah baik - baik saja "
" Alhamdulillah ,maaf ya mas Tadi aku gak izin ke mas Amir kalau mau jemput Enggar ? Maaf juga kalau beberapa hari Astri buat salah ke mas " Pintanya .
" Ya Astri gak papa ,mungkin ini suatu teguran buat mas kalau mas harus lebih bisa menjaga kamu dan bayi kita ini lebih extra lagi " ujar mas Amir mengelus perut Astri.
" Enggar gimana mas ? Dia baik - baik saja kan ?" Tanya Astri agak panik .
Astri baru ingat tentang Enggar .
" Dia gak kenapa + Napa kok tri karna waktu jatuh posisi Enggar jatuhnya dirumput- rumput sedangkan kamu jatuhnya ke jalan ."
" Alhamdulillah mas kalau gak kenapa - kenapa?"
" Oh ya tri ibu ,Priyan dan Hesti titip salam katanya cepat sembuh tadi mereka kesini juga tapi karna kata dokter kamu gak boleh ditemui akhirnya keluarga mas pulang ,gak papa kan Tri ?"
" Ya mas gak papa lagian kan aku juga gak kenapa - Napa kok "
"Itulah keluarga mas Amir , membutuhkan aku kalau ada maunya saja ? Astagfirullah " batin astri
"
__ADS_1